/0/28981/coverbig.jpg?v=d73a46863811a7f25b2d72f5190e1295)
lawan lawanku dan akhirnya meraih kehorm
tainya, menggandeng lengannya, mengejekku. "Bagaimana bi
ick Hudson, berharap dia akan men
ngan sayang mengacak-acak rambutnya dan tertawa pelan. "Apa
dengan begitu terang-teran
dan re
bos besar. "Ayah, tunda pertunangan
dengan liar. "Buat dia menyerah!" Atap seng
gores alis lawanku,
Pada hitungan "tujuh," petarung lai
elaks ketika dia bergegas naik ke panggung, tersenyum b
ya tertuju padaku, dikelilingi oleh kerumunan yang bersorak. "Lihat dia
mungkin wanita seperti itu pantas untukmu? Kenapa wasiat orang tuamu
lembut pergelangan tangan Erica saat tawa lembut
angkat dagu Erica. "Kamu satu-satunya di hatiku. Semua perhatian yang kuberikan
enggamannya, bersand
jam. "Itu membuatku marah. Dia bahkan tidak pantas untuk menggosok sepatumu." "Ya." Tanggapan Roderick singkat saat dia merapikan rambut y
an pertunangan, aku sudah mengemas barang-ba
un, pelatihan tiada henti
baikan Molly yang membawa keha
hat memar di bibirku dan menyentuh wajahk
hancur, aku akan bersembunyi di sema
alu melihatku menangis, menawarkan peluk
u karena aku tidak punya ibu, tap
kecil." Aku memeluknya erat, deng
ara pria yang familiar memanggil d
orong, memegang sapu
r dia datang untuk
yang ku siapkan untuknya-sebuah mobil spor
lihatku. "Tempat ini begitu kumuh, Roderick. Cepat dan beri tahu dia dengan jelas. Aku
mbuatku bingung, dan aku
lly bahwa mereka adalah teman dan
a bicara
berdiri di sisiku seperti biasan
ntuk menjadi pasangan Roderick. Dia butuh seseoran
Roderick membawaku ke taman hiburan, berjanj
an Erica, mengatakan hal-
a. Dia berdeham, menghindari tatap
pertunangan ini sendiri. Tentu saja, aku aka
us penipuannya?
mberitahunya identitas aslik
an dingin. "Pertunangan ini adalah keputus
n orang tuanya, keraguan
pingnya, dia bertekad unt
eluarkan buku cek dan menulis angka. "Kamu bis
aju untuk memberikannya padaku. "Lihat baik-baik. Kamu t
ekayaan apa yang membuat mere
raih c
uhnya, Erica membiarkann
ombong, memberi isyarat padaku
inju wajah so
hku, aku mengepalkan tangan
ok dan menga
beli perasaanku?" Aku memegang ce
araku menyusun perjanjian sebelum menikah. Bahkan jika kamu bersikeras pada pernikahan, aku sudah
gembira memeluknya, mencium pipinya dengan ker
lupa? Wasiat orang tuamu dengan jelas menyatakan bahwa jika kamu berani tidak m

GOOGLE PLAY