/0/29105/coverbig.jpg?v=c053dfdf7e50b6851951223978658a27)
ierku. Aku adalah kandidat terdepan untuk Anugerah Pu
tunanganku, janda dari kakak laki-lakinya. Tunanganku, Baskara, pria yang seharusnya mem
rkannya mengambil kredit atas proyek-proyekku. Selama syuting promosi, dia hanya berdiri dan m
ftar hitam di seluruh industri. Dia tidak berhenti di situ. Dia mendorongku
ini saat aku sedan
san. Aku membawa bayi yang belum lahir ini dan menghilang. Aku terb
tahun, kami
a
aku, jantungku berdebar kencang di dalam dada. Malam ini adalah malam yang telah ku perju
pan. Itu lebih dari sekadar bangunan; itu ad
isegani, Pak Arthur W
menangan yang pantas. Permata
meskipun gugup. "Terima kasih, Pak
a yang bisa membawa sia
g berkuasa di kota ini, pria yang akan membangun Permata Surya. Tapi dia menelepon satu
aat yang kita semua tunggu-tunggu. Anugerah Puncak
senyum sudah mulai
sati untuk 'La
asuk akal. Lambaian Dedalu adalah desain turunan yan
bisa merasakan mata seluruh isi aula tertuju padaku, kan
Aku merosot kembali ke kursiku, beludru empuk itu terasa sep
cari sesuatu, apa pun untuk memaha
sk
aris ketiga, postur tubuhnya yang gaga
erpaku pada panggung, pada wan
rtama tunanganku. Janda
i bukan untukku. Ta
r di sekitarku, dengungan rend
rasati? S
ngan dengan Aditama Group.
h. Permata Surya j
lasan yang brutal. Baskara telah melakuka
tamu kami tentang kariernya yang mandek dan bagaimana dia tidak akan pernah
ukmu, Hazel. Aku bersumpah.
rasa bersalah, sebuah cerita yang tidak pernah dia ceritakan sepenuhnya pa
da keahlianku-semuanya memuncak pada saat ini. Momen yang telah dia serahkan
ejap mata. Aku duduk membe
enemukanku, ekspre
la
ku sangat tenang.
gung. "Ini hanya sebuah pengharga
etar. "Itu Anugerah Puncak Arsari. Kau tidak b
kannya. Ini adalah ba
sil kerja kerasku membuat s
dapatkan dengan susah payah? Aku mengorbankan satu dekade hidupku dalam pekerjaanku untuk s
bisa berdiri. Kata-kata itu mengalir deras,buah penghargaan! I
oleh emosi hingga ti
uatu di matanya. Penyesalan, mungkin.
an lain, Clara. Proyek yang l
rendahkan. Dia tidak me
kataku, suaraku turun menjadi bisikan. "A
suara terengah-
ska
, berlari ke arah kami. Dia melingkarkan lenga
. "Aku tidak percaya ini. Terima k
aat menatapnya. Dia mera
annya, Hazel. Bakatmu
tidak menghabiskan satu malam pun tanpa tidur untuk menyempurnakan desainnya. Dia tidak berjuang un
s, dan Baskara me
Aku berbalik dan pergi, suara obrolan bahagi

GOOGLE PLAY