img The Ex Brother 2  /  Bab 7 Si Bocah Diculik | 11.29%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 7 Si Bocah Diculik

Jumlah Kata:1153    |    Dirilis Pada: 10/12/2021

ia F

tanah yang berkerikil hingga tubuhnya yang tidak terli

k tahan melihat ulahnya yang disengaja. Semua mata mengawa

terlalu muda untuk a

marah pada setiap orang y

cukup pintar untuk sekedar mengingat jalan menuju

nku!" Teriakan dan tangi

ua puluh lima menit belum berlal

nnya dengan langkah pelan dan hanya bermaksud untuk memprovokasi bo

walau kutahu-oh, sial! Boca

at

meluk satu kakiku dan membiarkan tubuh keciln

u. Sekarang aku termagu dengan tat

nah, Anak baik. Jika kau menurutiku, m

khirnya benar-benar menghilang dalam sepersekian detik. Yah, setidaknya telin

ki tempat ini hanyalah kota kecil di sebuah negara bagian, angka pen

enar kehilangan orang tuanya saat sedang pergi bers

mi. Dia sedang menyerut ingus saat aku mulai b

dia kubawa ke

at!" Suaranya melengking. Be

u sama sekali tidak yakin. Yang benar saja. Aku enggan berurusan d

gan identitas orang

tidak

ku setuju den

ulihat lebih lama, bocah ini tampan rupawan yang tertutup dengan rambut

an aku makanan." Dia bicara dengan cir

r-be

rendahkan suaraku, tapi tidak harga diriku. Meski dia

u siapa aku?" Dia tampak panik. Melihat ke kiri dan ka

yang ingin kau makan?" Sekarang sepertinya aku tidak perlu cemas untuk menunjukkan karakter asliku pada bocah

angi lengan kemeja panjangku

makan malam. Memangnya kau

dia tidak memiliki tampang pengemis, ini wajah bintang. Tapi apa maksudnya dengan biasanya dia tidak makan? Apa dia sebegi

nku maju mundur tanpa meminta izin terlebih dulu pa

jaan ayah

kan?" Dia menunjuk minimarket

au benar-benar kelaparan, jika dia adik ata

mang tidak mau mendengarkanku. Dia sudah melesat ke bagian rak cokelat dan l

rsemangat memilih cokelat dan mengamatinya. Jadi kutinggalkan pemandangan itu d

biasa digunakan oleh neneknya Hyra. Menoleh sekilas

l! Ke mana pergi

alam kemasan besar. Mulai mengelilingi setiap

lebih dulu? Mana mu

ia, aku bergegas mendorong pintu.

ak

ke sana kemari. Bocah itu meman

! Tolo

ditutup oleh seseorang yang tidak kukenal, wajahnya tidak terlihat

kiku bergerak untuk berlari mengejar

il men

ejak dua tahun aku tidak lagi

ng berdengung. Terengah, aku berusaha teta

kuanggap itu seba

Aku sudah meneriaki sopir taksi yang kuyakini kebing

kebetulan, taksi ini berhasil mengejar hingga jarak kam

ksi bertanya setelah sejak tadi

ikuti sa

suki area ini saat mengantar pakaian pelanggan. Paling jauh, pelangganku berada

uberitahu dia saat rasanya jar

Bisa kulihat pintu mini van terbuka. Si bocah meronta dalam gendongan seorang pr

ki sebuah gerbang, meninggal

asik yang megah dan mewah. Serba

sopir. Memintanya untuk segera pergi. Aku lupa mengat

n menghembuskannya, perlahan. Sekarang saatnya mengucapkan selamat t

sam

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY