ia F
ta. Aku memang tidak bisa melihatnya, tapi telingaku mendengar
a bahwa memungkinkan sekali jika ini hanyalah j
dan kanan, aku berjalan cepat d
i atau penghalang apa pun. Seolah jendela ini bisa digunakan sebagai pin
eperti rumah tua yang ukurannya cukup besa
kuyakin ruangan ini pasti digunakan untuk acara
ngi sebuah meja panjang. Kudengar jelas suara si
ajahku menubruk sesuatu yang tid
u rasanya berputar karena tubrukan tadi cukup kuat
tidak a
satu lenganku agar tidak terjatuh, aku nyaris
lan wa
yang tersebar cepat di Halbur. Pria yang bekerjasama
ta berte
epat-cepat kutepis tangann
ilik tem
erubah. Sedikit berantakan dengan ga
moga mereka saling kenal agar aku tidak perlu berurusan lagi dengannya andai dia
eponak
n hatiku. Sekarang ak
ali." Dia tersenyum. Senyum yang le
annya dipinggir jalan. Melihatnya duduk b
semakin menyebalkan saja sa
ak mel
ergi sekarang karena tugasku sudah selesai." Ak
sar be
idaknya kau menemaniku makan seba
ni bicara apa? Men
pi terjadi tarik men
a memperlakuka
rharga jangka panjang milikmu." Aku menganc
ku, tapi mendekatkan wajah
etara dengan Rhys. Rambut lurus yang tebal, hidung mancung yan
berniat untuk memp
n siapa pun pria dewasa yang mendekat di
aku akan meminta ganti rugi pada
ijik
nta sekali lagi. "Menjauh dariku. Aku seriu
nya dengan menjepit kakiku menggunakan dua kakiny
au harus menurutiku atau
a membuatku merindi
gan yang tampaknya sebuah ruang tamu dengan u
i aku punya kesempatan untuk lari
as kepala!" Dia sudah memelukku. Kali ini membuatku sep
i!" Aku berteriak sekarang. Berharap ada orang waras lain di rumah ini. Mungkin seorang wanita. Ibunya, is
ng berani menolakku dengan cara kasar sepertimu." Dia sudah men
dang warisan masa depannya. Dia menj
pikir dia tidak sekuat ini. Kecuali Rhys. Dia memang kuat. Dia buk
kekuatan ZeeZee dua tahun yang lalu? Apa ikut pergi
Aku bisa melakukan ap
k, tapi bagian bawah di antara dua pangkal
hi wajahny
as a
njadi balasan atas sikapk
an melakukan apa pun yang bisa membu
i itu, aku benar-benar
enggigit bibirku pada bagian at
ahiku, Olive! M
s tahu perbuatanku mengenai batang hidungny
rong kuat tubuhnya menjauh dariku. Sempat terjatuh dari
menarik kedua kakiku dan menyeretku di sepanjang
a tangannya mengangkat tubuhku. Dia
hingga lima pertanyaan. Kenapa tidak patuh saja daripada kupa
rcaya selain Rhys? Bahkan Rhys juga tidak
hu bahwa aku serius. Kulihat kami melewati sebuah lo
aku dibawa masuk
ngarkanku atau aku juga tidak ak
setuju. Harus. Daripada
posisi kepala di bawah, aku limbung. Segera
ia masih
sam

GOOGLE PLAY