img Can You See Me?  /  Bab 3 Bantuan | 3.30%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Bantuan

Jumlah Kata:1511    |    Dirilis Pada: 10/12/2021

mampus gue belum ngerjain PR, nyontek dong, punya pulpen dua gak?, lo ngerti gak?, gak paham gue, ke toilet yuk. Poin keenam yang saat ini ditanyakan oleh Nad

pojok belakang barisan kursi guru. Sangat menguntungkan bagi siswa-siswa yang suka mencontek. Itulah men

angga. Kemudian ia duduk di b

ngan sekarang?

ngan aja lo gak tau. Padahal bu Meta udah ng

ya' atau 'ngga' bukannya c

buku yang ada ditangannya. Bukan membaca, hanya sekedar melihat s

XI IPS 1 kelabakan. Tidak sampai lima menit, bu Meta sudah masuk ke kelas itu

an kalian. Ibu mau pe

umpulkan buku catatan. Biasanya ketika ulangan, bu Meta akan langsung membagikan kertas. Tidak ada acara mengumpulkan cat

ak ada tulisan apapun selayaknya buku baru. Apalagi lelaki itu tidak pernah membawa pulang bukunya. Iya, N

ing," ucapnya pada Didan, lelaki i

ia hadapi ini bu Tini atau pak Bowo. Dua guru itu selalu kalah dengan Nadiv. Tap

ian lo kalo disuruh nyate

catatan oleh guru. Katanya, ia malas mencatat karena membuat ta

Aman lah, gue ada temen," ucap Nadiv lagi sedikit tenang. Ia yakin kedua temannya juga belum

y, Gue sama Rangga aja sampe jam 2 pagi nyatet ini, karena feeling g

ibuk mencatat pelajaran sejarah. Mereka memi

" desis Nadiv kesal karena dua s

in, njing!" balas D

. Awas aja ya kalau kalian tidak mencatat pel

n. Termasuk Rangga dan Didan. Sedangkan Nadiv, lelaki i

ah buku yang ada di mej

k masuk?" ta

," jawab Ina, s

yang belum mengumpulkan?" tanya bu

adiv lalu mengamb

au bagaimana lagi? Lagian ia juga sudah biasa di h

atas. Kemudian ia kembali lagi ke bangkunya. Didan dan Rangga sem

sung membagikan

ntek. Kerjakan sendiri

cuma guru mengatakan hal tersebut karena pada akhirnya siswa a

unya yang mulai di ambil oleh bu Meta. Bu Meta membuka lembaran buku bersampul biru itu. Nadiv

panggil

sia

an kepalanya.

u?" sa

i A buat kamu, pertahankan Div. Sepertinya kamu s

p? Gue gak

ya. Didan dan Rangga bahkan langsung memutar kepalanya ke belakang. Mereka t

a lengkap? Seingatnya, ia tak pernah menulis apapun di buku itu. Jangankan menulis, mem

angannya. Di sambung oleh yang lainnya. Mereka turu

nah punya catatan selengkap itu," uc

klek tidak beda jauh dari Nadiv itu bisa jadi ketua kelas. Kan masih

kan. Kalau perlu tingkatk

kuk. Namun otaknya masih berfikir, siapa o

edua berbunyi. Semua murid bergegas men

dan sambil menyenderkan punggungn

utan, A B C D gitu samp

," ucap Did

hoki," u

," ucap Nadiv samb

Rangga sambil tertawa

Ina sambil memberikan

ngambil bukunya d

g udah nulisin gue," ucap

banyak coretan. Mulus. Tapi ini bukan tulisan Adelia, gadis yang tadi diduganya t

" ucap Nadiv membuat kedua

" ucap Didan me

matanya membulat. Ia tahu siapa pemi

u," uca

a Nadiv dan Ra

in Na

*

o itu. Apalagi dia anak band sekolah. Ia adalah vokalisnya. Sedangkan Maudi, gadis itu lebih t

ah anggota band sekolah juga. Rallin memangku gitar yang dibawanya. Mem

ya. Tidak tahu lagu apa, tapi yang j

ng doang dong. Suaranya

ng nyumbang su

enger suara gue," ucap

Kenapa sih gak ngejar gue aj

n, hanya saja Rallin tidak pernah meresponnya. Ia

pelan. Kemudian ia merebahkan tubuhnya di sandaran sofa. Memejamkan mat

ahkan coba lagi," ucap Rez

ahut Bagas yang memb

gak Di?" ucap Bagas sambil

yak gue dapetnya penger

an ganteng Di. Coba deh lo cium gue, kal

manisnya khas orang jawa. Di tambah dengan dua lesung pi

" umpat Reza sambil m

akhirnya sebuah suar

lli

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY