img Perjalanan Zera  /  Bab 4 Chapter 04 | Traumatic | 40.00%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Chapter 04 | Traumatic

Jumlah Kata:1080    |    Dirilis Pada: 15/12/2021

tok

wab Zera pada ketu

le

g Al

ikut belajar di pondok,"

arena Zera kini sudah memakai jilbab.

tu ia belikan sebagai hadiah ula

sempat di ajak umik ke

emberikan beberapa p

dulu, Zera punya kebiasaan, ia enggan menerima barang d

i didik seperti itu, ol

Qur'an, beberapa kitab, dan alat tulis. Kamu butuh itu,

guk ragu dan masi

nap

punya ua

k minta

banget, Zera gak

tuk selanjutnya, kamu bisa beli pakai uang sendir

erbinar, raut wajahnya sangat gembira bahkan paper b

susah kan ya?" tanya Zera antusias, gadis ca

bagaimana bisa gadis itu sang

a uang jajan pada kedua orang tuanya, atau merengek minta dibelikan keinginannya,

rjakan yang kamu bisa, yang penting kamu gak diam,

apa?" tanyanya lagi mem

embuat Zera diam - diam mencibir di

m. Saya gak mau gaji orang malas," ucapn

menutup pintu kamarnya yang berukir lafadz Zai

letakkan paper bag ya

lum membuka paper bag. Kalau

suara dari luar kamarnya. Seperti suara abi Hanan

agi din

h menyesuaikan diri di

semangat bergegas untuk mandi dan sholat qiyamulail. Zera menetapkan ta

a tak tahu lagi harus bagaimana menjalani hidup. R

a dengan cekatan, setelahnya ia mengenak

yang entah dari mana, lewa

i sebelah kamarnya itu dengan nama kaligrafi sayyidina Abu

a tersenyum dan Aisyah pun ikut tersenyum,

eluar? Sholat udah?" tanya Aisya

ng bisa Zera kerjain. Z

m..

mengetuk dagunya, memikirkan

akan ada acara penyambutan, di taman pondok juga la

Zera terseny

tu - bantunya g

Nanti bang

ada kela

keseharian Zera, kemarin bang A

yo sini, duduk kak Aisyah tul

ruangan tengah dan ia mulai menulis sesu

jadwal dari mulai sholat tahajud, berbag

mu yang abi ke

a Zera, gadis tanpa polesan skin care

i yang ada di kitab itu? Kemari

wirid yang sudah Habib Umar bin Hafidz susun dan di g

ih ya kak Aisyah, kakak

adiknya ka

ik Hanna, tangan halusnya membelai

kamu terus bahagi

era ke dapu

lnya. Nanti kalau sarapan di s

Kenapa

, kalau keluar hanya kelas dan bantu - bantu. Kak Aisy

i, dan kembali mengikuti Aisyah yang merangku

r mata yang ia keluarkan, kini seakan - akan Allah ﷻ

jalan di pondok, ada jalan khusus untuk di lalui hanya keluarga saja, apalagi Zera seorang wanita. Agar tid

akan terjadi di dalam? Bagaimana kalau orang - orang tidak menerima kehadirannya? Bagaimana cara

orang - orang menertawakannya, mengejeknya, dan menjauhinya semuanya

R

menangkapnya, menghalangi kepala belakang Zera

ambu

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY