img Broken Vessel  /  Bab 4 Chapter 4 | 4.12%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Chapter 4

Jumlah Kata:1109    |    Dirilis Pada: 16/12/2021

yla tidak mengalami cidera apa pun dan akan segera siuman. Kuh

ubelai rambut peraknya yang halus seperti benang sutra. 'Sos

rasal dari Layla. Bulu matanya yang lentik terangkat ke

dannya dari baring menjadi duduk. 'Jangan-jangan

arena aku langsung menutup mulutnya dengan telapak tanganku. Pipi dan telingaku terasa memana

bil tertawa jahil. 'Benar-benar tidak adil, aku jadi harus berhati-ha

yla, berhenti membaca pikiranku!' Dia menganggukan

g celananya dan mengeluarkan ponselnya. Dia menyalakan tel

tertangkap dan juga memanggilku untuk datang ke kantornya. 'Janga

g interogasi yang berada beberapa meter dari kli

ulu. Terdengar suara Kapten yang mempersilakanku untuk masu

s yang ada di atas mejanya. Dia memberi isyarat kepada wanita yang berdiri di dekatnya untuk pe

pembicaraan di antara kami. Kapten hanya sibuk dengan urusannya

saya?" tanyanya dengan nada yang mengintimidas

dia. Saya akan menempatkanmu di Divisi Investigasi." Kapten menyod

rtera foto formal diriku yang mengenakan jas hitam dan berlatar belakang merah. '

telah 3 tahun Anda membuat saya h

itu telah mengendus tentang dirimu sejak kamu terlibat dalam ma

ar saya dapat menghubungimu dengan lebih mudah," tambahnya, kua

n kulakukan? Harusnya tadi aku bertanya kepada Kapten

kahkan kakiku ke tangga turun, menuju ruang investig

dalam karena takut akan mengganggu pekerjaan mereka. Kusandarkan pungg

i sini terasa lebih dingin daripada sebelumnya padah

ntuh benda itu dengan telapak tanganku. Langsung kutarik tanganku dan menjauhinya.

darinya. Usahaku sia-sia karena sihir kedap suara yang terpasang di ruang interogasi. B

idak enak. 'Sial, kalau seperti ini terus, aku

ntu sehingga papan besi itu bengkok ke dalam. Kuulangi tindakan yang sama hingga akhirny

suki ruang interogasi. Keadaan di dal

n para personel Custodia membeku dalam balok es dan juga ada

a diinterogasi. Es yang bening menjadi berwarna merah oleh da

perintah dengan nada panik. Mataku terbelalak kaget melihat keadaan Layla yang setengah t

dari seorang yang mengenakan jubah hitam dan topeng putih yang berdiri di dekat Layla

sing itu berada tepat di depanku, hendak menyerangk

bekas serangannya itu. 'Serangannya berbahaya sekali, sepertin

u sudah melihat hal yang tidak seharusnya dilihat," ucapnya dengan nada dingi

perisai bayangan berbentuk bola untuk melindungi diriku dari segal

lihat dia masih berdiri di tempatnya. 'Entah apa yang dipikirkannya

m berbentuk cakar muncul di atasnya. Terdengar suara yang

san sedikit pun terlihat padanya. Sebuah perisai yang terbuat dari es berada tepat di atas kepalanya

seorang yang kukenal dulu sekali," gumamn

tanyanya. Nama yang sudah sangat l

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY