img Broken Vessel  /  Bab 6 Chapter 6 | 6.19%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 6 Chapter 6

Jumlah Kata:1089    |    Dirilis Pada: 16/12/2021

nyerang kami. Hari-hari berlalu jauh lebih damai daripada sebelum

ng referensi untuk menyimpan berkas ka

tidak dapat terbuka. 'Apa ini? Tidak biasanya rua

ki dari dalam, bunyi itu semak

ampakkan sosok yang ada di dalam ruangan tersebu

sampai-sampai mengunci

rtanya balik padaku. 'Setidaknya jawab dulu pe

yang lalu." Aku menunjukkan kumpulan kertas ya

uk. Layla tidak menjawab pertanyaanku sebelumnya membuatku

n sepatah kata pun. Kuhembuskan napas pasrah dan memutuskan untuk m

an "Fylax", lemari tanpa pintu yang berisikan i

eningan di tempat ini. "Tr

ngajakku kabur?' Aku menatapnya dengan

rjelas ajakannya. 'Kabur dari Treis ka

aja. Kami hanya berdiri diam di ruangan yang dipe

gaikan palu yang menghantam kepalaku. 'Ya, kamu benar, dari dulu aku memang s

hku. Kulonggarkan dasi hitamku dan melepaskan 3 ka

kepada Treis." Aku menunjuk mantra sihir yang melingkar di leherk

mencoba kabur dari mereka, aku akan kehilan

a mengangkat tangan kanannya dan menyentu

Layla dengan suara kecil. Tatapan matanya me

pasti akan berusaha menyingkirkan apa saja yang berpotensi mem

nku dan menurunkannya dari leherku. Kurasakan tanga

menatapku dengan lekat. "Kali ini aku yang akan menolongmu, aku p

i kekangan mereka? Apa kamu bisa memegang perkataanmu itu?" tanyaku i

. "Ya, tolong bebaskan aku." Aku me

angannya menepuk-nepuk punggungku untuk menghiburku. Kubenamkan kepalaku di lekukan lehernya.

an Layla menikmati pemandangan kota di teras atap markas

ku dari kontrak Treis?" Aku menyentuh

h satu matanya sambil cengengesan. Aku tersenyum kesal karena dia tidak

malam telah tiba. Cahaya dari jendela gedung-gedung tampak begitu indah bergeme

purnama itu. Layla menganggukan kepalanya setuju dengan

kepalanya pada bahuku. Kedua matanya tertutup rapat dan napasnya terdengar teratur. Aku tersenyum meli

ian yang seperti ini. 'Seandainya kedamaian ini dapat bertahan lebih lama lagi atau b

ut dia akan sakit jika terlalu lama terpapar angin malam

skan juga sepasang sepatu dari kedua kakinya lalu k

lum beranjak dari tempatku dan meninggalkan ruangan ini. Ku

h sosok yang berdiri di balik punggungku. Sosok berjubah hitam dan t

yo kita mengobrol di tempat lain," ajakku dengan nada dingin. Sebel

tanyaku tan

ngan kanannya. Suaranya berbeda dengan orang yang menyera

alasku dengan arogan. Di

ama kamu tidak mengusik kami, kami juga tidak akan mengus

ada yang bisa menahan seranganku dengan es miliknya dan se

njadi lorong yang berada di depan pintu kamar Layla. Aku melangkahkan kakiku m

rak sepatu. Jas hitamku kutanggalkan dan kugantung di gantungan baju yang mene

danku di atasnya. Kutarik selimutku dan menu

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY