img Gairah  /  Bab 3 Part 3 | 3.61%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Part 3

Jumlah Kata:1473    |    Dirilis Pada: 23/12/2021

OR .

Rahmat dengan pikiran gimana caranya merayu adik iparnya yang cantik ke dalam pelukan. Sedangkan Aisah dengan rasa debar-debar d

gtua Aisah. Suasana rumah dan lingkungan t

terus di antar pulang lagi", kata Aisah sambil

au langsung

s mau numpang ke toilet dulu deh

lagi di toko. Mertua Rahmat ada toko kelontong di pasar jadi setiap hari keadaan rumah sepi karena keduanya sibuk di toko. Bah

i dapur. Diam-diam dia kirim pesan ke teman ka

u sekian lama, hari ini dia putuskan me

au ada Rahmat di belakang tiba-tiba balik badan karena terk

mbil berusaha menarik pakaianny

membersihkan tumpahan air teh di baju Aisah dengan sengaj

mendudukkannya di meja makan. Sambil

kata Rahmat tangannya tidak berhenti

payudaranya. Entah kenapa Aisah tidak marah dan seperti membiarkan tangan nakal Rahmat.

a bisa diam terpaku mendengar omongan Rahmat. Ketika Ra

ndah nya memandangi Rahmat seakan tak percaya tapi dia tak menolak, karena merasa

lumat bibir itu atas bawah seolah tak mau sedikitpun melewatkannya. Bibi

r atau menikmatinya , gadis itu membuka mulutnya yang langsung dimanfaatkan oleh Rahmat un

lah Rahmat merasa Aisah hampir kehabisan nafas, di lepaskannya tautan

lah", sahut Aisah lirih m

mat sambil mengusap dagu gadis itu y

tidak bisa menaha

merasakan apa yang mas rasa

pi kita sa

ati kak Farida", sahut Aisah

ah, tidak ada yang salah

elumat bibir ranum gadis itu lagi. Di ciumnya bibir gad

umat satu sama lainnya , bibir mereka di dagunya Aisah. Tangan Rahmat gak ketinggalan meremas-remas payudara gadis itu membuat nya melenguh. Perlahan tapi pasti ka

itu, Rahmat mengendong Aisah menuju k

rah sambil menatap sayu kakak iparnya, tangan Aisah malah mera

erdua, Syah", sahut Rahmat masuk ke dala

dara Aisyah yang sudah terbebas dari penutupnya karena Bra gadis itu diangkat Rahmat ke atas. Bibir

s aagghhh

as saat lidah Rahmat bermain di putingnya. Menjilati, meng

n Bra Aisah membuang nya ke lantai tak berhenti di situ Rahmat juga membuka kaitan rok panjang yang di kenakan Aisah. Di lepaskannya rok itu d

sampai menuju lubang surgawi yang sebentar lagi akan dia nikmatin. Ditariknya dengan perlahan kain tipis itu sampai lepas

enutup vaginanya deng

di lihat mas

ngkirkan tangan Aisah ke samping. Di buka nya paha Aisah lebih lebar, di tekukkann

pampang di depannya. Setelah itu celana Rahmat juga di lepas. Sekarang Rahmat hanya memakai CD dan sepatu yang masih belum di lepas. Sementara Aisah hanya diam sambil

dan kakak ipar nya Rahmat tapi bukan takut atau merasa bersalah dengan apa yang akan terjadi nanti justru dia malah merasa tidak sa

dan bergegas menurunkan CD nya dan melemparnya asal, langsung terlihat kejant

syah. Sambil memandangi Aisah jari nya mengelus

"Aarrg

a Rahmat sambil menundukkan kepalanya ke depan vagina Aisah yang

is itu langsung menegakkan kepalanya melihat apa yang tengah Rahmat lakuk

sah mendongakkan wajah dan payudaranya ke atas sampai k

engan vagina gadis itu. Aisah semakin menggila saat Rahmat membuka lipatan vaginanya dan menusuk lubang

dis itu di jilat dan di isap. Rahmat memutar lidahnya di klitoris sehingga membuat gadi

u akan sampai. Gadis itu mengerang dan melenguh dengan kencang, di jepitnya kepala Rahmat yang ada di an

ng mengiringi kedutan di dalam vaginanya mengalirkan cairan c

a, di jilat dan di isapnya cairan

ya masih mengelus-elus vagina Aisah. Sedangkan Aisah

cont

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY