img Istriku Kuyang  /  Bab 5 Tak ingin bersama | 25.00%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Tak ingin bersama

Jumlah Kata:1185    |    Dirilis Pada: 05/01/2022

a yang terbang tinggi dengan sinar be

t karena harus berjalan di jala

ibunya menjadi sangat mengerikan. Mata Arini melotot dan lidahny

atap rumah warga. Aku mengendap memperhatikan dari jauh, rupanya Arini masuk ke dalam kamar yang kebetulan

endekati perutnya yang membesar. Arini menatap

dan berteriak histeris. Arini malah mendekati w

dengan lahap menyantap bayi dan ari-arinya sampai

imana nasib wanita itu, aku pun tak tau. Aku

*

di sempat ku sembunyikan. Dengkulku terasa lemas. Tak mungkin untuk pulang kerumah dengan

apan terdekat. Aku masih sangat terpukul d

badanku di atas ranjang. Pikiranku menerawang jauh. Teringa

ata wajah wanita cantik itu terpampang di sana. Wajah

dan sifatnya yang manja, tersimpan s

ari mencari solusi yang terbaik. Karena berat bagiku untu

*

ah untuk sementara waktu aku tinggal di situ, sampai akhirnya Arini yang meminta lepas dari pelukank

wanita yang di ganggu Arini tadi malam. Rumah itu t

. Akupun lalu singgah dan bertany

tanya, siapa yang me

edang hamil tua. Sepertinya tadi

a malang tadi malam i

kuyang itu a

n, ilmu yang bisa membuat wajah aw

i bayi, darah wanita haid dan jika tidak ada maka darah

Lalu kembali bertanya ," ben

i tinggal ditempat yang tersembunyi," Bapak tadi d

a bertanya lebih dalam, Pak? saya benar

sepertinya baru di sini? aku t

saya baru

ikuti kuyang. Apa saya bisa lep

dari tempat ini. Karena ilmunya akan luntur

mengucap terimakasih, akupun kembali mel

*

sukkan semua barang-berangku ke dalam mobil. Mataku tertuju pada noda dar

bahasa. Aku pun berpura-pura tidur ketika Arini mendekatiku. Sebetulnya aku sakit melihatnya sepe

kkk

i-hari kemarin, Arini pasti bangun dan hilang entah k

ri tubuh Arini yang pasti tanpa kepala itu di sekitar rumah. Mengita

akang rumah yang penuh dengan pepohonan

enar saja. Itu kaki Arini dan juga ibunya yang terduduk tanpa kepal

a merunduk. Penasaran bercampur takut. Setelah kuperhatikan dengan seksama, ru

srek-

atu membekap mulutku kuat. Aku sempat berontak, tapi begitu ia mengusung sebuah parang pa

-samar ku lihat tangan seseorang yang berotot dan sangat kekar. Tenaga nya pun kuat. M

eketika teringat pada seseorang. Tapi lupa siapa

gh

ww

melemparku ke atas tumpukan jerami. Dengan

melihat sosok itu yang t

kau tak ingin mati, Nak!" perint

Iya,

Ibunya itu kuyang?" tanyanya dengan

hela napas panjang. Bingun

in, Yah," ja

kau masih mau bersaman

ma dengannya, Yah. Aku

u akan dalam ba

makin Ayah irit berbic

memiliki ilmu hitam yang mengharuskan ia makan darah bayi. Itu

tidak berselingkuh. Itu saja. Dan dia tak akan men

ngerikan seperti itu seumur hidup. Makhluk yang tiba-tiba tingga

au tak sama denganku yang memilih hidup bersama

mana, Yah? tolong aku,

ini

maaf sedikit, mata

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY