img The hot chef and me  /  Bab 6 Ciuman pertamaku! | 8.33%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 6 Ciuman pertamaku!

Jumlah Kata:1459    |    Dirilis Pada: 13/01/2022

ali ke dalam saku celana. Pria itu mendekati dan menepuk pelan bahu Jena. Toleha

rena ternyata Madenlah pria yang selama ini selalu mengirimkan bunga dengan kartu ucapan penyemangat dan kata-kata romantis lainnya.

ku, aku baru tau jika kalian memiliki alat pembuat es krim." Jena menoleh dan mele

k-tidak, aku tak boleh canggung,"ucap Jena dalam hati. Ia lalu membawa empat mangkuk kristal beris

enyimpanan, jadi kugunakan, silahkan menikmati," ucap Jena seraya meletakkan

uat kami gemuk," tawa renyah Val

agi pula, aku mendapat bisikan, kalau, kalian memiliki rumah fitnes di belakang, dekat kolam renang, aku rasa

uangan itu, betul, istriku?" James mel

a sosok wanita cantik, manis dan mempesona di hadapannya. James, yang memperhatikan sejak awal ekspresi Maden jika Jena sedang berada di dekat merek

taan yang sama. Setidaknya, dengan Jena tinggal di rumah mereka, mobilisasi Jena juga singkat, tak perlu mondar mandir setiap

tawaran kalian, aku ingin di apa

gam jemari Jena yang berdiri di dekatnya. Anggukan kepala Jena menjadi jawabannya. Ia lalu kembali berjalan ke dapur, ia me

kit melonjak lalu berbalik badan. Ia

aku tunggu, terima kasih, Jen .... " Maden tersenyum kaku, tampak dari sudut bibirnya yang sedikit bergetar. Jena bingung, jika ia bersikap perhatian

a itu jawaban yan

*

sudah menunjukan pukul delapan malam. Ia butuh sesuatu yang manis sebelum pergi beristirahat. Rambut panjang berwarna coklat tu

sobek-sobek berdiri di hadapannya. Jena diam, mulutnya menganga. Debar

lang kalau selera penataanku buruk." Dengan angkuh dan ketus, Drew berbicara ke

ba-tiba berjongkok di hadapannya dan menjilati es krim yang meleleh di jemariny

U

tercetak sempurna dipakaian yang ia kenakan denga

ngannya semakin meleleh dan ia buang ke tempat sampah. Drew ter

p menatap Drew yang berhenti melangkah. "Apa maumu koki yang tak punya selera penataan yang

ogger, kau bisa mengomentari penataan

. Ia berjalan mendekat dan mengankat tubuh langsing Jena seperti karung beras. Jena meronta. Dre

NCULIKKU HAH!

njing peliharaanku. Puas?!" Lalu Drew me

ang fokus menyetir. Tak lama, mereka sampai di gedung apartemen me

tua dan Kakakku tak perlu susah payah mencariku." celetuk Jena. Drew hanya diam

tu membuat Jena seolah lemas dan terpukau. Suara pintu lift terbuka. Kedua mata Jena terbelalak saat melihat apartem

ut dapur, dan mengeluark

ni, tempatkan aku di surgamu yang indah." Jena memejamkan mata sera

leramu seperti apa nona food vlogger." Jena membuka mata dan ia tern

anjing-anjingku!" Lalu pintu kamar terbanting kencang dan keras. Jena menghela nafas lega. Ia berdecak seba

*

ur yang ia tumis dengan beberapa bumbu racikannya. Tak mungkin dalam waktu singkat ia akan membuat hida

p pintu kamar Drew yang

pless, membuat Jena tak bisa untuk tak menikmati kesegaran pemandangan untuk kedua matanya. Tubuh berotot kekar dan keras itu semakin

a Jena. Tetap dengan kesombongannya. Ia mulai makan, dengan tubuh bagian atas yang terbuka. Jena salah tingkah, ia merasa aneh dengan d

i?" tunjuk Drew dengan garpu ke ar

t gula pasir." Ja

rus menerus. Jena tersenyum. Ia punya ide jahil. Wajahnya mendekat

n cepat menyambar bibir Jena dan memberikan ciuman yang begitu da

w ke arah pintu lift. Ia diam. Disela rasa marah dan kesal, Jena juga be

n pertamaku.'

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY