img KIBAS DASTER BUNDA  /  Bab 5 Di luar batas | 4.03%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Di luar batas

Jumlah Kata:1396    |    Dirilis Pada: 14/01/2022

memperlihatkan apa yang ia tahan dengan wajah gusar. Untuk tetap t

n dan hadiah untuk Sakura sebagai juara umum. Mario terpaksa izin bekerja, bagusnya perusahaa

ik yang ia beli tahun lalu masih ada dan belum kadaluarsa. Ia memakainya tipis-tipis. Rambut panjangnya ia sisi

. Putrinya segera berjalan ke garasi dan masuk ke dala

mpilan seorang wanita sederhana cenderung kuno. Bisa dibilang Dona berpak

dirinya sendiri. Karena kakaknya masih tetap mendiami bundanya itu. Aka

rapat kenaikan kelas, Dimas cuma kumpulin tugas doang, Abang nyu

h masuk ke dalam mobil. Mario memundurkan mobil keluar

a, dekat dengan rumah, lalu sekolah

, kalau hari senin suka penuh temen-tem

wab Mari

au pulang, Kak? Bunda belum tau

." jawab S

awatir sama kamu. Kamu kok kayak gini sekarang!" nada b

Ia bangga karena Sakura berprestasi, tumbuh jadi gadis cantik dan pintar. Berkali-kali Dona mengucap syukur

lu." Mario meninggalkan Sakura dan Dona di dekat mobil. Wajah Do

ragam kamu, cantik bener anak Bunda." Dona tersenyum

kura tersenyum. Gadis dengan seragam yang

Traktir boleh donggg...." ledek

bokap lo?"

a Dona. Wajah temannya Saku

isik temannya itu yang masi

ra tak suka jika ia k

" ucap Sakura ragu.

Temannya langsung menyambar jemari tan

a kamu?" tanya Dona sambil m

e, sekali lagi maaf

n Mario berjalan perlahan. Dona tersenyum tak henti. Ia menggandeng tangan Sakur

u kalau Bunda ke dalam. Penampilan Bunda bisa bikin Kakak jadi bahan omo

diam. Ia mematung melihat pungg

jangan marah atau kesel ke Sakura, ya, ini mom

momen kayak gini aja. Gimana momen lain. Sakura nggak bisa dibia

eban waktu sekolah. Aku tunggu di warung tadi ya, aku antar sampai sini aja aku ud

ang hadir dan tampak modis, cantik dan berkelas. Dona sadar diri. Ia lalu duduk

atkan itu. Demi Sakura. Tak lama suara Dimas terdengar. Anak k

nya. Dona mengeluarkan tisu dari dalam tas dan mengelap peluh itu. Dimas beranjak

lah ganggu kalau Bunda di dalam. Bunda kalau terlalu senang

Dimas sadar, kedua tangan bundanya itu yang sudah susah payah dan tak kenal lelah bergerak mengurus dan memperhatikan ia dan dua saudaranya. Tan

itu. Sambil jajan chiki seribuan, Dona bercerita tentang masa kuliahnya dulu dan saat kenal dengan ayah anak-anakny

berhenti di warung untuk membeli sesuatu.

ngerasa malu sama Ibunya s

gka nyokapnya Sakura pembantu, karena tampilannya y

danya itu tersenyum sambil

dah tau Algen cowok bermulut ember. Gue den

g kita dengar, harus dimasukin ke hati Dimas, sayang, ini cara kita memi

ona tersenyum. Kelima murid SMA itu s

Bunda?" tanya Dona

in Kakak kamu pasti sedih udah bersikap kayak gini ke Bunda. Ada masanya, nanti Sakura sama Bunda ngobrol berdua. Sekarang, biar kita lihatin dulu. Sakura juga biar paham sen

ekaya raya mereka yang bisa dandan dan beli baju bagus, bukan berarti B

anti juga paham. Bunda minta satu itu aja ya, jan

menciumi pipinya yang terlihat banyak orang tanpa malu. "Hati Bunda d

rtanyaan pengalihan Do

an teman perempuan. Itu juga karena hasil rumpian dirinya bersama Silvi yang menyarankan supa

mas, dikejar-keja

diam dan tak menggubris D

sam

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY