hanya bising; suasanan
dadaku, meniru detak j
antai utama layaknya ruang takhta, dipisahkan dari orang-orang bias
an tengah bilik sofa
k di sam
ndakku-bukan tindakan kasih say
ng kami, diapit oleh beberapa p
ganya lebih mahal daripada biay
enakan g
agaikan lapisan k
lah baj
itu, tatapanku menem
sung mel
enakan pakaian pelayan minim yang hampir
VIP, dan matanya tidak
ngsung terkun
han, tatapannya b
enyer
ku menyentuh cinci
dia menyentuh ranta
, tetapi aku melihat lekuk cincin
ada rantai kalung,
isyarat mema
engha
a dia yan
ristal dan sebotol Blue Label, pingguln
meja, matanya tertuju lama pad
ya bantu lagi, Pa
buah pertunjukan untu
h cukup,"
acuh tak acuh, tetapi aku merasakan o
alik unt
r, pinggulnya me
itu m
i mengam
eping di lantai, melontarkan peca
erciprat ke sepatu pantofel
!" teri
iri, wajahnya ber
, kau jala
ah langsun
njadi henin
nutup mulut denga
aya! Saya
aju, tangannya t
ah sebua
han tidak ditoleransi;
n sent
dari sampingku, terd
iri sebelum aku
enyenggol minumannya sendiri sampa
ara Luca dan Mia, me
iri ke belakang dengan keku
Luca," ge
ung, tangannya m
. Dia menyia-nyiakan botol
akaan," be
anak buahnya d
ter
ngan dan menggengg
res, ibu jarinya membelai kulit
na, terpaku dal
eja mempe
aling bertukar
pelanggaran
pelayan melawan an
ukannya saat tunanganmu dud
apa-apa,"
u dari balik
ya ke
a penuh k
gup. Karena adan
jer yang bergegas men
ah Dante, suaranya mer
erban untuknya
atikan deng
goresan mikroskopis
duduk
buru, dadany
apa yang tel
a bersalah terpanc
gadis, Elena," ka
tindak ke
" kataku, su
menelan rasa getir yan
at kesatr
ra begitu pekat h
li, menggumamkan
dengan sesuatu yan
an rasa
alah k
uman diganti, tetapi suasana
permainan minum untu
h or
rnya, para pria ini hanyalah anak lak
g diputar d
goyang, dan berhenti te
berpura-pura membersihkan noda di pagar pemb
katany
yang mabuk dan mencob
eluk pria paling t
jeba
Luca untuk meminta maaf, atau
dak te
n lurus mel
urus melewati
i tepat di
taplah tantan
embun
kedua lengannya
anya erat-erat
dak mend
angannya terangka
emelu
natap
ita simpanannya di depan anak buahnya,
nghinaan yang
berd
u mematahk
mendorong Mia men
tanya sambi
ke kamar ke
rjalan
dak be
idak b
lam hati, a

GOOGLE PLAY