Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2

Jumlah Kata:704    |    Dirilis Pada: Hari ini17:38

penuh kasih, Jelita menelan kembali kata-kata yang ingin disam

di rumahnya. Dia tidak akan peduli di mana dia berkul

eninggalkan rumah keluarga Mahard

ecercah kesedihan melintas di wajahnya. Totoro gempal yang memegang payung daun hijau untuk memayungi seoran

dan mematikan lampu tidur it

tuk pergi, sudah waktunya berke

di dinding. Di dalam rak-rak berpintu kaca itu tersimpan semua kenangan. Jimat-jimat keberuntungan yang dibaw

lam tas duffel. Tas itu perlahan terisi penuh, tetapi hatinya te

h buku harian yang menguning tergeletak di dalamnya. Halaman-halamannya dip

ini pembawa sial. Mereka bilang aku punya satu aya

lalu dengan lembut membelai kepalanya. "Gadis bodoh, kamu bukan pembawa sial," katanya s

getahui bahwa Baskara telah mendatangi sekolah dan diam-diam memperingatkan anak

ulisan tangan pensilnya menjadi lebih rapi

leh air mata. Halaman terakhir memuat sebuah catatan

kota ini. Setelah lulus, kamu bisa bekerja di Kumpulan Mahardika. Aku melindu

a suara ke atas buku harian

ulai merobek halaman-halaman dari buku harian itu. Dia juga merobek surat-suratnya. D

u ke dalam tas duffel dan menari

wah. Dia keluar dari kamarnya dan melihat Citra di ruang tam

p kencang, dan dia mem

Jelita! Aku akan tinggal di sini selama beb

men yang dipegangnya. "Liha

a dengan tali logam. Jam itu lucu, d

rang pengasuh pernah memberinya sendok logam untuk makan. Dia hanya mengalami ruam kecil, tetapi Baskara langsung memecat pengasuh itu saat itu juga.

ara memecah kesunyian. "Cepat ambil

gitu datar, gelombang kesedihan membanjiri dirinya. Baskara bukan hanya telah m

engambil kotak itu dan mengenakan jam t

k Ipar. Dan... teri

membuat keputusanku untuk

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY