El
n menerobos kembali ke kantor Dante, melemparkan alat tes kehamilan positif itu ke mejanya, dan menyaksikan topeng sang Do
itu padam secep
utas rantai untuk mengikatku padanya selamanya. Pelarianku akan berakhir. Sangkar emas ini akan menjadi benteng, dan aku akan menjadi taw
k akan membiark
ama yang telah membimbingku melewati dua puluh empat ja
ku adalah untuk M
rendah dan mendesak. "Tahan dulu. Jangan beri tahu kuasa hukumnya
erjadi? Apakah kau
ari sebelumnya. Hanya saja... percayalah padaku,
ikutnya adala
pagi, Julian. Untuk p
yanya, ada keterkej
enar tuntas," kataku, sebuah pernyataan ya
kebaikan yang sangat kubutuhkan. "Hati-hati di j
g buku-buku sketsaku, adalah surat cerai yang telah ditandatangani dan alat tes kehamilan
linya. Tempat itu tampak seperti mausoleum, dingin dan tak bernyawa. Di atas kayu mahoni mengilap pada meja nakas Dante, kuti
a buka. Album itu dipenuhi foto-foto dari empat tahun terakhir. Aku di pembukaan galeri, sendirian. Aku saat liburan, sendirian. Aku di acara makan malam
uang kosong di sampingnya sudah
r pintu dan tidak m
aat aku duduk menunggu waktu masuk pesawat, aku melihatnya di layar berita di atas gerbang. Siaran langsung dari lapangan terbang pribadi. Dante dan Isabella, menaiki tangga menuju jet pribad
n. Saat pesawatku meluncur di landasan pacu, pesawat itu melewati lapangan terbang pribadi. Aku bisa melihat jet mere
an dan pengaruh yang lebih besar. Aku terbang me
cago yang terbentang luas menyusut di bawahku hingga hanya menjadi pola cahaya berlatar
u untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun.
atas perutku yang masih ra
i b

GOOGLE PLAY