Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5

Jumlah Kata:891    |    Dirilis Pada: Hari ini17:43

Sera

atau berhari-hari. Aku hanya tahu bahwa rasa mati rasa telah merayap naik

berat memecah keheningan.

dan menyilaukan. Aku memejamkan mata rapa

berpendar tajam. Dia melangkah masuk, ketukan sepatu pantofelnya bergema di laci-laci baja

terlipat ke dada, berbibir mem

sudah bertob

-dinding logam yang dingin. Aku men

a. Aku melihat keyakinan mutlak yang

eneriakkan kebenaran untuk terakhir kaliny

elah. Sanga

ris hanya berupa bisikan, parau

pa?" desaknya, m

k. "Aku salah karena mencintaimu. Aku sala

. Itu bukan jawaban yang dia harapkan, tet

i," per

yal, tetapi kakiku menolak menurut.

erdiri dengan memegang lenganku yang tidak terluka. Cengkeramannya

kamar mayat, menjauh dari b

ku begitu kami berada di lorong yang lebih h

kuucapkan, sambil bersandar pad

memberi ruang untuk bantahan. "Isabella

li ke kamarku, berpegangan p

hingga perih, berusaha menghapus dinginnya kamar mayat dan

eluar, aku meman

penuh deng

urkannya. Mawar kering dari saat dia menjengukku di rumah sakit ketika aku berus

sebuah kantong

muanya ke dala

yang rapuh berhamburan. Buku harian yang pe

engosongkan rak-rak itu dengan

nghindari para staf, dan membawa kantong i

ya dan melempar

ebuk berat yang mengakhiri segalany

sedang k

e. L

ghindari para paparazi di depan. Dia menatap ke arah tempat sampah besar itu. Dia melihat bingkai foto per

ar, topeng Capo milik

gan suara datar. "Ha

n yang mendidih di udara. "Dante, ayolah. Aku harus bers

toran itu. Sesaat, dia tampak gelisah, seolah-olah

.. semuanya?"

membuat ru

uk a

ehidupan

n kembali ke dalam sebel

rlapis emas dan beludru, sebuah pameran keku

tam berlengan panjang-berkerah tinggi dan terkesan kaku-untuk men

emandang ke a

ra. Benar-benar se

seri-seri penuh kebanggaan, mengabaikan p

ya menggelegar, "kita tidak hanya merayakan ulang t

i isyarat

m balutan tuksedonya, di bawah lampu gantun

ah kotak beludru hita

an serentak m

embuk

besar menangkap cahaya, membia

terdengar halus dan penuh wibawa. "Maukah kau menjadikanku

gan, menutupkan kedua tan

menciumnya. Kerumunan bersorak riuh. Sumbat

erhatika

elapak tanganku hingga kurasakan

ku terakhir p

engan wanita yang t

tu yang menghantui p

memiliki sat

sa menemb

a yang melihat, mer

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY