Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 7

Jumlah Kata:734    |    Dirilis Pada: Hari ini17:43

Sera

eningan yang begitu pekat hingga

uh kegembiraan bercampur syok, seperti penon

ya menginjak beling-beling itu dengan keras, sa

yentak gelang itu dari

Manik-manik berhamburan di lantai, menggelinding melintasi

hku dengan saputangan seolah DNA-ku adalah

hkannya kep

"Gelang ini sudah kem

ra teatrikal. "Terima kasih, sayangku. Aku

u, wajahnya bagaikan topeng

encurian di Keluarga

merasa bosan. "Cambuk. Sepuluh camb

Dante, matanya mengunci tatapa

cambukan," p

ku me

a p

lan masa kecil. Lima puluh cambukan dengan tali kulit kelua

ntai yang licin, tumitku tergelincir dalam kekacauan

Dia menatap para pengawal. "B

enyeretk

itu. Aku menyimpannya un

kepala. Ujung jari kakiku nyaris tak menyentuh seme

ya memang berat dan kejam, tetapi dia tida

gguk pada

pertama

jar yang menyayat gaunku da

u hingga berdarah, m

a

u

i

ang rusukku, menyayat lengan

sepuluh, gaunku

kedua puluh,

angannya, membenamkan wajah wanita itu ke dadanya agar dia

ya berkata, suaranya teredam oleh den

itu. Akulah monster ya

a p

ngambang di dekat langit-langit yang lembap. Aku memandangi gadis y

t pu

a. Tenggorokanku per

a p

itu b

ambruk ke lantai, seonggok dag

suk di sini malam

berat berdentang tertutup, me

jam, menunggu pendarahannya melambat, me

n sakit, inci demi

ke area pelayan, tempatku menyembunyikan k

lipat, jarum dan benang

nggungku. Itu adalah kehancu

bahuku, di mana cambuk sempat melilit-dan membalut sisa

ku ber

tak di lantai temp

an teks da

iran

musin. Dante sedang mencium lehernya. Isabella mengangkat gel

* bunyi takarirnya. *Seperti apa ras

dak me

ak mera

merasaka

pul, dinding derau putih yang menenggelamk

asi satu t

menemukanku sat

rangkat ke London," katanya, menolak menatap mataku. Entah karena kasihan a

ataku dengan

erangkat du

ahu,"

ritsleti

ha

di neraka jika itu berarti

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY