Sera
eningan yang begitu pekat hingga
uh kegembiraan bercampur syok, seperti penon
ya menginjak beling-beling itu dengan keras, sa
yentak gelang itu dari
Manik-manik berhamburan di lantai, menggelinding melintasi
hku dengan saputangan seolah DNA-ku adalah
hkannya kep
"Gelang ini sudah kem
ra teatrikal. "Terima kasih, sayangku. Aku
u, wajahnya bagaikan topeng
encurian di Keluarga
merasa bosan. "Cambuk. Sepuluh camb
Dante, matanya mengunci tatapa
cambukan," p
ku me
a p
lan masa kecil. Lima puluh cambukan dengan tali kulit kelua
ntai yang licin, tumitku tergelincir dalam kekacauan
Dia menatap para pengawal. "B
enyeretk
itu. Aku menyimpannya un
kepala. Ujung jari kakiku nyaris tak menyentuh seme
ya memang berat dan kejam, tetapi dia tida
gguk pada
pertama
jar yang menyayat gaunku da
u hingga berdarah, m
a
u
i
ang rusukku, menyayat lengan
sepuluh, gaunku
kedua puluh,
angannya, membenamkan wajah wanita itu ke dadanya agar dia
ya berkata, suaranya teredam oleh den
itu. Akulah monster ya
a p
ngambang di dekat langit-langit yang lembap. Aku memandangi gadis y
t pu
a. Tenggorokanku per
a p
itu b
ambruk ke lantai, seonggok dag
suk di sini malam
berat berdentang tertutup, me
jam, menunggu pendarahannya melambat, me
n sakit, inci demi
ke area pelayan, tempatku menyembunyikan k
lipat, jarum dan benangnggungku. Itu adalah kehancu
bahuku, di mana cambuk sempat melilit-dan membalut sisa
ku ber
tak di lantai temp
an teks da
iran
musin. Dante sedang mencium lehernya. Isabella mengangkat gel
* bunyi takarirnya. *Seperti apa ras
dak me
ak mera
merasaka
pul, dinding derau putih yang menenggelamk
asi satu t
menemukanku sat
rangkat ke London," katanya, menolak menatap mataku. Entah karena kasihan a
ataku dengan
erangkat du
ahu,"
ritsleti
ha
di neraka jika itu berarti

GOOGLE PLAY