Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 8

Jumlah Kata:554    |    Dirilis Pada: Hari ini17:43

Sera

mendefinisikan empat pul

dup dengan roti basi dan air suam-suam kuku karena

erangkatanku, ibuk

suaranya hampa tanpa kehangatan. "Unjuk

tidak bisa berjal

ntasi trotoar," bentaknya. "Dante bersikeras. Dia ingi

n gaun berpunggung tinggi

ng-iringan mobil

bil kedua. Aku ditempatkan di mobil ketiga, diapit oleh dua pe

melaju menuju sebuah res

la. Kota berlalu dalam ga

nkan diriku merasakan sebuah ke

ku. Dia melihat darah merembes menembus gaunku. Dia

OO

ur berkepi

elinga. Kaca meledak ke dal

entur jendela

menghantam pembatas jalan dengan

alinya menekan luka-luka baruku. Aku menjeri

temb

dis

a depan yang hancur, pan

ah ditabrak oleh sebuah truk b

ng pintunya h

ngan terhuyung-huyung,

ri mengit

pang dengan tangan kosong, otot

ik Isabel

meronta-ronta, dalam k

u!" raungnya.

tempat yang aman di kendar

ri melewa

rgantung miring, terperangkap

satu tangan, j

ucapku

mena

at, mata ka

. Dia melihat asap membubu

nya. Perempuan itu hanya mengal

a, memalingkan kepala ke

ningga

a

i mesin mulai

!" teriak seorang

anya seorang p

beberapa detik sebelum tangki

melemparkan

l, menyaksikan kobara

ans melolong

memadati lok

s medis, berlutut di sampingku. "Tekanan

a ayahku membe

ng duduk di atas brankar, menangi

kepada para petugas medis. "Dia ca

sekarat," bantah

la!" bentak Dante. "Laku

ragu, lalu berdiri dan

n mereka merib

an Dante meng

yap masuk di t

i teras

mbut keha

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY