img Bahagiaku Bukan Denganmu  /  Bab 4 Curahan Hati Imron | 3.64%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Curahan Hati Imron

Jumlah Kata:1104    |    Dirilis Pada: 18/01/2022

v Im

nama Humaira Salsabila, dia cantik tapi lamban dalam pekerjaan, masakannya pun tak ada enak-enak nya, terkadang tempe, tahu, sayur bayam,

apak, apapun dikasih bapak cukupnya itu, beda kali sama istriku si Huma, apa-apa minta, a

a tiga ratus ribu sebulan kadang juga lima ratus ribu, untuk peganganku pun s

ma dia tu', andai dia tahu gaji yang sebenarnya, ia sama sekali belum mengetahu

, kulitnya pun semakin gelap dan kusam, beda dengan Laras udah cantik pintar cari uang pula

dah kutalak si Huma, sudah ters

cam mana awal mulanya, akhirnya kami berpacaran, dia hanya karyawan biasa ditempat aku bekerja

, amang tahe'! mati aku , dag dig dug der ha

cam tak suka tengok orang senang, habis ak

ak peduli aku, aku malah bisa leb

ah berantakan, makanan tak ada, walaupun tak' ada enak-enak nya masakan dia, masih bisa ganjal perutku yang kelaparan, baju-baju pun t

', tak' sanggup aku begini terus apalagi dia udah hamil

ing

a, Pas pula dia telpon, mem

apa s

gera aku pergi sambil menyambar kunci motor da

ari, Dek?" ucapku setela

n yuk!" ajaknya, tumbe

akin spesial buat Abang ya?" uc

aksudku Kita maka

l masak aja gak susah

lah sama calon bin

Laras, kulangkahkan kaki ini dengan sedikit te

makan, shopping baju-baju dia, salon, belum lagi biaya kebutu

aku masih sama si Huma bisa kutabungkan uangku sebanyak del

aku berhubungan dengan si Laras', hanya ni

sudah terlanjur hamil duluan d

shbac

iku cemilan dan teh manis, aku duduk-duduk di ruang tamunya yang hany

ang baru saja mandi, berjalan berlenggak lenggok, menuju kamar hendak berganti baju, namun ia harus melewati ruang tamu menuju kamarnya, kare

berdiri menyambutnya, menyentuh wajahnya lalu kukecup bibirnya dengan gairah dan penuh nafsu, suasana di luar hujan begitu derasnya

shbac

ka kutinggal, orang Mamak di kampung udah kangen kali katanya, kalo mamak yang kesini kas

ma mantu-mantunya, waktu baru-baru menikah sama si Huma ada

tunggu nanti lah begitu anakku lahir baru aku kasih kejutan, akan ada penerus marga Butarbutar

mengadu nasib di kota Jakarta ini, sementara aku numpang tinggal di rumah Namboru, setelah melamar kesana ke

udah bekerja duluan, dia kerja di catering perusahaan,

a kerja, malu lah satu kerjaan suami istri

ager keuangan aku pun mencoba untuk berbicara deng

mbunyikan dari si Huma, biarlah aku masih dianggap nya masih menjadi staf biasa, biar jangan terlalu banyak nuntut dia,

e

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY