img IPRIT  /  Bab 4 SIAPA PELAKUNYA | 3.57%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 SIAPA PELAKUNYA

Jumlah Kata:1400    |    Dirilis Pada: 05/03/2022

orang yang hadir menggodanya. Begitu pun saat Pak Amir tetangga

nya malam pertama?" t

eng disambut gelak

ram, ceritakan

amu bisa mati berdi

ngopi sambil bercanda itu, tak seorang pun menganggapnya serius, apalagi

mir pamit hendak pulang. Dayat mengantarkan sampai pel

Pak Amir yang kian menjauh, tanpa sengaja ekor matan

an

ng di benaknya,, dia teringat dengan kejadian yang menimpa Firman. Tapi

ki-laki masih saja menggoda. Dasar laki-laki,

an

angkap bayangan Enok pada diri wanita tersebut. Ia tajamkan lagi pandanga

tadi. Menebar pesona menjala asmara. Dayat menjadi panas dingin dib

engapa la

hidung Dayat. Tak mampu lagi menolak saat wanita itu menuntunnya semakin

n malam. Rasa penasaran yang akan berakhir petaka. Wanita yang penuh bisa

Sayang?" tanya Day

g perasaannya terkena gendam wanita cantik di ha

a gak ngerti," wanita

in seolah turut andil mengipasi badan-badan bugil mereka. Keseju

kata Dayat s

at. Belitan wanita itu semakin keras seperti mau merontokkan tulang-belulang. Lidahnya men

... to

***

ndengar teriakan histeris, langsung melompat kembali

paruh baya itu seraya menuding ke arah makhlu

pria itu seraya me

rang pria muda yang tidak berbusana di atas tanah. Kemudian, deng

mir masih mampu mengimbanginya. Kentara jelas bahwa

unggung menabrak tanah, makhluk itu melompat ke atas tubuh pria tersebut dan berusaha membenamkan taringny

teriak Pak Amir dalam hati dengan k

r suara-suara teri

t! Da

akin besar, menandakan sejumlah or

ngan gangguan mendadak tersebut. Dengan cepat dia bangkit menjau

ihat sosok pria paruh baya yang terbari

orang pemuda dengan

menoleh, menatap sosok pemuda y

aka

bawah pohon rindang. Mata pemuda itu terbelalak, lalu dia berteriak, "Dayat!" Dengan tangan menopang kep

t! Sa

para penduduk yang berada di sana seger

ang sebenarnya t

tubuh dengan kondisi mengenaskan, hitam, gosong. Bisik-bisik pe

a di sini?" tanya seseoran

ab yang lain sa

, ayo, angkat!" su

engisap banyak sekali darahnya, ia meninggal di perjalanan. Penduduk shock dengan

emisahkan. Tersadar akan satu kenyataan, malaikat maut itu ter

n kepada Pak Amir, yang terakhir bersa

ajahnya mendongak ke atas, seolah-olah mencari sesuatu di antara n

umaman Pak Amir, memandang curiga.

rsama dengan Pak Amir?" tanya sal

an sampai seperti ini?" t

ia terdiam. Setelah menghela napas ia maju ke de

nya. "Ini adalah cairan sperma, apakah ak

tanpa ada yang

jangan pikiran kalian dikotori oleh prasangka buruk, ak

i mayat Dayat untuk dibawa pulang. Menyimpan

i saat dulu menemukan mayat Firman. Desas-d

rdatangan. Wajah mereka diliputi kecemasan. Kematian yang sangat mengenaskan dan

ucat pasi. pemuda itu kelihatan

calon pengantin juga?" k

tapi masalah ini tidak boleh dibiark

n dengan yang beginian,"

ta, siapa lagi?

u gak mumpuni untuk melawan

bagaimana?" Wisa

awab Umar sam

layat yang baru datang. Sepasang suami istri yang tampak se

Sejak kepergian mereka setahun silam, wajah mereka semakin hari semakin berubah. Bukannya lebih tua

a apapun, mereka menyalami warga yang hadir. Mereka

ning Barshi mampu membuat

Ia menatap tajam pasangan tersebut. Warga yang menya

tarik dengan kemolekan Barshi

nya udah kemana-mana itu." Sambil senyum dita

hkan pandangannya. Dirinya yang sudah dicurigai menjadi pembunuh Dayat, tak

punyai ilmu hitam? Mengapa tidak bercerita kepad

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY