img IPRIT  /  Bab 5 MENCURIGAI PAK AMIR | 4.46%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 MENCURIGAI PAK AMIR

Jumlah Kata:1062    |    Dirilis Pada: 05/03/2022

kap waspada takut terjadi sesuatu, otomatis ada dalam

epat berpamitan kepada orang-orang di sekitarnya. Apalag

menelanjangiku." Barshi bersung

nah lihat perem

ok, sebel!"

r," kata suami

rgi terhadap sinar matahari. Mereka akan betah mengurung diri

akan penuh dengan bilur-bilur merah. Seolah-olah ter

sebut. Dulu Barshi tidak punya penyakit tersebut. Kehidupannya normal sepert

*

tai isak tangis selesai juga akhirny

elas kasih penduduk. Tak habis pikir, mengapa harus ada lagi kejadian seperti ini? Se

utan, seolah-olah makhluk mengerikan ada di depannya. Ibunya menangis

atlah bunga pengantinmu, wangi," ujarny

yanya lagi kepada Enok sambil me

si. Pandangan ibunya menatap lesu ke arah anaknya yang terbaring tak

*

r. Memikirkan semua yang terjadi di

ambil jiwanya. Pengantin laki-laki mesti

h mahluk yang datang kepada pengantin laki-laki adalah seorang perempuan? Lalu yang datang kepada pengantin peremp

gan jiwa, yang perempuan kehilangan kegadisannya, yang laki-la

tu mondar-mandir di kamarnya, sebelah tangan di dada sebelah

endela. Udara dingin menyerbu memasuki kamar, mencipta

t masuk ke dalam kamarnya. Sepertinya dia pernah mencium bau tersebu

ohonan itu. Mata semerah saga menatapnya. Mata kecil tapi menyala dalam gelap.

itu?!" ter

lihat sosok berbulu seperti beruang, tetapi berdiri seperti manusia. Diperhatikan begitu

ngg

tu begitu cepatnya menghilang, sehingga Wisaka kehilangan jejak. Gamba

yang tadi menyeruak samar ke dalam kamarnya seolah-olah terc

engenalnya," Wisaka bergumam. D

tu adalah bau yang sama saat Wisaka datang ke tempat mayat Da

u itu adalah pembunuh Dayat. Hanya dedaunan yang bergerak baru tersen

Sesuatu berkilat tersentuh cahaya bulan yang mulai muncul. Dipetiknya daun tersebut, semacam olesan lendir menemp

aak

h kewaspadaan Wisaka berbalik dan mencari arah suara. Siapa ta

tanpa suara, melesat dengan cepat, mungkin

seekor ular

atau serangan yang mungkin terjadi. Nihil, akhi

ng baru saja dilihatnya. Keningnya berkerut, memeras ingatan, menuangka

seperti beruang atau orang utan, tapi

da ular?" Wisaka

. Apakah itu ular siluman? Hatinya sibuk bertanya-tanya. Wisaka terin

alan menyusuri jalan setapak menuju rumah Pak Amir. Dirinya bermaksud ber

hnya. Bunyi batang dan daunnya menciptakan nada seram di malam dingin seperti ini. Apal

ngin yang masuk dari celah-celah bilik rumah Pak Amir.

mm

ka kaget dan refleks berbalik. Terlihat Pak Amir

a menetralkan suasana. Hatinya berdegup kenc

ke sini?" ta

sini, lalu ingin mampir ke ru

u kamu berniat menyambangiku

yan dan hio dupa. Pak Tua itu memang penganutnya ilmu kejawen. Dalam hati

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY