img Beauty and The Mafia  /  Bab 1 Pelacur | 1.61%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
Beauty and The Mafia

Beauty and The Mafia

Penulis: Laquisha Bay
img img img

Bab 1 Pelacur

Jumlah Kata:1003    |    Dirilis Pada: 05/03/2022

ka basa-basi.

il saj

ama yang

ang tungkainya dengan gerakan sensual-menyingkap sebagian kulit paha yang halus, lantas mematikan puntun

ku. Anggap saja itu cara kami bekerj

minuman beralkohol yang baru saja dia pesan beberapa menit lalu-dengan hati-hati.

menyebutmu Tuan

u tanpa balas memandang ke arah wanita cantik y

ta sepakat de

tarif yang pantas untuk pelayanan yang kau berikan.

elum pernah ada yang secara terang-terangan menyebutnya serendah itu. Pria bernama Marco yang ada di hadapann

suatu dalam nada bicaranya yang menciptakan sensasi gentar di kedua lutut Leah sewaktu merek

elli. Aku setuju," sahut

s uangnya untukmu. Kau hanya har

asnya sambi

erasa segugup itu sebelumnya. Pria mana pun yang akan menggunakan jasanya sela

ka darinya. Pria itu menyipitkan mata, lantas berujar, "Mengapa kau berpe

berdeham-deham membersihkan tenggorokan sesaat sebelum memberikan jawaban.

tama' yang masih belum cukup lama berlalu. Usianya akan genap dua puluh tahun bulan depan

k sabar ingin mem

kumis tebal itu-untuk mendekat. Dia memberi perintah dalam aksen Italia-nya yang kental. Detik berikutnya,

denganku

n diri yang sempat dia punya. Keadaan yang semula nyaman otomatis berubah menjadi

o yang menangkap gela

-ti

yang terakhir kalinya. Ap

Leah yang seketika

Kedua adalah kembali lagi pada alasan yang pertama; uang. Dia menggilai dolar sep

rtemennya. Wanita itu menghamba pada setiap sen yang masuk ke dalam rekeningnya sebagai imbalan dari ke

masuk dan melakukan tugasnya. Wanita itu sempat tercengang dengan nuansa kamar yang

atu malam mereka. Dengan tujuh sosok pengawal yang selalu berjaga di dekat pintu dan punya gaya searogan dirinya

Marco yang masih menonton

mena

darkan tubuhnya. Dia memindai ekspresi wajah Leah, lantas mengangg

h, Tuan Bo

kakinya. Dia menurut-mematuhi Marco yang tetap bergeming di tempat duduknya, kemudian menanggalkan semua pak

mun, dia justru terlihat kaku dan konyol di sana. Marco pun be

icit Leah yang kedua pipi

rco yang kembali mengu

penari, Tuan Botti

bakat yang

erjap bingung dan menyah

hanya cantik dan men

gapa

inginkannya. Itu saja. Mende

ndi-pundi lebih yang akan membuatnya sanggup untuk menghabiskan waktu di pusat perbelanjaan dalam menit-meni

ah kaki Marco-menarik ujung kemeja yang menutupi pengait gesper-agar dapat melepaskannya dari pinggang si

tsleting itu bersama sisa kain pelindung yang terakhir. Kesiap syok sontak mengudara lewat mulut Leah yang

dahmu," titah Marco deng

*

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY