img Noda Penyesalan  /  Bab 4 Pergi | 4.17%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Pergi

Jumlah Kata:1339    |    Dirilis Pada: 10/03/2022

" teria

sasaran memukul Regan, seharusnya pukulan itu diarahkan pada Regan tapi, Zahra menghalanginya sehingga ti

engar menghardik. Seketika Raja terdiam sembari mengepalkan tinju,

awab Raja gugup. Matanya menatap tajam ke ar

ngeluarkan darah segar dari sudut bibirnya. Ada bekas lebam di waja

pa, takut sesuatu terjadi pada Zahra," titah Erlangga. Seraya masih

endengar keributan dari d

Kenapa Zahra pingsan?"

dari Raja, Ma," jelas Erlangga. Kenin

" seru

ming. Satu detik kemudian

a," ucap

Apa yang sudah kamu lakukan pada

arkan Zahra dengan beberapa tindakan. Regan mengoleskan min

ngerjap melihat sekeliling. Satu-persatu wa

mama mertua, dan mantan suaminya Raja. Sementara Regan masih men

ah sadar?" tanya

dar di tepi ranjang. Mama mertuanya memban untu

jadi, Regan?"

ni

cara, terutama wajah Raja, hanya menunduk lesu

ngsan, Zahra,

Aku ingat kalau Mas Raja akan memukul Regan tapi aku berusa

mu," ucap Raja menyesal. Nada suaranya terdeng

m. "Aku sudah

aja meminta maaf atas tindakan Abang

ngangguk

ra disini biar beristirahat,"

ilik bibir tipis itu tapi Zahra, berin

!" seru

ga dengan Raja dan Regan serentak me

Zahra pergi dari rumah

g, menatap wanita malang yang

?" tanya mam

i sini jika tidak diinginkan," ucap Zahra lirih. Menekan d

sembilu berulang-ulang. Dia berusaha menutupinya dengan tidak menangis, tapi dasar air mata kurang ajar.

Raja menyentuhnya, lantas seenak hati menuduh dengan kat

dak diukur dengan darah berliteran? Naif, suaminya sungguh munafik. Seorang perwira po

pamitan pada kedua mertuanya yang baru sehari resmi. Mama mer

idak mau terjadi sesuatu

at perih. Dia juga tidak ingin tinggal satu atap sehari pun bersamanya. Lelak

ra pergi, Ma

Zahra? Apa harga dirinya begitu tinggi hingga tidak a

engganti kedua orang tua yang telah tiada, namun kenyataannya salah. Lelaki

gat matahari. Hati Zahra perih, sakit, dan juga berdarah. Apakah harus mati dulu, ba

arik koper. Mama mertuanya bergeming m

m," jawab Raja

pun tidak punya rasa empati. Mama dan papanya tidak

angga seorang pengusaha terkenal kaya raya. Dia menyeret

s sebagai seorang istri perwira polisi akan dicap masyarakat jelek, bagaimana wa

n sejak semalam. Dia memilih pergi meninggalkan tempat panti asuhan, tidak akan kembali denga

i kemana. Kaki lemah itu tak tahu kemana arah tujuan yang pasti.

hanya melamun saja Nenek lihat," ucap seorang nenek menegurnya. Zahra tersentak dari lamunan,

dari angkutan itu berhenti. Di sebuah desa terpencil

juga saudara. Aku hanya naik angkutan umum ini

mum. Sang nenek terlihat membawa keranjang belanjaan yang berisi b

hati,

a,

on yang ada di pinggir jalan. Nenek yang tadi turun bersamanya juga ikut d

a saudara, Nak?" tan

nggeleng

ya yang keriput masih memancarkan garis kecantikan. Mu

ah Nenek saja! Nenek hany

ng tidak dikenal berani menawarkan tempat tinggal. Masih

" tanyanya

angguk pel

tujuan untuknya pergi dari tempat lain. Hari semakin gelap, senja bergulir berganti dengan malam. Sebentar lag

ri yang lewat untuk menuju ke arah kabupaten. Letak desa yang terpencil jauh d

p bisa melupakan masa lalu bersama Raja yang pahit dan segera membuka le

*

sam

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY