img Dicintai Adik Ketemu Gede  /  Bab 1 Telepon Dari Mantan | 1.14%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
Dicintai Adik Ketemu Gede

Dicintai Adik Ketemu Gede

Penulis: Renti Sucia
img img img

Bab 1 Telepon Dari Mantan

Jumlah Kata:1405    |    Dirilis Pada: 22/03/2022

ak akan

macet. Pesan tersebut dikatakan setahun lalu saat aku ditinggal menikah oleh tunanganku

tengahan bulan Maret. Gina tiba-tiba menelpon dan memak

gan kita sudah berakhir? Buat apa kamu ke

Dia menangis dalam diam, sementara tangan

an resmi jadi istri orang, menemuiku seperti ini apakah pantas? Apa dia tahu k

sepengetahuan calon suaminya. Gina tetap bergeming. Dia malah m

," ucapny

baru saja dia katakan. Memangnya apa yang ha

i lagi Gina mengu

aan untuknya. Aku menepis tangan Gina, dan segera masuk ke dalam rumah tanp

ok makan, jarang mandi, tidak main sosial media, bahkan menangis. Namun, sekarang aku tertawa mengingat k

! Ti

lamunanku, membuatku kaget setengah ma

merah, maju!" teriak se

enoleh ke belakang. Kuanggukkan kepala

sampai satu jam macet berakhir, sehingga aku

ngar tak asing. Aku menepikan motorku untuk

m SMA di trotoar seberang jalan, melambaikan tangan ke arahku. Ia mer

an aja, kerjaannya! Ini jam be

kok, habis geladiresik perpisahan," sangkalnya memotong ucapanku. Anak Ibu kos ini selal

a mengenakannya. Tanpa basa-basi lagi, ia segera naik ke

a?" tudingku sambil melepaskan pelukanya di pi

pacaran," sangkalnya lagi, "Jangan

. Taro di sini tangannya, baru bener!" Kutarik kembali

Takut dilih

kesal, aku hanya bisa tersenyum d

balik helm-nya. Membuatku teringat pa

rsama. Tak sampai dua puluh menit, kami pun tiba. Nyak Marni-

k." Aku dan Vivi meng

nya menyorot tajam ke arah Vivi. Dia ba

ng?" telisik Nyak Marni

etulan tadi ket

ni mengangguk, tatapan

i. Sepertinya dia akan memarahi Vivi lagi. Aku rasa, Nyak

Marni langsung mendekati ka

Itulah akibatnya kala

sih, Nyak?!

Sama pakean dalem warna ping, lagi! Jorok banget, sih, lu jadi perempuan

ah, sudahlah, aku tidak tahu harus bereaksi apa. Kulihat wajah Vivi memerah seperti kepiting rebus, sesekali kami bertemu pandang gelisah

! Malu-maluin aja!" ka

uh, ya

ong. Malu sama Bang Agam," pung

Aku mengatakannya sambil garuk-garuk

tup muka. Aku mengulum senyum k

terdengar Vivi protes dari samping ruma

bukan lagi anak SD yang sering mengadu padaku sepulang sekolah ka

adi udah kuambil satu setengah biji," ujar Fadlan ketika aku masuk. Dia

ku sambil menyimpan ransel

man denganku. Dia hanya berkilah 'Kita, kan, teman.' Sulit kumengerti. Orang tuanya juga baik, seorang pejabat negara. A

m .

mm

enurut kam

kamar mandi pun berhenti dan me

ng cant

gan Fadlan, tak biasanya dia membica

ya begitu?" Handuk pun kus

bukan g

, te

ku .

n. Raut mukanya langsung menampakkan kecemasan. Mun

, gini

nyangkal, kali. Haduuh, dari sekian banyak wanita,

sekarang udah besar?"

tanyaku setelah m

asinnya. Aku juga udah beberapa kali mastiin kalo bi

at. Entah karena memang akibat ruangan yang panas, atau mungkin bawaan rasa c

asukan, bagu

ikharoh. I

gangguk

yang punya kost? Gak takut didepak Nyak Marni, ap

ester dan memasangkannya ke jariku yang

ena sebuah

lu dan salah tingkah kalo ketemu dia, bikin aku rajin mandi dan perhatiin penampilanku tiap saat,

aku jadi budak cinta. Masih teringat kala tiap malam hari aku susah tidur karena memikirkan Gina, tersenyum setiap kali membaca pesan emoticon lov

i kamu terluka seperti aku, temanku." Aku

*

Entah kenapa aku gelisah. Tak lama te

ak tahu sopan santun!" gerutuku sambil me

alaikum,

gh

uhku seakan membeku saat mendengar suara yang dulu amat kupuja.

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY