img Mari Selingkuh  /  Bab 8 Pesta Relasi (1) | 7.14%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 8 Pesta Relasi (1)

Jumlah Kata:1462    |    Dirilis Pada: 07/04/2022

ur diri. Untuk apa? Tentu saja menyiapkan segala hal seper

dari mall mewah, menatap dengan teliti der

g seperti apa?" tany

nesha sumringah padahal ga

eperti ini juga menyenangkan, sih. Jadi tidak apa-apa, toh,

" tanya pelayan tadi menunjuk gaun-

a terlihat elegan saat memakainya. Oh, ini bukan saya. Oran

mari iku

orang. Jadi Ranesha memilih gaun biru malam dengan renda cantik yang menutupi tangan d

i jika objek yang mengenakannya adalah Meriel. Mun

ke alamat ini," terang R

u dan juga tas berkualitas tinggi sebagai paduan yang serasi

ini. Untuk pakaian pria, saya bawa sendiri,

ke kantor, melaporkan tugasnya s

rusan," ujar Hail tidak berperikemanusiaan. Ia bahkan tidak m

protes Ranesha yang masih kelelahan, b

akin dingin. Pelipisnya terlihat meneteskan air kelelahan, ia

srah gadis itu, kekesalannya langsung suru

harapkan? Tenanglah

rgi ke ruang ganti. Ya, Hail tentu memiliki ruang pribadi dalam kantornya se

ingnya untuk Hail kenakan nanti. Ia membuka lemari, mengambil salah satu sepatu. Kemudian membuka lemari l

g ia berpikir kalau menjadi babu untuk

ak yang harus dibereskan!" te

a

seperti serial anime Naruto saja

Saya

Andreas," titah Hail langsung

rkejut membaca sampul dar

anya dia kalau Anda tetap yang mengerjakannya? And

dari satu induk yang sama! Tidak l

aku

atau berpikir kalau bukan Anda siapa lagi yang menolon

n kata-kata dan terlihat takut. Bentuk wajah Ranesha sudah

lari yang sedang berlomba. Berhenti untuk menolong lawan yang jatuh,

g, ia memang terlalu lembek kadan

paling jahat di dunia ini jika tidak menolongnya. Hanya saja .

isi ruangan selam

men tersebut. "Ini akan jadi ya

k memerah, Hail berdehem lal

esha dalam perjalan men

pimpinan yang bertanggung jawab pada pe

*

cing ujung lengan bajunya mengerutkan ke

a, tidak mengerti. "Apa Bapak

n Meriel tidak suka dan mengganti bajunya sendiri. Jujur itu sangat

nya tidak

napas panjang dan menghembuskannya dengan perl

aku bersiap-siap?" sergahnya

aja membereskan pekerjaan saya yang lain, m

anya mengunci Ranesha. Jarak yang cukup dekat di antara mereka membuat p

alah say

anan Ranesha dengan dua jari. "B

idak jadi marah atas perlakuan kasar Hail barusan. Pikirannya keburu panik, baru sadar i

i baju atau berdand

ya Hail. Suaranya su

aya usa

h," hibur sang atasan. Mereka hanya akan men

kasih da

hlah.

r di depan kantor bersama-dengan

gkuk kecil, Ranesha langsung berj

t. "Sangat menggemaskan me

memberi Ranesha pekerjaan tambahan d

an?" tanya suara tak a

an seketika terpana deti

. Mata bak telaga biru yang berkilau indah menenangkan jiwa, wajah yang lebih manis da

blakan membuat Meriel tersipu malu. Waja

a a

terlalu ... cantik," racaunya yan

kasih," ungkapnya dengan suara yang merdu sekal

ru pada sosokmu." Hail mengulu

tersebut dengan riang. "

san jenis bunga. Bahkan orang-orang yang melihat pasangan

Karena terkadang suatu kebenaran dapat mengubur

gantar kita," bingung Meriel melihat hanya m

Hail mengelus lembut puncak ke

iel terkekeh manis. Bagaimana bisa me

t wanita nan manis ini menunduk dan memainkan jemar

nu .

aha untuk menoleh sekilas

...." Suara Meriel tertahan. Ia

nya di hari pernikahan kita ia masih tugas di luar negeri. Ketika kembali pun karena masalah internal peru

" panik Meriel, malah terlihat imut kare

ngkin sedikit? Soalnya di

menceritakan seseorang dengan ek

dia s

. "Sekretaris sekaligus teman masa kecilku,

an apa arti dari raut wajah Meriel sekaran

al, ya?" gumam Meriel yan

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY