img Gairah Membara: Cinta Tak Pernah Mati  /  Bab 9 Menabrak Kusuma | 0.61%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 9 Menabrak Kusuma

Jumlah Kata:908    |    Dirilis Pada: 18/11/2021

andir dengan penuh rasa gugup di gerbang sekolah. Tang

tang sebuah limusin Lincol

an hormat menunggu seorang tamu terhorm

gi kami untuk mendapatkan kunjungan dari Anda ke sini. Atas nama semua dosen dan mahasiswa, saya ingin menguc

usus untuk menyesuaikan ukuran tubuhnya. Wajahnya yang tanpa ekspresi tidak bany

upun di luar negeri dapat dikaitkan dengan pria yang sangat berbakat ini. Bah

an, Kusuma meng

nya yang menutupi matanya dengan memb

mbangunan gedung pengajaran? Apakah ada hal lain yan

ndaklanjuti pembangunan gedung pengajaran. Kita harus memastikan bahwa semua pengeluaran d

elihat niatnya untuk menggelapkan dana inves

" jawab Edi

ntuk melihat-lihat kampus terlebih dahulu." Burhan melangkah ke samping, berusaha yang terbaik untuk mem

gi, Kusuma berjalan mele

jalanan mereka kembali dari kantor dekan karena dia dan

tor dekan lagi di lain waktu. Kemudian di kejauh

an Hadi ad

n! Itu Tu

jauh lebih tampan dari se

. Kirani melihat ke depan dengan rasa ingin tahu dan sekilas melihat sosok Kusuma. Dan san

ragu-ragu, Kirani meraih tangan D

nyangka akan ditarik oleh Kirani dan dia menabrak salah sat

canggung bisa

langan mahasiswa karena dia di

ening menjadi pecah pen

n ide itu? Aku juga ingin berpe

. Bisakah aku menjadi orang kedua yang ber

ku. Bagaimana bisa dia melempark

diri. Mata Dewi terbelalak kaget saat dia mengangk

tapan, Dewi merasa dirin

ewi bertanya-tanya dan segera mel

h menempatkannya dalam pertemuan canggung dengan

a ketakutan wajah Burhan menjadi pucat ketika

idak a

ruskan kemejanya yang sedikit kusut dengan

h yang ditunjukkan oleh K

i memperlakukan d

k pada Dewi sambil menunjuknya. "Ka

ai berbicara. "Tolong periksa semua bukti sebelum memberikan penila

Jangan rusak kunjungan Tuan Hadi ke sini." Burhan mengerutka

anya dan bertanya kepada Burhan, "Mengapa kita perlu membicarakan soal ini nanti? S

Karena malu, dia memasang ekspresi tidak senang sambil memelototi Dewi, da

tersenyum dan berkata, "Saya juga ing

kehilangan kesabaran di depan Kusuma. Dia berbalik dan

gat ketakutan sehingga dia menyeka keringat yang b

ya kamu menyalahkanku atas ini?" Burhan

njawab, "Bukankah Anda yang sudah meminta Tengku member

img

Konten

img
  /  15
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY