img Dosen ku  /  Bab 5 Malam hari | 50.00%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Malam hari

Jumlah Kata:2163    |    Dirilis Pada: 11/05/2022

angan Vino bukti bahwa baktinya sebaga

ng tua ku melainkan pada Vin

turun ke bawah tangan Zahra sudah digenggam oleh vino dibawah sudah banyak tamu yang datang menu

inya selain bunda dan ayahnya banyak yang memvideokan mereka berdua tangan Zahra masih ragu

" bunda Zahra mencoba membantu putrinya

alanya dia malu dilihat banyak orang vin

Zahra hanya memejamkan matanya dia kaget jika tangannya disentuh oleh suaminya dan vino pun memakaikan cincin ditangan Zahra

rnya kalian menik

rah dengan ka

Raka mengangk

ar ucapan Zahra ia benar-benar polosnya kebang

mu memang bukan jodoh saya" sahabat Zahra juga

ah sahabat Zahra dari kecil baru kali ini dia

ereka berdua sekarang ia melihat ke arah samping yang sudah ada seorang bidadar

ia pun tersadar karena sahaba

nggu aja lu

ino sahabatnya itu hanya m

k mungkin kapan-kapan kita bisa main lagi Ra" Rania mengucapkan selam

kapan kita bisa main lagi ran" m

a sahabatnya pun jadi" me

k gak usah a

gw rak deh emang gw rak buku apa malu-maluin calo

ya suami" goda vino membuat Raka tergoda dia juga

pamit Rania kemudian ia

Raka kepada Zahra untuk memastikan bahwa diriny

saya jarang berkomunikasi lagi sama dia

tin aku dengan sahabatmu itu" lalu

beristirahat sampai di dalam kamar suasana hening tidak ada percak

kamu" vino duduk di pinggir ranjang

tuk membersihkan dirinya sekarang hanya dia sendiri di kamar sembari memainkan handphonenya dan tiba saja Rania mengirimkan

Saha

mu'ala

am, ada apa ran

yah baru hubun

idak

Lelaki t

ku cuma karena ingin d

aku juga kan

ben

Ra masa ak

u tanya lelaki itu, kamu

tau Ra sepert

laki itu nan

ben

a kenal sam

a apa kamu

r" dari suamiku sih dia kerja jadi se

lamar kerja di pe

rusahaan s

benar

y

ng, yah walau pun cuma jadi karyawan biasa

doh yah😊 Semangat

yukron s

yang dipegang tapi gak ada panggilan telpon dari seseorang lalu aku melihat ke arah sumber suaranya handphone itu berad

k aku pulang ke Indonesia untuk men

mpunyai janji kepada wanita lain untuk dinikahinya kalo memang

h aku bisa bertahan di pernikahan ini kemudian aku langsung

ng menghapuskan kedua air mataku dengan lenganku

i yah" tanyanya sembari menger

I

yang

di kasur dan membelakangi suaminya vino pun mendekati Zahra

ggelamkan kepalan

a dia gak bilang jika dia mempunyai janji untuk menikahi wa

n sekali disini ada dedek bayi" pinta vino sembari mengelus perut Zahra kemudian dia

lirih Zahra sembari m

an" vino masih mengeluskan perut rata Zahra

tangannya dari perutnya dia berniat ingin membangunkan suaminya untuk sholat tahajud tapi dia masih marah karena semalam me

etabahan agar bisa mempertahankan pernikahan ini Aamiin" air mata mengalir dipipinya sembari melihat suaminya yan

ih Vino beranjak dari tidurnya men

nin kamu" ujar Zahra sem

h" balas Vino menghampiri Zahra yang sedang menilapka

" tawar Zahra dengan tersenyum tipis dia pura-pura ters

mar mandi vino mencium pipi Zahra kemudian b

mu" gumam Zahra air matanya tiba-tiba mengalirkan Zahra

tahajud Zahra hanya memperhatikan suaminya sembari memikirkan soal semalam tanpa Zahr

ekati istrinya lalu duduk

adar dari lamunannya dari tadi

mengusap kepala Z

apa

olan mereka vino beranjak dari kasur untuk mengangkat telponn

n lagi" dari pada Zahra berpikir negatif lebih baik dia mengiku

n sama kamu" suar

au jika ini yang menelpon yaitu keka

sih aku Tiara keka

pa kabar saya mencari-cari keberadaan kam

egeri oleh ayahku soalnya mau

in saya tanpa kabar lalu ke

ia untuk menemuimu" Zahra mendengarkan pembicaraan mereka berdua jika kekasihn

ada apa-apa lagi jadi mohon jangan temui saya" vino menutup telponnya dia m

i ingin memeluk Zahra tapi dia malah menghindari

mendekati Zahra tapi dia malah masuk ke kamarnya dan m

tu kamarnya membuat semua orang terbangun dari tidurnya dan keluar dar

ntu kamarmu" tanya mamahnya yang baru kelu

akan pulang ke Indonesia"

setelah kamu sudah mendapatk

nya bundaku dengan m

a setelah itu dia menghila

atang ke Indonesia

ty hanya mengedipkan kedua ba

janji ku untuk menikahi dia" vi

enikahi dan menjadikan dia kedua gitu" ayah Zahra tidak terima jika

Zahra gak ada yang lain aku sud

bicarakan lagi" kami mengakhiri obrolannya dan bersiap-siap untuk pergi ke masjid nanti untuk

dikamarnya sembari menangis da

illa

py Re

pur mungkin dia memasak sarapan hari ini lalu vino mendekatinya dan memelu

rcayakan sama aku" tanya vino yang meling

susah memotong sayuran karen

ino menyenderkan di leher Zahra se

itu" ledek mamahnya membuat vino tersin

aja kamu gak lihat aku itu lagi si

mu maafkan aku" lirih Vino ya

emaafkannya dia males berdebat dengan suaminya

ir mamahnya dengan tatapan sinis gak kalahnya

empong" dumel vino mem

gak bakal kasih

lagi yang minta uang jajan" lawan vino membuat Zahr

kin pusing tau gak" mamahnya cape mendeng

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY