img DIKIRA MISKIN  /  Bab 9 Sembilan | 12.00%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 9 Sembilan

Jumlah Kata:1137    |    Dirilis Pada: 12/05/2022

A MIS

i biasa. Aku masih penasaran dengan apa yang akan terjadi

lam pot yang berjejer rapi di depan rumahnya. Bukan hanya menyiram saja, ia bernyanyi kecil sambil menggoyangkan pinggulnya. Begitu

ya utang banyak masih bisa berse

dahal bukan aku yang punya utang, tapi, kenapa malah aku yang ke

Mbak Wiwid yang bisa terlihat dari sudut

asuk dan tidak lama kemudian, ia keluar lagi dengan membawa sebuah amplop b

bak Wiwid. Ternyata Mbak Ranti benar-benar menepat

ngagetkanku yang teng

ok bengong?

, Bu, biar aku pijitin kakinya

osan. Untung sekarang ada Sasya, sehingga Ibu jadi terhibur," ucap Ibu dengan senyum mengembang d

pekerja lain, nanti hasilnya tetap buat Ibu, aku

sudah tidak butuh uang, yang Ibu butuhkan hanyalah kenyamanan dan bisa bersama kal

engan Mas Wahyu, suaminya, serta dua anaknya. Tumben, seingatku, semenjak aku di sini yang sudah setengah bulan, baru kali ini mereka

erusia sepuluh tahun. Dia anak pertama Mbak Ranti, sedang adiknya seumuran d

jadi, mereka datang ke si

g kemudian mengisinya dengan lauk dan sayur kemudian memberikan pada Nina. Dengan semringah, Nin

dan melakukan hal yang sama, kemudian memberikan pada suaminya, setel

melihat kelakuan ajaib mereka.

an karena ia terlalu banyak memasukkan sambal ke dalam mulutnya. Ia pasti tidak

nyang aku," ucap Ibu, aku hanya m

tinggal sedikit, dan lauknya juga sudah kalian

mau selera makan, dia sudah memasukkan makanan terlalu banyak ke dalam perut, pasti sudah kenyang banget dia. Aku tidak salah duga, setelah itu dia bersendawa cukup keras.

nan yang baru saja kumasak sudah habis tak bersisa. Kalau

uargaku? aku berani makan di sini karena ini rumah Ibu

a makanan itu Antika, karena dia yang masak bukan Ibu, jadi, Ibu harap ini untuk terakhir kalinya

uga dong untuk ikut menikmatinya? Aku, kan anak sulung. Di mana-mana anak sulung adala

s dua belas, beda tipis atau malah nggak ada bedanya, yaitu sa

ni? Biasanya Ibu nggak suka sama dia, kan? Sejak kapan

mpuan hanya mau datang saat Ibu punya uang. Tapi, saat Ibu butuh bantuan, kalian nggak mau datang. Untung sekarang

kenyataannya... Ah sudahlah, ayo kita pulang, sepertinya ada yang sudah menggantikan posisiku sebagai anak kesayan

ik yang datang hanya minta makan

____

kemarin, ia juga hanya minta makan dan langsung pulang. Menyebal

Ranti memang rajin. Mengapa setelah mereka membantu membayar utang Mbak Wiwid jadi aneh? Nina bil

tkan uang untuk membantu

udah dibayar, tapi, kenapa sekarang aku yang kesa

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY