img Bukan Istri Bayaran  /  Bab 2 Dipermalukan | 1.69%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Dipermalukan

Jumlah Kata:1263    |    Dirilis Pada: 15/06/2022

: M

ah pulang dari tempat saudara. Mengingat wajah Om Danu yang buas malam itu membuatku takut untuk bertemu d

n basah kuyup. Kepalaku terasa sakit dan lemas, ini karena aku tidur di luar pasti

a masih tertutup. Takutnya laki-laki brengsek itu masih di dalam rumah. Pintu tiba-tiba terbuka.

ku dengan benda-benda yang ada di dekatnya. Sendal, sisir, lalu sapu melayan

A OM KAMU PULANG!" ucapan itu menusuk jantungku. Bedebah itu memf

bi. Amukannya seperti orang yang kesurupan. Tidak perduli orang-orang yang lewat meli

lututnya. Tangan Tante Gina menarik kuat rambutku, serasa akan terke

? Biar kamu saya nikahkan saja da

in kuat, lututku bergesek dengan l

ngin mereka belum sempat melakukan apa-a

rulangkali mencoba memperkosaku, tapi mulutku tak bisa berucap. Kasihan Tanteku

ng kamu! Kasih makan mulut kamu! Ternyata kelakua

saudara laki-lakinya. Aku yakin orang tuaku saling mencintai, jadi aku tidak akan menangisi mereka. Hanya saja

apa naasnya diriku. Aku menutup mataku pasrah, Tan

ani. Bikin malu. Buat mesum di rumah oran

ara seperti itu. Bukankah aku sama saja dengan anaknya, ap

orang. Kepo aja!" teriakan Om Danu membuatku sedi

ti itu. Tanteku duduk di kursi di depanku. Keningnya mengkerut seperti

empermalukan keluarga," ucap Tante Gina, saat aku ingin me

Ingat Bu cuma dia satu-satunya darah daging kamu," ucap Om D

ng lebih baik dari sini. Mungkin tidak ada lagi kesempatan aku lar

teku dengan kesal. Aku sedikit meringis mendengar itu. Yang menghabiskan sebenarnya Om Danu yang suka berjudi dan Tante Gina suka

aku tidak tahu apa yang pria itu katakan. Tapi Tanteku mul

Saat aku putus sekolah banyak yang berniat melamarku, tapi Om dan Tante m

aan lembut. Makan makanan sisa dari mereka. Tapi aku tetap be

🥀

tidak merugikan mereka. Tiba-tiba saja Tante dan Om memanggilku da

idak pernah memasak ayam goreng hanya saja tidak ada jatahku. Saat aku memasak ayam goreng, yang tersisa hanya tulang-tulangny

a. Mungkin mereka kasihan. Terkadang malah ada yang memberikan aku kue sembunyi-sembunyi. Aku punya teman, dia tetangga kam

husus buat kamu. Maaf ya Tante mukulin kamu." Tante Gina

te." Kulirik Om Danu yang menatapku sam

g buat bantu-bantu. Kamu mau kan kerja ke sana?"

aripada di sini di mangsa pria bedebah

mati kelakuan mereka. Apa yang mereka ren

menghentikan makannya dan terfokus pada wajahku. "Di Club malam kamu ma

erja jadi pembantu rumah tangga saja. Atau jadi TKW, kalau itu aku mau." Tolakku dengan tegas. Membayangkan dikelilingi laki-laki saja bulu kudukku

b malam itu negatif. Otak kamu aja yang negatif!" ucap Om Danu

rti ini. Aku tidak mau kerja di tempat seperti itu. Tapi tidak tahu

i sama kami, Mila." Tante Gin

aku ikut nyangkul di sawah. Semua harta orangtua aku kalian yang ambil alih," ucapk

tang sama rentenir. Semua harta kalian sudah habis terjual untuk bayarin itu!" bentak Om Danu, dia berdiri

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY