img Preman Cantik dan Sang Penguasa  /  Bab 5 Si Bajingan | 5.32%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Si Bajingan

Jumlah Kata:1016    |    Dirilis Pada: 20/06/2022

enempel bagai perangko. Di sudut bar saling berciuman. Dilanta

ol bagi penghuni klub bukan hal yang menggangg

lub malam inila

am, sebuah kamar bagaikan kapal pecah. Selimut terj

agi dengan kemarahan si pe

an

an

an

atas ru

mana-mana. Seseorang tengah mengamuk dan tidak ada satupun yang berani mencoba m

semua orang hanya bisa tunduk. Jika disuruh memperagakan anjing maka mereka harus menurut. Jika disuruh menela

idak bisa dengan mudah melepaskan diri. Sekali masuk mereka semua terperangkap

akan itu kembali menggelegar. Semua oran

atu orang... menangkap satu orang saja kalian tidak becus!

an

naas yang menghantam dinding. Tidak puas pria itu m

ita itu! Bukannya laporan tak berguna! Aku

nt

nt

nt

Wajahnya si harimau menyeringai. Pu

jas berpotongan rapi. Raut wajahnya selalu sedingin es batu. Ia si anj

uah bodoh ta

dua hal yang bisa dilakuka

ertunjukan seorang wanita yang menangis-nangis dalam kond

ah-tengah Club. Puluhan pasang mata menyaksikan kengerian malam itu. Si perempuan

gurus dan member

u sang bawahan. Tercekik sang baw

tu saja yang kau laporkan sejak tadi!" Ditendangnya kaki b

Semua orang meringis dan

an ke tuan muda ini. Karena itulah semua orang ba

da satu korban lagi yang menggelep

rasan. Dia si peny

kami sudah mengetahui keberadaan wanita itu. Dia diselamatkan oleh seora

ng, bercampur dengan wajahnya yang

in mayatnya ada di depan mataku. Akan

mua wanita tunduk karena kekejamannya dan tak beran

ke hadapanku akan ku bekukan dia di da

karang. Betapa mengerikannya bajingan itu. Ia tak punya hati nur

a tidak bisa melaporkan semua kejahatan yang dilakukan si bos

kejahatan brutal rasan

inta laporan dari saya. Semuanya akan memb

an tenang. Lalu kenapa tadi kudenga

bukan untuk menangkap si tuan yang telah bersalah. Mereka malah ditawarkan jasa cuci tangan. Arti

ukti kekerasan terhadap wanita itu." Sikap tenang dan tidak terpengaruh

bisa tunduk pada kekuasaan dan ancaman. Tidak ada jalan keluar setelah mereka m

pai terpingkal-pingkal. Dia merasa si

ang tunduk padanya. Se

khianat. Hei..." Ia menepuk-nepuk si tangan kanan. Manik matanya

." Wajahnya menyeringai gila. Menepuk nepuk

Semuanya akan tunduk dibawah

bahkan diri di a

esta kalau gadis itu t

wajahnya yang tegang tidak terlihat oleh si

embali video yang kulakukan dengan penyan

au tidak melawan." Dengan santai si gila itu duduk di atas sofa. Me

senang melihat vi

tidak bisa tersenyum. Mereka

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY