img GREET'S WILDEST DREAM  /  Bab 5 Guessing | 4.76%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Guessing

Jumlah Kata:954    |    Dirilis Pada: 04/07/2022

tian

. Benarkah dia ti

kenal. Gadis polos dan tulus saat berteman denganku waktu kuliah dulu. Pertemanan kami cukup unik, di tahun terakhir kuliah kami kebetulan satu kelas dalam tiga mata kuliah. Dan kami selalu satu kelompok. Dia, Greet yang

endengarnya bicara di telepon dengan ayahnya tentang jadwal pertandingan season tahun 2017 dan akhirnya k

erempuan jaman now. Tidak modis tapi selalu apik memilih baju yang dipakainya

dapati saat beberapa wanita mendekatiku. Dia berteman tanpa melihatku menggunakan kendaraan ap

ersamanya. Tapi entah mengapa di akhir masa kuliah, dia tiba-tiba menjauh dan

nama seunik itu, tapi saat aku mencari, a

ku berhenti mencari. Tapi dia berubah, tidak ada sorot lugu dimatanya, yan

nfaatkan posisiku agar bisa kembali dekat dengannya. Hanya

ia pura-pura sibuk mencari lagu untuk backsound

pintu kamar hotelku. Kenapa dia menolak? Walau kekecewaanku sedikit terbayar saat malam ini dia tidak bisa m

ng dia panggil 'Ganteng

bertemu, bukankah kamu juga sempat dekat dengan beb

gan pemikiranku sendiri. Greet

*

et

erminal kedatangan. Lega rasanya tiga hari ini cepat berlalu walau ada kejengkelan kalau tr

pindah team. Tapi aku harus bersabar, mungkin setelah beberapa bul

berlogo burung itu. Mama bilang ingin menjemput tapi aku menolak, aku tidak ingin merepotkan Ma

mpir pukul delapan malam. Untunglah nampak dua mobil taksi

ng membukakan pintu dan aku melotot meliha

Ngapai

ama kamu." sa

antri dibelakang kalau mau. Jangan semba

eng aja." sahutnya lagi sa

pi

ang nih antriannya." sah

m nih ..." sahu

ristian jadi p

rah." sahut entah siapa disambut dukungan lain y

alu tidak lama pintu di sampingku te

n pada supir yang mengangguk

rsidekap menatap ke arah jalanan.

eet

buatku merinding. Tapi aku bersikap

ja kamu s

duan. Sesaat aku mengira salah dengar tapi

Kenapa Greet? Aku bingung kenapa saat wisuda itu aku ga pe

palaku untuk tida

ku? Hah,

gan hangatnya menyentuh ba

lah, Greet. Taha

an berusaha membuatku menoleh. Aku mengambil earphone

a. Sudut bibirnya terangkat melihat wajah kesalku. Aku lalu memalingkan muka dan memejamkan mata. M

menyera

benar-benar terlelap dan kepa

untuk bersandar di bahunya. Dan aku masuk ke dalam

t

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY