img GREET'S WILDEST DREAM  /  Bab 8 Reasonless Jealoussy | 7.62%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 8 Reasonless Jealoussy

Jumlah Kata:1011    |    Dirilis Pada: 04/07/2022

tian

elas itu ikut kami kesini? Apakah dia tidak tahu bahwa kita kesini untuk bekerja buka

on.. Ha

eratan kalau dia ikut, ditambah lagi pria itu seperti memberikan sogokan kepada anak b

a tiga hari. Plan kami kali ini meliput tentang fasilitas dan restauran yang ada di cottage. Y

ar hingga sunset. Mataku memandang nanar saat kami sampai di lobby, bule itu mendahului mengambil kunci kamar lalu

rnya bule!" sahut Silvy membuat telingaku

ba, dia cuma semok pada tem

r ama gw apa gimana? Eh Greet jawab kat

tidak ada di antara kami, berasumsi-asumsi lia

ang, bahwa Greet memang dekat dengan seorang pria, tapi pria itu tinggal diluar negeri. Apakah Rick ini yang di maksud? Luna bilang pria itu ora

bercerita padaku. Aku tidak menduga sebelumnya bahwa mereka saling

seorang kontraktor, proyeknya sempat sepi karena terlibat skandal korupsi salah satu Menteri, tapi setelah namanya bersih, banyak perus

i. Aku belum terlalu paham karakter gadis itu. Secara fisik, Luna wanita yang menarik. Cantik, pintar, mandiri, tentunya ban

h ingin mengenal Luna lebih jauh. Kalau memang kami a

ak manja walau kedua orangtuanya bergelimang harta. Dan jelas dia tidak membutuhkan materi dari calon suaminya, dia s

di cinta? Aku tidak tahu. Tapi sekarang dengan munculnya lagi Greet

n yang tertarik padaku. Gadis-gadis yang mengekorku, tapi hanya untuk mendapatkan keuntungan secara materi jika menjadi kekasi

iswi cantik yang ternyata licik itu membuat kami terkapar karena di serbu oleh penggemarnya dari sekolah lain. Kami berdua terbaring dirumah sakit bersama dan mentertawakan kekonyolan kami. Sejak itu aku dan Jordan berteman ba

bayangkan saja, disaat gadis lain sibuk mencari perhatian agar bisa menyandang status sebagai kekasihku, Greet malah sering memberi info pertandingan sepak bola agar kami b

a pernah menyambutku dalam keadaan masih memejamkan mata, rambut berantakan, bahkan ada bekas liur kering di

anku. Aku menoleh pada empat pasang mat

a masukan untuk

ntuk mulai berkeliling hotel. Aku mengambil catatanku dan menyerah

ah dia habis mandi? Apakah sebelum mandi dia dan bule tidak jelas itu h

n siapa-siapa. Aku menertawakan diriku sendiri saat hati kecilku bicara, 'bilang

dengan Greet dulu segera terselesaikan. Aku tidak ingin merasa seolah aku penasaran pada gadis itu.

t

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY