img Salahkah Aku Mendua  /  Bab 5 Rayuan Viviana | 5.75%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Rayuan Viviana

Jumlah Kata:1030    |    Dirilis Pada: 03/07/2022

bersiap pergi ke perusahaan. Ia menatap Tristan yang masih tid

tu, sama seperti yang biasa dilakukannya setiap pagi. Bahkan Astrid membuat

h bangun?" tanya Ambar ketika melihat As

jawab Astrid, membetulkan arloji di pergelangan tangan, sebelum

ya, katakan saja aku sudah berang

akkan pernah terlontar dari bibir Tristan. Pria itu tak per

kanan yang kemarin dimasaknya masih ada di meja, sepertinya Ambar memang sengaja tak membersihkan. Astrid

ala pelan, merasa kasih

ang jadi Nyonya, mungkin aku akan memili

un dari lelapnya. Ia memegangi

ristan saat terbangun, di kepala pria

ka berada di rumah. Ia lantas bangun, duduk di te

umam Tristan masih menekan

dirinya. Namun, Tristan harus menelan kekecewaan karena tak ada satu pun

viana, tapi sayangnya ta

nya setelah berkali-kali tak m

l ke atas nakas. Ia melihat secangkir kopi di sana, tapi raut w

perhatian padaku!" gerutu Tristan, selalu menganggap apa pun y

udian melihat pakaian yang s

r aku akan memaka

minum kopi buatan Astrid, bahkan mengenakan pakaian lain di lemari karena enggan membuat senang Astrid yang

pa Ambar ketika melihat

haman yang terdengar unt

a akan menyiapkannya," kata

, melihat banyaknya menu maka

kan di rumah!" tolak Tristan, sebelu

a mungkin selalu kecewa niat baiknya menyiapkan makanan tak pernah dianggap, lantas Tristan juga selal

tan. Ia sengaja tidak menjawab panggilan itu, merasa jika butuh menarik-ulur Tristan agar bisa terus bersama

dan menginginkanku? Lalu, seberapa be

ggak minuman di gelas

jika pria itu pasti akan datang karena Viviana sengaja tak menjawab panggil

pura berbaring, bahkan membuka sedikit kimono bagian pundak yang menutup ling

istan mencari ke

ri kelopak mata. Ia lantas menyenggol dengan sengaja gelas kaca di meja, menci

dengar suara pecah, lantas ber

i, tepat di atas pecahan gelas kaca. Tristan yang dibutakan cinta, langsung mengh

?" tanya Tristan, menatap wajah b

iviana menangis dan m

m sudah membuatmu marah," uc

ggilku perebut suami orang, Tris. Padahal kamu tahu, jika aku hadir terlebih dahulu

is, hingga kemudian memeluk erat tubuh wanita itu, menghidu

akan kehilangan posisiku di perusahaan. Aku tidak mau hal itu terjadi, bagaimana bisa aku memberimu kebahagiaan jika tak memi

ia itu begitu merasa bersalah padanya. Ia lantas memasang wa

inta padanya." Viviana bicara sambil menyentuh pipi Tristan, bahkan dengan sengaja menjatuhkan kimono yang tersemat di punda

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY