img Since I Found You  /  Bab 9 Teman | 23.08%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 9 Teman

Jumlah Kata:2184    |    Dirilis Pada: 08/07/2022

ta saat Rezka baru saja duduk dibalik meja yang mem

antu tugas Delon sebagai asisten Juan. Tentu saja cukup rumit. Namun Juan sendiri mengagumi kecepatan Rezka beradaptasi. Hanya dalam

?" Rezka m

kau punya b

ni? Kakak tidak memberitahu bahwa aku bekerja

tnya aku sangat tega dan bla...bla...bla..." Juan membuat gerakan kelima

"Lalu apa yang

aja keny

udah mengadukan hal ini pada orang tua mereka untuk mencari dukungan. Padahal diri

ahmu jadi m

akan melarangk

n Risma dengan air mata men

engatakan sesuatu untuk meyakinkan Kak R

lang begitu." J

ampak cerah. "Semoga Kak Risma

epertinya itu cukup suli

tampak sedih. "Dia berubah sejak penipu itu melarikan

di depan meja kerja Rezka. Rasa penasaran menggeliti

ara Kak Risma di sini menjadi tempa

tu?" desak Juan,

diiringi caci-maki dari rumah makan tempatnya bekerja karena si pemilik rumah makan juga kehilangan tanahny

yalahkan dirinya. Wanita itu mencari kambing hitam

a dia terus-mener

ini dia tidak mau mendengarkan orang lain sel

ikirkan wanita pemarah itu sekar

KAK

n yang mendadak jadi lambat bisa membayangkan wajah yang cocok dengan suara itu, sesosok wanita

Memangnya Kakak tidak dengar teriaka

k. "Sedang apa

pipi Juan sekilas lalu menoleh ke arah lelaki yang duduk di balik meja. "Wow, aku tida

nakan Jessie lalu menariknya ke dalam ruangannya s

nita." Jessie memukul keras tan

, kali ini Juan menarik daun telinga Je

ie sambil menggoso

at jangkung saat dilihat dari posisi Jessie duduk. "

abiskan masa li

anda?" Ju

ndiri dengan keluarganya. Hanya aku yang tidak karena orang tua dan kakakku

terjadi di pulau ini. Para penduduk memusuhi Kakak. Bahkan seminggu

Kakak akibat insiden itu?" Jessie menarik lengan Juan hingga lelaki itu duduk di sebelahnya. Waj

apal." Juan meringis mengingat kejadian itu karen

ar

dua j

ie berubah marah. "Kakak sud

ang Juan katakan agar Jessie

lalu merebahkan kepalanya di lekukan leher kakaknya itu. "M

sikap seperti ini, dia jadi tidak tega memar

ang hendak berlibu

a pasti cemas. Apalagi jika menden

angan beritahu.

u mereka. Tapi besok pagi kau su

mpilkan tatapan memohon. "Aku sudah terlanjur di sini,

pikir kau sudah pah

n berarti aku akan langsun

ukan t

ie menggenggam salah satu tangan Juan erat, meyak

ssi

eas

mpat tinggal untukmu. Kamar yang sekarang Kakak tempati hanya berupa gubuk. Bah

erja tidu

au mau tidur di

ngnya tidak ada tempat

ingis sakit. "Para penduduk memusuhi Kakak. Atau bisa dibilang memusuhi orang-orang dari Ke

mengg

tu tidak ad

an wajah tertunduk, menatap

ak kan sudah janji akan membawamu ke sin

ulang tahun Kirana? Kakak tid

ng tidak terduga itu. "Bagaimana kau tahu? D

tahunku tepat satu minggu sebelum hari ulang tahunnya dan saat itu Kakak terlalu sibuk mencari hadiah untuk Kirana hingga lupa sekedar

i hidupnya hanya dipenuhi bekerja dan Kirana. Atau datang ke pesta-pesta kecil yang diadakan keluarga besarnya

eluar ruangan. Dia mengabaikan Rezka

a. Bagaimana tidak? Wanita cantik yang tadi diseret Juan ke dalam ruangannya saat ini sedang bersembunyi di dekat kaki Rezka, terhalang oleh meja

arus dirinya la

*

p. Dia berniat meminta maaf. Dan jika beruntung melakukan genjatan senjata. Sudah saat dirinya bersikap adi

n kecil itu dengan terburu-buru dan raut gusar. Hal itu membua

, h

seorang wanita

leks Risma

Aku tidak tahu b

mere

ita, dengan rok selutut warna peach, baju tanpa lengan

a berkerut.

nya kenapa? Itu bukan urusanmu! Kau

nya yang salah. "Tidak, aku tidak meliha

erhatian ke sekelilingnya. Hanya ada para pek

i? Apa dia mencuri sesuat

tanya, lebih baik b

isma terbelalak, tidak bisa mengelak saat Juan menyeretnya ke sana-kemari, hingga

ari?" Risma terengah, lalu d

tengah menggenggam jemari Risma. Buru-buru Juan m

tentang Juan Keegan dari gosip para penduduk. Tapi baru se

a dia

u ini tapi aku memaksanya pulang. Jadi dia

nya keindahan alam yang tak kalah menarik dari tempat wisata di lua

gnya yang masih dibalut plester. "Dan kejadian di rumahmu juga. Yang kupikirkan hanya keselamatan a

Risma tapi buru-buru Risma menarik tangan

gumam Ri

isma memaksa minta maaf padanya. "Jangan mulai, Risma. Kau pasti juga tid

mengait di belakang tubuh. Sungguh, dia juga tidak bisa melupakan kejadian mal

sangat gemas. Nyaris saja dia hilang kendali

kantorku. Mungkin Jessie j

ua

henti saat mendengar suara

berpikiran negatif tentangmu. Tapi-sekarang aku sungguh merasa malu karena kau masih tetap bersikap biasa padaku padahal aku sudah me

Tapi bukan dendam karena setelahnya aku merasa iba. Kau dan para penduduk hanya mencari seseorang untuk melampiaskan amarah kalian karena ti

sia umum di Pulau Shelee. "Dalam situasi lain, aku akan marah jika ada seseorang yang iba padaku. Aku tidak suk

mengulurkan tangan. "Apa

tangan Juan yang terulur dan wajah lelak

pa ti

sete

wanita itu dan memaksa berjabat tangan. "Nah, sekarang kita berteman.

u menganggapku tema

ar melangkah meninggalkan Risma. "Ayo cepat cari s

hatikan punggung tegap Juan yang menjauh.

ah seorang lelaki dingin tak berperasaan yang hanya mementingkan kekayaan pribadi. Dia lelaki hanga

kapan kau mau b

hanya berharap bahwa pilihannya kali ini untuk berteman dengan Juan tida

--------

ya Emi

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY