img Since I Found You  /  Bab 10 Adik Juan | 25.64%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 10 Adik Juan

Jumlah Kata:1958    |    Dirilis Pada: 08/07/2022

bunyi di balik mejanya mau dibujuk kembali ke ruangan Juan. Tapi sekaran

ekedar mengambil minum, tapi juga melarikan diri dari situasi tidak nyaman ini. Mungkin

engan menggenggam pergelangan tangannya. "Bisakah kau di si

tapi

adaku. Jadi kenapa kau yang orang asing harus peduli?" Jessie tertunduk. Kedua tangannya sali

an si wanita dengan Juan dia juga tidak tahu. Tapi mendengar nada pilunya membu

elah wanita itu. "Apa-ad

mbalas tatapan Rezka. "Kenap

k haus. Jadi saya akan di sini saja m

imu. Jadi pergi saja," ujar Jessie

dalam hati. Tadi tidak mau ditinggal tapi

" Rezka hendak berdiri namun urung mendengar

rah? Harusnya kau berusaha lebih keras agar

. Wanita di depannya

iandalkan," g

ni di sini?" Kali ini nada

minta sep

r

l kepala wanita itu? Seharusnya tidak karena Rezka h

edua lengan dilipat di depan dada. Otaknya berputar cepat mencari ide unt

u. Bukan aku yang memaksamu teta

ah," sahut

L

tergesa ke arah mereka. Rezka hendak berdiri namun lagi-

enggam tangan Rezka. Juan yakin mereka bukannya memiliki hubungan khusus. Jessie hanya ing

t penuh tanya. Saat Rezka meliriknya, Risma memberi isyarat agar Rezka mengikuti

tahu kau anggota keluarga Keegan yang tengah berkeliaran tanpa pengawasan, bisa saja ada yang memanfa

balas tatapan tajam Juan. "Untuk sekali ini saja, K

Sepertinya kali ini Juan harus mengalah. Lagipula dia tengah diliputi rasa bersalah terhadap sang adik. Kapan terakhir dirinya memberi

kita berhasil mendapat tempat menginap yang layak untukmu. Jik

watir, Kak. Dia menawariku tinggal di

endengar terbelalak saat melihat telu

aik padaku," Jessie tersenyum manis pada Rezka sementara

ap

Tampaknya kita sebaya. Kau bisa tidur di kamarku." Ris

dak berucap. "Ta

tangan Rezka, membuat pemuda itu turut berdiri. "Maksudnya

adi

sama. "Kalau kita sebaya, jadi berapa usianya?" tatapan Jessie ma

tujuh bel

lah tangan itu berubah panas. "Jadi, tadi aku menangis di

manis yang akan didekatinya. Tapi usia pemuda itu merusak angan-

amit lengan Risma. Dia mengabaikan panggilan Juan

*

g bekerja untuk kakakku. Kak Juan bilang, dia dimusuhi para pendudu

penduduk sini?" Risma yang sedang

sekali

ah mengatakan seperti yang dibilang Jessie. Itu hanya akal-akalan Jessie sa

rtindak nekat tidur di tempat Rezka walau dia te

senang hati aku akan membantu Juan meny

duk di depan Risma. "A

ona malu. "Ehm, sebena

emaniku jalan-jalan, kan? Aku ingin bersenang-senang selama

Senyumnya merekah. "Kalau begitu, akan kupastik

emeluk Risma era

e dengan canggung. "Padahal

ng," sahut Jessie se

apa saat kemudian dia men

u pukul

ua lengannya. "Kalau kau ingin ditemani, ke teras

au ditemani

satu sisi ranjang membelakangi wanita itu. Walau ranjang Risma

ya sibuk membalas pesan di sosial media akhirnya merasa bosan. T

edatangan Jessie dengan tangan terbuka. Padahal-seperti yang diceritakan Risma-rumah mereka sempat rusak dilempari batu oleh orang-orang

-buku di atas lantai dan hanya beralas tikar. Padahal di dekatnya

?" tanya Jessie seraya d

Rezka sambil lalu tanpa meng

dak di kam

nyaman

cuh seperti itu. "Jangan salah paham dan berpikir aku sengaja ingin men

ah kau mengatakannya. Padahal t

. Makhluk satu itu sangat berbeda dengan kakaknya. Jessie tak habis pikir bagaimana R

merasa heran mengapa Juan yang keren dan tenang bisa memiliki adik cer

di kamar daripada berada di dekat bocah menyebalk

takkan kaki sambil berjalan cepat kembali ke da

*

AK

AN

luruh kamar. Bahkan suaranya pun terdengar hin

dapur terlonjak kaget. Tanpa bertanya pun dia tahu d

L

banyak pecahan kaca. Sebagian besar pecahan itu beras

ma terjadi, tapi tetap saja. Viona tidak bi

rminnya. Viona bergegas menyeberangi ruangan lalu merebut buku tebal itu dari tangan Kirana. "A

RG

ya menarik rambutnya sendiri lalu jatuh bersimpuh

berjongkok di depan Kirana. Sedikit menyentak, dia mena

Mama, ada apa?

rti bisikan. "dia menyusul Juan ke Pulau Shel

na berkeru

Jessie!" te

gan? Adik Juan?" tan

memperjelasnya?!" s

merebut Juan darimu. Seharusnya kau bersikap baik padanya agar dia tidak menjadi penghala

Dia begitu terobsesi pada Juan. Jangankan Jessi

ra-pura baik pada ora

ada Jessie tid

cari perhatian Juan. S

rusnya kau bersabar dan bukannya malah memusuhi Jessie. Di

mengejek. "Apa sekarang dia belum dewasa?

t kecil." Viona mendesah. "Sebaiknya kau belajar menahan perasaanmu. Jangan sa

ap

ya memonopoli lelaki itu." Viona sedikit meremas bahu Kirana untuk

Juan yang mendekati kegilaan. Tapi dia juga tidak tega memisahkan mereka karena itu akan berdampak buru

ungan akan berakhir baik. Meski dirinya tergolong wanita nakal yang suka menggoda

--------

ya Emi

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY