img Terjerat Cinta Kakak Ipar  /  Bab 5 Ingkar Janji | 5.75%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Ingkar Janji

Jumlah Kata:1287    |    Dirilis Pada: 26/07/2022

eraya membantu menyiapkan masakan Santi yang kemudian ia tar

jenak dengan debar jantung yang menggila. Samp

wab Santi

kan secara terang-terangan oleh Santi pun hanya bisa mengh

atannya, jadi dia mulai bicara yang enggak-enggak. Tolong jangan

i. Dia janji mau sembuh, dan akupun u

tak menyangka kalau keinginan tak masuk da

ermintaan mbak kami, tapi setelahnya kamu lebih baik pura-pura tak pernah

anji, xan janji

ang diperbolehkan jika menikahi adik sendiri ketika istri masih hidup dan tak bercerai. Jadi, mas harap kam

*

a dengan perasaan tak karuan itu pun menarik napas dalam-dala

dadak panik karena tak menem

n sedikit berteriak. Namun, bukannya merasa lega, Adipati justru kia

saja, tapi Kanya tak menjawabnya. Di waktu yang hampir bersamaan, suara berisik dari benda jatuh dari dal

duk di lantai kamar mandi dengan kondisi pakaian yang ba

ngecek tiap inci tubuh istrinya itu, memast

pati agar berhenti menggeledah tiap inci tubuhnya. "Aku ha

ng terus terlihat kosong dan hampa karena berhenti b

minta tolong sama aku kalo kamu emang butuh pergi ke kamar mandi, jangan nekad pergi s

gulas senyum hangat tanpa

isa mandi sendiri. Kamu boleh keluar mas d

*

eja

enyeka sudut bibir istrinya itu dengan tisu jika ada air sup yang menetes keluar. Ia begitu

ama Santi," ujar Kanya setelah me

r Adipati seraya mengulurkan segelas air putih dan mengarahkan sedotann

"Sekarang aku mau minta sesuatu sama kamu dan Santi, terutama sama kamu, Mas. Tolong ajak aku jalan-jalan di taman belakang, tapi aku mau dige

ipati aja, ya? Biar ngobrolnya lebih leluasa," sahut Sant

ras kepala, jelas tak sekalip

tolong temenin mbak jalan-jalan. Mbak janji setelah ini mbak gak

bak mau jalan-jalan? Ayo kita jalan-jalan." Santi berjingkat berdiri dari duduknya dan sesegera mungkin mendekati Kanya untuk meraih kedua tangan kakaknya itu dan menggengg

mengarahkan tangan Kanya untuk memeluk leher Adipati sehingga pria itu bisa segera menggendong Kanya dan

k yang cukup jauh, agar bisa melihat dari kejauhan dan memb

u tanam udah mekar belum, Mas? Terakhir

mekaran. Kamu bisa

k-baik saja, walau sejurus kemudian sudut hatinya terasa seperti dicubit. Ia tak suka ketika kakaknya itu meminta dirinya untuk menikahi Adipati, tapi segala perasaan buruk itu seger

jar Santi cerita seraya mengarahkan setangk

setangkai bunga itu, memcoba membayangkan bentuk dari bunga itu dengan bermodalkan t

amelia punya mbak udah mekar juga,

anya pelan, walau tahu K

ku bakal peti

membuat kanya tersenyum bahagia dan begitu nyaman memeluk leher dan menyandakan kepala pada bahu suaminya itu. Sementa

uasinya ketika bekerja dan menceritakan hal-hal lucu yang dilakukan rekan-rekan ker

uat Santi terpana sekaligus senang karena Adipati menepat

ihat tak lagi merespon. Perempuan itu hanya memeluk leher Adipati dan tetap menyandarkan kepalanya,

ketika terbelalak sempurna dan berlari tungg

ung dan hampir jatuh dari gendongan Adipati, jika saja Adipati tak segera

da leher Adipati, dan ketika Santi mengh

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY