img Terjerat Cinta Kakak Ipar  /  Bab 6 Mimpi Buruk | 6.90%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 6 Mimpi Buruk

Jumlah Kata:1245    |    Dirilis Pada: 26/07/2022

enjadi penyebabnya, tapi apakah sebelumnya pasien sempat terjatuh dengan kepala yang terbentur?"

bersikeras tak ingin saya masuk ke dalam untuk memastikannya. Dia

ingga yang anda lihat saat itu istri anda hanya jatuh terduduk. Itu yang jadi fatal. Jatuh dengan cedera kepala dan langsung bangun dari posisi jatuh itu sendiri, membuat pendarahan jadi parah. Hasil CT S

ng terasa perih juga tak rela. Kemudian, dengan langkah gontai, Adipati berjalan masuk ke ruangan ICU di mana Kanya terl

sendiri kan kalo kita udah saling komitmen untuk jadi teman? Meski kita tak saling cinta, rumah tangga kita baik-baik aja karena kita begitu leluasa berkomunikasi sebagai teman. Tapi, Kanya... kamu gak akan nyerah, kan? Kamu uda

itu. Sebutir air mata sempat menetes dari u

kamu sayang sama beliau, tapi jangan sampe kamu mau pergi nyusul Emak. Kalo kamu masih bisa sembuh, tolong berjuang untuk sembuh."

seulas senyum yang terlukis di bibirnya. Padahal perempuan itu sedang tak dalam

ah ngajak jalan-jalan kalo kami tahu kondisi kamu lagi gak baik-baik aja? Seharusnya tadi kita ke rumah sakit dan-" Adipati tak bisa melanjutkan kalimatnya ketika

berlari ke meja perawat untuk meminta pertolongan. Perawat memeng

a keluarga pasien," ujar dokter itu sebelu

nya. Ia meminta kedua orang tuanya datang ke

*

ng tua Adipati data

kandung Adipati. Sementara Adipat

g ditangani dokter karena kondisinya gak b

uk mengusap punggung Adipati. Sementara Santi justru merangsek masuk ke dalam ruangan intensif di m

g terus melangkah masuk dengan

penangan terbaik mereka. Berusaha sekuat tenaga agar bu

Kanya, tapi dokter menatap ke arah Adipati dan mengangguk

ertuju pada selang infus yang sudah dicabut. Sementara bunyi nyaring da

abut infusnya. Pasien sudah semakin memburuk, apa ba

memanggil kakaknya itu, sebelum kemudian kembali

kembali, dokter. Tolong perjuan

i dan sedikit condong pada Kanya untuk melakukan resustansi rjp pada dada Kanya. Sang dokter terus menekan dada kanya dengan ritme stabil, berusaha memperba

awat yang membantunya, seraraya

ursi dan menghadap pada Adipati dan juga Sant

an garis lurus yang menjadi tanda mutlak kematian. Dengan sendu, dokter itu

ati tetap ditangan Tuhan. Pasien atas nama ibu Kanya Dimitri dinyatakan meninggal dunia hari i

itu memeluk tubuh kakaknya lalu menangis sejadi-jadinya, sementara Adipati han

an pamit undur diri dan membiarkan juga memberika

ALAN SAMA SANTI. AYO MBAK BANGUUUUN... BANGUN, MBAK. KITA PERGI JALAN-JALAN KAYAK YANG MBAK MAU. SANTI BAKAL TEMENIN

ri Santi itu menggema, membuat Adipati dan ora

ernyawa itu lalu membubuhkan kecupan ringan di keningnya yang dingin dan mulai pu

a terus berderai. "Kamu akhirnya nyerah, hm? Gak apa-apa sayang... kalo memang s

kehilangam seseorang yang sudah ia jadikan teman hidupnya selama ini. Beg

i buruk. Santi berharap kalau

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY