img Dipaksa Menikah dengan Hartawan Misterius  /  Bab 1 Pengantin Pengganti  | 0.28%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
Dipaksa Menikah dengan Hartawan Misterius
Dipaksa Menikah dengan Hartawan Misterius
Penulis: Irita Sarkar
img img img
Bab 1 Pengantin Pengganti
Jumlah Kata:941    |    Dirilis Pada:11/08/2022

Chelsea Kurniawan tersadar dalam keadaan linglung, dia mendapati dirinya begitu lemah dan pusing. Yang paling aneh adalah dia mengenakan gaun pengantin.

Ada beberapa pengawal yang sedang menyokongnya dan hendak memasukkannya ke dalam mobil pengantin.

"Tunggu! Apa yang kalian lakukan? Lepaskan aku!" Chelsea menjadi panik. Dia tidak percaya dengan apa yang terjadi.

Dia hanya kembali untuk mengambil barang-barang peninggalan ibunya dan tinggal untuk makan atas permintaan ayahnya. Hanya itu yang bisa dia ingat. Apa yang sedang terjadi?

Para pengawal yang kuat itu mencengkeram Chelsea dengan erat dan mendorongnya dengan kasar ke dalam mobil pengantin itu.

"Ini perintah Tuan Kurniawan. Masuk mobil sekarang!" bentak salah satu pengawal dengan suara yang lantang dan menakutkan.

Chelsea tercengang. Dia hampir tak percaya bahwa ini adalah ide ayahnya.

Dia terkejut sekaligus bingung, mencoba mengingat apa yang telah terjadi.

Dua jam yang lalu, ayahnya, Andri Kurniawan, memberitahunya bahwa dia tidak sengaja menemukan barang-barang peninggalan ibunya di loteng. Dia bertanya apakah Chelsea ingin datang dan mengambil barang-barang itu.

Chelsea pindah saat dia berusia tujuh belas tahun. Sejak itu, dia tidak pernah datang ke rumah ayahnya lagi. Jika bukan karena barang-barang peninggalan ibunya itu, dia tidak akan pernah kembali ke sana.

Saat Chelsea tiba di rumah itu, Andri memintanya untuk tinggal dan makan bersama. Sebenarnya, dia agak curiga karena sungguh tidak biasa bagi ayahnya untuk memintanya seperti itu. Jadi dia hanya duduk dan menyesap jusnya. Tapi dia tidak menyangka sedikit jus itu cukup untuk membuatnya pingsan. Ketika dia siuman, apa yang terjadi berada di luar imajinasinya.

Chelsea masih lemah karena pengaruh obat bius. Tapi dia telah berlatih karate selama bertahun-tahun untuk menjaga dirinya dalam kondisi prima. Sekarang dia harus melakukan sesuatu untuk menyelamatkan dirinya sendiri.

"Tidak, aku tidak akan masuk ke mobil itu." Dia menekan bahunya ke pintu mobil untuk melawan. Lalu dia berkata dengan tegas, "Apa-apaan ini? Jika ini benar-benar perintah Andri, aku ingin mendengar langsung darinya."

Tepat setelah dia mengatakan ini, terdengar sebuah suara dengan nada agak meminta maaf dari belakangnya. Itu adalah Andri.

"Chelsea, aku tidak akan melakukan ini jika aku punya pilihan lain. Turuti saja perintahku. Masuk ke mobil dan cepatlah menikah dengan Keluarga Sudrajat."

Chelsea menyentakkan kepalanya dan melihat Andri berdiri di sana. Di samping Andri ada ada ibu tirinya, Megan Budiono, dan adik tirinya, Cheline Kurniawan.

Andri selalu bersikap asing dan tidak menunjukkan perasaan apa pun terhadapnya. Tapi sekarang, dia tampak begitu malu sampai tidak berani menatap mata Chelsea.

"Tidak usah banyak bicara! Kita membesarkannya selama bertahun-tahun dan dia berutang pada kita. Sekarang perusahaan kita berada dalam masalah, sudah saatnya dia membayar utangnya."

Megan melangkah maju dan menatap Chelsea dengan arogan. "Jangan bilang aku ini ibu tiri yang jahat. Kamu seharusnya berterima kasih padaku. Kamu akan menikah dengan Keluarga Sudrajat dan itu adalah hal yang baik. Kamu akan menjalani kehidupan mewah yang diimpikan banyak orang. Semua orang akan iri denganmu. Ibumu yang mengawasimu dari surga pasti senang melihat ini."

Chelsea memelotot pada Megan dengan tatapan ganas ketika wanita itu menyebut mendiang ibunya.

"Perusak rumah tangga yang hina sepertimu tidak berhak untuk memutuskan pernikahanku."

"Hmph!" Wajah Megan berubah kesal karena amarah. Tetapi dia segera mencibir, "Ya, aku memang perusak rumah tangga dan aku tidak bisa mengaturmu. Tapi sekarang, Grup Kurniawan berada dalam bahaya. Keluarga kita sedang menghadapi krisis. Keluarga Sudrajat bersedia membantu kita selama kamu menikah dengan keluarga mereka."

Dia membungkuk dan menjambak rambut Chelsea untuk menariknya lebih dekat. "Kamu adalah anak pertama ayahmu, jadi kamu harus melakukan sesuatu untuk Grup Kurniawan, bahkan jika itu berarti kamu harus mengorbankan pernikahan serta kebahagiaanmu sendiri.

Lagi pula, bagaimana bisa menikah dengan Keluarga Sudrajat disebut sebagai pengorbanan? Keluarga Sudrajat adalah keluarga terkaya di Kota Harapan. Banyak wanita akan berebut mati-matian untuk menikah dengan keluarga ini, tetapi berakhir dalam kegagalan."

Chelsea mencibir, "Kalau begitu, kenapa bukan putrimu saja yang dinikahkan?"

"Kakak, kamu salah paham dengan Ibu."

Cheline memasang tampang khawatir dan berkata dengan munafik, "Ibu ingin aku menikah dengan Keluarga Sudrajat. Tapi Ayah tidak setuju saat beliau tahu bahwa aku akan menikahi Tristan Sudrajat. Semua orang tahu bahwa Tristan mengalami kecelakaan mobil hingga wajahnya rusak. Sekarang dia sangat lemah dan bisa meninggal kapan saja. Bagaimana mungkin aku menikahi pria seperti itu? Kamu tahu sendiri Ayah bagaimana. Ayah tidak tahan melihatku menderita, jadi beliau mencetuskan ide ini."

Dia tampak sedih saat mengatakan hal tersebut. Kemudian dia lanjut berbicara di antara isak tangisnya, "Kakak, tolong jangan salahkan Ayah. Salahkan aku saja."

Hati Chelsea seakan mencelos. Dia menatap Andri dengan dingin serta diliputi perasaan marah dan kecewa.

Dia dan Cheline adalah putrinya. Namun, Andri memilih untuk menjodohkannya demi melindungi putri kesayangannya, Cheline. Sungguh ayah yang 'baik'.

Andri tetap tidak mengangkat kepalanya untuk menatap Chelsea. Megan mengambil kesempatan ini dan memerintahkan para pengawal untuk mendorong Chelsea masuk mobil. Chelsea berusaha memberontak, tetapi usahanya sia-sia saja. Dia tidak sebanding dengan para pengawal yang kuat ini.

Sebelum mesin mobil menyala, Cheline berjalan mendekati Chelsea. Air mata bergulir di wajahnya, tapi bibirnya melengkung menjadi senyum kemenangan.

"Kakak, aku hampir lupa memberitahumu sesuatu." Suaranya begitu pelan dan hanya mereka berdua yang bisa mendengarnya.

"Obat bius yang Ayah masukkan ke dalam jusmu hanya bisa membuatmu tak sadarkan diri. Tapi diam-diam aku menambahkan beberapa tetes afrodisiak di dalamnya."

Senyum Cheline menjadi lebih angkuh dan puas diri, benar-benar berbeda dari aktingnya yang menyedihkan tadi. "Hari ini adalah hari besarmu. Sebagai adikmu, aku akan memberimu hadiah besar nanti."

Chelsea sangat marah sehingga dia berjuang mati-matian. Dia benar-benar ingin menampar Cheline dengan keras.

"Kamu tidak perlu berterima kasih padaku. Silakan nikmati saja."

Dengan senyum sinis, Cheline membanting pintu dan memberi isyarat kepada sang sopir untuk segera pergi.

Mobil menyala dan melaju pergi. Di dalam mobil, Chelsea masih ditahan dengan erat oleh seorang pengawal. Kedua matanya yang terbuka lebar dipenuhi dengan rasa benci.

Sebelumnya
             Selanjutnya
img
Konten
Bab 1 Pengantin Pengganti Bab 2 Obatnya Mulai Bekerja Bab 3 Tolong Bantu Aku! Bab 4 Tolong Aku Bab 5 Malam Indah Bab 6 Pengantin Wanitanya Kabur Lagi Bab 7 Perjanjian Bab 8 Pengantin Prianya Bab 9 Salahku karena Tidak Cukup Lembut tadi Malam
Bab 10 Apa Kamu Bersedia Ikut Denganku
Bab 11 Apa Kita akan Tidur Bersama Malam Ini
Bab 12 Apa yang Terjadi Semalam
Bab 13 Selamat Pagi, Sayang
Bab 14 Berapa Banyak Anak Perempuan yang Dimiliki Tuan Kurniawan
Bab 15 Chelsea Dipecat
Bab 16 Chel, Kemari
Bab 17 Penerus Grup Erdiansyah Tiba
Bab 18 Temannya Waluya
Bab 19 Dia Memburu Desainer Berbakat Langsung di Tempat
Bab 20 Aku yang Paling Mengenal Istriku
Bab 21 Siapa yang Lebih Baik, Aku Atau Dia
Bab 22 Aku Ingin Memberikan yang Terbaik Untukmu
Bab 23 Kartu Keanggotaan Palladium
Bab 24 Seluruh Restoran
Bab 25 Tristan Mencurigai Chelsea
Bab 26 Makan Siang Romantis
Bab 27 Tagihan Setinggi Langit
Bab 28 Aku Sangat Miskin Sekarang
Bab 29 Cincin Berlian Bernilai Lebih Dari Satu Triliun
Bab 30 Masakan Tristan
Bab 31 Sopir Sang Istri
Bab 32 Panggilan Wawancara
Bab 33 Mencengkeramnya dengan Kuat
Bab 34 Kartu Gajinya
Bab 35 Aku Bahagia Selama Kamu Bahagia
Bab 36 Kecantikan Ada di Mata yang Melihatnya
Bab 37 Anggur Murah
Bab 38 Suamiku Tersayang
Bab 39 Terpikat
Bab 40 Aku Ingin Tidur Dengan Suamiku
Bab 41 Siksaan Luar Biasa Sepanjang Malam
Bab 42 Aktif dan Antusias
Bab 43 Gangguan Selama Wawancara
Bab 44 Bintang Besar Membuat Masalah
Bab 45 Chelsea Turun Tangan
Bab 46 Mengubah Gaun
Bab 47 Merampasmu untuk Bekerja Padaku
Bab 48 Festival Film
Bab 49 Aku Merindukanmu
Bab 50 Dalam Masalah
Bab 51 Aku Juga Merindukanmu, Sayang
Bab 52 Anak Durhaka
Bab 53 Merebut Cincin
Bab 54 Tristan Tiba Tepat Waktu
Bab 55 Tabungan Pribadi Tristan
Bab 56 Suamiku, Tristan Sudrajat
Bab 57 Aku dan Tristan Punya Banyak Waktu Ke Depannya
Bab 58 Dorongan Untuk Menciummu
Bab 59 Keterikatan
Bab 60 Cincin Kawin
Bab 61 Menggadaikan Cincin Kawin
Bab 62 Mandi
Bab 63 Jatuh di Kamar Mandi
Bab 64 Kamu Imut dengan Cara Apa Pun
Bab 65 Tidur Denganku
Bab 66 Mimpi Basah
Bab 67 CEO Misterius
Bab 68 Desainer Profesional
Bab 69 Kekacauan Pada Hari Pertama di Tempat Kerja
Bab 70 Pria Paling Tampan yang Pernah Tercipta
Bab 71 Tristan Pernah Bertunangan
Bab 72 Identitas Asli
Bab 73 Orang-Orang Kaya Memang Suka Semaunya
Bab 74 Menggandakan Gaji
Bab 75 Rekan Kerja Mempersulitnya
Bab 76 Senior di Kampus
Bab 77 Dukungan Belia
Bab 78 Maukah Kamu Makan Siang Denganku
Bab 79 Direktur Ada Di Sini
Bab 80 Teman Sekelas
Bab 81 Dilecehkan oleh Mantan Pacarnya
Bab 82 Apa Bagusnya Suami Miskinmu
Bab 83 Perselisihan
Bab 84 Penjilat
Bab 85 Dua Putri Andri
Bab 86 Kebenaran
Bab 87 Teh Sore dari CEO
Bab 88 Cincin Ini Palsu
Bab 89 Cincin Mahal
Bab 90 Aku Ingin Tahu yang Sebenarnya
Bab 91 Berbohong Padamu Lagi
Bab 92Aku Akan Mendengarkan Istriku
Bab 93Mengingatkan Andri
Bab 94Hadiah
Bab 95Kekasih yang Hebat di Atas Ranjang
Bab 96 Menghancurkan Grup Kurniawan
Bab 97Suami yang Pencemburu
Bab 98Kantin Eksekutif
Bab 99Apa Hubungan Chelsea dengan Tuan Liswanto
Bab 100Apa Niko Mencintai Istri Pria Lain
img
  /  4
img
img
img
img