img Birahi Janda Binal  /  Bab 9 Part 9 | 6.82%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 9 Part 9

Jumlah Kata:1672    |    Dirilis Pada: 18/09/2022

enak dari rasa lelah yang sedikit ia rasakan. Dengan menyalakan televisi dan segelas minuman dingin di tangannya, Widya duduk. Karna badan

buat badan Widya merasa lebih enteng dan lebih bebas dari sebelumnya. Memang terdengar egois karna disaat dirinya sudah mendapatkan apa

Widya bunyi menandakan sebuah panggilan di layar ponselnya. Tertera jelas nama ayah mertuanya

lo,

nan, mungkin nanti malam ayah sampa

ruh Evan buat jemput ayah

cucu kakek, Wid?", tanya pa

h. Evan juga sehat, sekarang m

tersebut karna dirinya ingin membersihkan dirinya akibat badan yang dirasa mulai lengke

tubuh miliknya itu sampai-sampai banyak pria yang menggodanya secara halus maupun langsung secara kurang ajar. Ia tatap lekat sekujur tubu

pengang pelan payudaranya yang bagi pria pribadi merupakan hal pertama yang membuat terangsang sat melihatnya. Ia remas secara pe

lam berwarna putih yang masih melekat pada tubuhnya. Terlihat dengan jelas pada k

ali terbang pada kejadian semalam saat dirinya dengan gampang jatuh pada kehangatan seorang pria kembali de

gi masuk ke dalam kamar mandi. Saat di dalam kamar mandi, Widya duduk diatas Kloset dengan membuka kedua kakinya sendiri dan terpampanglah selangkangan yang terlihat basah. Menggunakan tangannya ia gosok secara perlahan namun terus meningkatkan r

CLOK!!

shhhhh....pakk

i lubang memeknya memenuhi ruang kamar mandi tersebut. Gerakannya terus semakin bernafsu sambil membayangkan setiap genj

elum

layaknya seorang ibu-ibu pada umumnya saat menonton sebuah sinetron pasti akan terbawa suasana dengan adegan yang diperlihatkan oleh pa

a sama sinetron, mah"

nya bikin mamah kesel aja. Jadi pria kok gitu banget sih, kesel mam

i banget", tanya Widya me

lan soalnya kasihan. Alice tadi bilang katanya kesepi

jangan larut b

mencium tangan Widya untuk b

mati acara sinetron sebuah suara terdengar dari balik pintu utama, sebuah ketukan. Widya yang mendengar ada seseo

", tanya Widya saat mengetahui orang yang datang ada

jadi satpam di kompleks rumah Widya sudah sangat lama sebelum mempunyai anak dengan istrinya sampai sekarang yang sudah mempunyai 2 anak dengan be

terbuka terus lampu depan mati, saya yang takut terjadi ap

Soal lampu depan mati juga karna lampunya memang sudah mati. Tadinya mau minta tol

ing yang masuk terus bu Widya

bahan yang tipis dan beberapa kancing bajunya yang terbuka sedikit rendah sehingga bisa memperlihatkan sedikit belahan dadanya. Sopan dan ramah, tapi bukan berarti pak Narto tak bisa menyembunyikan rasa terangsangnya. Dibalik celana hitam satpa

arus berpikir dua kali. Terlepas dari uang yang harus dikeluarkan, daripada untu

kalian aja ga? Tolong buat pasangin l

ini biar bap

kalo saya nge

uat jaga kompleks, saya juga siap bantuin penghuni kompleks yang b

aya masuk dulu ya, p

us celana panjang tipis bergerak ke kanan dan ke kiri. Di ambang pintu pak Narto memperba

ni", ucap pak Narto melihat Widya yang semakin jauh masuk ke dalam sam

m oleh Widya sebagai rasa terima kasihnya karna sudah dibantu mengganti lampu. Pak Narto awalnya menolak secara halus karna memang dirinya harus melanjutkan kelilingnya

ingin kencing, dengan terpaksa pak Narto masuk ke dalam rumah dan menjumpai Widya di dapur yang tengah membuat kopi untuknya. Awalnya Widya kaget, tapi

RRR

eringat akan Widya. Sehabis kencing, pak Narto tak langsung keluar dari dalam toilet. Untung bagi pak Narto, karna di pintu toilet terdapat ventilasi yang bis

mulai mengocoknya sambil melihat tubuh Widya dari balik lubang tersebut. Hampir satu menit pak Narto mengocok kontolnya, tapi sam

Sementara orang yang dipanggil Widya di dalam toilet tengah bermasturbasi dengan mengocok kontol besarnya dengan cepat. Mungkin karna nafsu sudah di ubun-ubun, tanpa pikir panjang pak Narto membuka Pintu toilet dan

ar, pak!", bentak Widya pada pak N

ambu

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY