img Pembalasan Janda Talak Tiga  /  Bab 6 Part 6 | 4.69%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 6 Part 6

Jumlah Kata:1502    |    Dirilis Pada: 05/11/2022

tan kejadian tadi siang membuatku tertawa geli. Bisa-bisanya Sherly ingin merenc

berbunyi, setelah di ce

ta ketemu sebentar?"] aku melirik jam din

mpung santai. Di

ta pertama kali ber

artemen. Setelahnya, aku segera siap-siap. Memakai

wah"] pesan Dion.

ft menuju lantai dasar. Ketika hendak memasu

dia laki-laki yang pernah menabrak

ya menyindirku. Aku hanya melengos, masuk

saat dia hendak memasuki

menjadi penguntit?" dia tak menoleh sama sekali. Benar ucapann

lagi, memilih diam hin

ngan pakai kaki!" aku melotot m

nungguku. Berdiri sambil m

embukakan pintu. Aku tersenyum

ucap Dion saat sudah

ujarku sambil me

r pujian Dion, padahal dulu rasanya berbunga-bunga. Jika aku tak ingin membuat perhitungan den

setelah memesan men

n kami datang. Aku menyesap coklat panas sambil melihat

cantik

u tersenyum, menyenderk

ristiwa lima tahun silam."

Lagian aku udah lup

ng malu di wajah dan kedua oran

lalu, ambil hikmah dan pelajaran. Orangtuaku juga su

aku tak ingin menyia-nyiakan kamu

anmu?" tanyaku serius. Mungkin aku bisa

pegang olehnya di lepaskan. Pandangan Dion menera

dia berubah. Ternyata tidak!" aku mulai

man?" aku coba melucu meski garing. Dion tertawa. Ak

bertemu kembali denganmu. Tetapi

nta

sangat suka menghamburkan uang. Membeli barang yang tak penting dan berfoya-foya. Gayanya yang seperti sosialita. Bahkan aku sering mendapatkan kaba

kehancuran mu. Lagian apa salahnya jika seorang istri menikmati uang suami, kamu kan bekerja

u tidak menjelekan Sherly sama sekali. Aku benar-benar menyesal

di kamu terus memujiku,

tahun terakhir aku sibuk mencari mu, meski tidak membe

ang jarang di rumah, si

amu tidak marah?" netr

tu t

nya, Fi. Aku ingin kamu kemb

a tunggu tan

nya, Fi. Aku ingin kamu kemb

a tunggu tan

alam hati tersenyum. Dion m

alak tiga, kita tidak akan bisa bersama sebelum aku me

fas panjang kemudian merunduk. Aku teru

bersamaku?" tanya Dio

rjadi sekalipun. Maaf, Mas. Aku tidak ingin

a. Aku janji, dan aku akan mencarikan laki-lak

Aku juga pernah merasakannya, jadi tak mungkin aku melakukan hal yang sama" aku merun

agi setelah pertemuan kita belum lama ini. Wajahmu te

minta maaf, jika mereka memberi maaf. Maka aku bisa mempertimbangkan untuk bisa hid

g tuamu. Aku akan meminta maaf, kapan perlu aku akan bersujud di t

edua jenazah orang tuaku. Jika mereka dapat berbicara, mungkin semu

ibaskan tangannya

, kabari saja aku!" D

erita banyak mulai dari pekerjaan dan lain hal. Aku

mpainya di apartemen aku langsung beristirahat, untuk

nakas sudah menunjukkan pukul delapan pagi. Dengan langkah malas menuju

i-henti berbunyi. Panggilan dar

-siap!"] bentakku saat p

elpon manusia lemot kayak lo. Lima menit lagi,

siapa, yang ngatur s

ku pedulikan umpatan Najwa saat aku mengabaikannya. Dengan sedikit berlari, aku bergegas menuju lift. Set

teledor seperti ini. Berpacu dengan waktu, aku tak memperdulikan rambu-

etika sampai di kantor. Najwa sudah

an bisnisnya?" tanyaku s

p tajam mata Najwa, pasti

u berkaca

Meetingnya jam setengah s

a emosi. Sambil mengatur nafas, kini

enunjuk wajah sahabat

tapku dengan mengiba. Aku tak peduli, tak tahukan dia bagaimana bentuk wajahku kini. Tak tahukan

" teri

!" aku melamb

uh. Gak ada terima kasihnya, gue yang ada saat lo terpuruk, gue yang kasih support, dzolim lo sama gue, Fi!"

iat apa di CCTV!" lagi, Najwa nyengir kuda. Mesem

ya!" Najwa mengelus lembut pipiku, aku bergi

enunggu rekam kerja yang akan be

p Najwa, aku segera ber

am

ambu

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY