img Kehidupanku yang Cemerlang Setelah Perceraian  /  Bab 7 Tidak Setia Seperti Seekor Anjing  | 1.44%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
Bab 7 Tidak Setia Seperti Seekor Anjing
Jumlah Kata:680    |    Dirilis Pada:14/11/2022

"Aku akan segera pulang setelah aku menyelesaikan apa yang harus kulakukan di sini," kata Becky pada ayahnya.

Dari ujung telepon, Steve juga merasakan seakan ada sesuatu yang mengganjal di tenggorokannya. "Baiklah. Ibumu dan Ayah akan menunggumu di sini."

"Sampai jumpa, Ayah."

Setelah mengakhiri panggilan telepon itu, Becky kemudian membenamkan wajahnya dalam-dalam di telapak tangannya.

Dia adalah seorang wanita dewasa sekarang, tetapi orang tuanya masih tetap mengkhawatirkannya, dan semua ini karena suaminya yang kejam itu. Becky merasa sangat bersalah terhadap orang tuanya.

Jessie mengambil ponsel itu kembali dan menunggu Becky yang masih menangis dengan tenang.

Lima menit kemudian, Becky perlahan-lahan menjadi tenang. Jessie menyerahkan selembar tisu padanya, yang diterimanya dengan penuh rasa terima kasih, dan dia menyeka air matanya.

Dengan suara yang serak, dia bertanya, "Bolehkah aku meminjam beberapa akun pemasaran dari perusahaan sepupumu?"

Savoy Entertainment yang terkenal berada di bawah manajemen Payne Yardena, sepupu Jessie. Untuk pemasaran harian para bintangnya, perusahaan kecil yang berada di bawah naungan Savoy Entertainment memiliki banyak akun pemasaran.

Jessie tertegun sejenak ketika dia mendengarnya. Saat dia akhirnya menyadari apa yang sebenarnya ditanyakan oleh Becky, dia dengan cepat membuka ponselnya dan berkata, "Tunggu sebentar, aku akan menanyakannya padanya sekarang!"

"Oke. Terima kasih, Jessie."

Mata Becky yang memerah dan lelah memandang ke luar jendela, tatapannya terpaku pada gedung Crowbar Technologies, kemudian dia tersenyum dengan pahit.

Bagaimana dia bisa berpikir dirinya bisa membuat Rory jatuh cinta padanya? Dia sudah mencoba selama tiga tahun penuh.

Untungnya, dia akhirnya bisa menyadari bahwa dia tidak bisa memenangkan hati pria itu karena hatinya sudah menjadi milik orang lain. Ini mungkin adalah yang terbaik. Setidaknya, sekarang dia sudah mengetahuinya sebelum dia menyia-nyiakan lebih banyak masa mudanya.

Namun, tiba-tiba ekspresi di wajahnya berubah menjadi gelap. Selama bertahun-tahun, dia telah banyak disalahkan dan menderita. Dia sudah pasti tidak akan membiarkan hal ini begitu saja.

Begitu Jessie selesai berbicara di telepon, dia menoleh dan melihat Becky sedang menatap ke luar jendela sambil melamun.

Di luar sudah gelap. Setengah dari wajah Becky kini diselimuti oleh bayangan. Jessie tahu bahwa sahabatnya itu masih depresi.

"Hei, ayo kita bersenang-senang malam ini."

Ketika mendengar ucapan itu, Becky menoleh dan melirik ke arah Jessie. "Tidak bisa, aku ingin beristirahat."

Jessie kemudian mengangkat bahunya dan menyalakan mesin mobil. Ketika lampu lalu lintas berubah menjadi merah, dia menghentikan mobilnya dan melirik Becky yang tampaknya sudah merasa lebih baik. "Sepertinya kamu sedang dalam suasana hati yang baik," komentarnya.

"Aku menangis selama beberapa hari setelah anjingku meninggal. Rory sama sekali tidak pantas untuk menerima air mataku."

Tiga tahun dari hidupnya kini telah terbuang dengan sia-sia. Sekarang, dia akan bangkit kembali. Kenapa dia harus bersedih?

Ucapan Becky mengejutkan Jessie. Dia sungguh tidak menyangka bahwa temannya akan membandingkan Rory dengan anjingnya yang sudah meninggal.

Namun, setelah merenungkannya sebentar, Jessie kemudian menyadari bahwa kata-katanya memang masuk akal. Lagi pula, Rory sama sekali tidak setia jika dibandingkan dengan seekor anjing. Dia sama sekali tidak pantas untuk mendapatkan air mata Becky!

Pada awalnya, Jessie merasa sedikit khawatir tentang Becky, tetapi ketika melihatnya sekarang, sepertinya dia sudah meremehkan mental sahabatnya.

Sebelum pukul sepuluh malam itu, Becky sudah pergi tidur. Sebaliknya, Jessie begadang untuk melawan orang-orang di Internet.

Ketika Jessie dengan terhuyung-huyung keluar dari kamarnya dengan mata yang suram di keesokan paginya, Becky sudah selesai berpakaian dan hendak pergi.

Becky adalah seorang wanita yang cantik dan lembut. Dia memiliki bentuk mata yang indah dan fitur yang cantik, hal ini membuatnya terlihat sangat memikat.

Pakaiannya hari ini sederhana tetapi terlihat sedikit seksi. Dia mengenakan sweter berwarna coklat tua di atas celana jins berwarna biru tua yang dipasangkan dengan sepasang sepatu Oxford berwarna hitam.

Rambutnya yang panjang tergerai dengan bebas di bahunya yang ramping. Dia adalah kombinasi yang sempurna antara kelembutan dan keseksian.

Jessie sangat puas dengan cara Becky berdandan hari ini. Pakaiannya tidak terlihat terlalu menarik perhatian, tapi dia tetap terlihat sangat menawan dan memukau. Segalanya terlihat sangat menarik!

"Aku akan pergi keluar," kata Becky dengan santai.

Dia mengambil ponselnya yang berada di atas meja, kemudian melambai pada Jessie. Sebelum dia bisa melangkah pergi, Jessie sudah lebih dulu bergegas untuk mendekat dan memeluknya dengan hangat.

"Pergilah. Hari ini adalah awal dari kehidupan barumu!"

Sebelumnya              Selanjutnya
img
Konten
Bab 1 Dia Tidak Percaya padanya Bab 2 Hukuman Bab 3 Kita Bercerai Saja Bab 4 Gosip Bab 5 Perjanjian Perceraian Bab 6 Semua Ini Karena Rory Bab 7 Tidak Setia Seperti Seekor Anjing Bab 8 Wanita yang Terlalu Percaya Diri Bab 9 Kamu Pikir Kamu Siapa Bab 10 Apa Becky Gila
Bab 11 Perceraian Membuatnya Lebih Baik
Bab 12 Pertengkaran di Hotel
Bab 13 Pacar Baru
Bab 14 Summer Band
Bab 15 Wanita Idamanku
Bab 16 Kami
Bab 17 Tidak Bisa Berinteraksi
Bab 18 Dia Sama Sekali Tidak Peduli
Bab 19 Wanita Misterius yang Cantik
Bab 20 Kenapa Becky Ada di Sini
Bab 21 Senyum Becky
Bab 22 Sangat Murah
Bab 23 Mutiara dan Berlian
Bab 24 Menantikannya
Bab 25 Pembalasan yang Lemah
Bab 26 Tulus Atau Tidak
Bab 27 Di Antah Berantah
Bab 28 Jangan Sakiti Aku
Bab 29 Mata dibalas Mata
Bab 30 Balas Dendam
Bab 31 Membayarnya Seratus Kali Lipat
Bab 32 Berlutut
Bab 33 Keberanian
Bab 34 Katakan Sesuatu yang Baik
Bab 35 Membeli Mobil
Bab 36 Masa lalu yang Indah
Bab 37 Summer Band Beraksi Kembali
Bab 38 Sebuket Mawar
Bab 39 Bagiku, Dia Sudah Mati
Bab 40 Pengagum Becky
Bab 41 Kebuntuan
Bab 42 Tidak Tertarik
Bab 43 Bukankah Dia Berkata Dia Tidak Bisa Menari
Bab 44 Anjing Gila
Bab 45 Bukan Urusanku
Bab 46 Uang Adalah Prioritas
Bab 47 Jangan Jatuh Cinta Karena Penampilannya
Bab 48 Pujian yang Tinggi
Bab 49 Seorang Bajingan
Bab 50 Ingin Bertaruh
Bab 51 Apa Hebatnya Keluarga Arsenio
Bab 52 Kamu Memang Jenius
Bab 53 Apa Becky Jatuh Cinta pada Devin
Bab 54 Lelang
Bab 55 Calon Pacar
Bab 56 Berapa Banyak yang Kamu Inginkan
Bab 57 Dunia ini Benar-Benar Sangat Sempit
Bab 58 Bersenang-Senang dengan Pria Seksi
Bab 59 Kylan Salvino
Bab 60 Calon Istriku
Bab 61 Suasana Hati yang Baik Hancur
Bab 62 Cemburu
Bab 63 Apa Kamu Sedang Mengancamku
Bab 64 Apa Kamu Menungguku
Bab 65 Menemanimu
Bab 66 Menangislah Jika Kamu Sedih
Bab 67 Pemikat Wanita
Bab 68 Apa Becky Begitu Kekurangan Pria
Bab 69 Hari yang Sial
Bab 70 Mereka Setara
Bab 71 Siapa Pria Itu
Bab 72 Sugar Daddy
Bab 73 Siapa yang Melakukan ini
Bab 74 Janji
Bab 75 Siapa Pria Itu
Bab 76 Dua Triliun
Bab 77 Mimpi Apa
Bab 78 Aku Akan Mengajarimu Cara Meminta Maaf
Bab 79 Beraninya Mereka
Bab 80 Tidak Sebodoh Itu
Bab 81 Apa Orang Tuamu Tidak Mengajarimu Sopan Santun
Bab 82 Putri Kesayangan Steve
Bab 83 Tiga Hal
Bab 84 Kamu Berbohong
Bab 85 Buta
Bab 86 Penghinaan
Bab 87 Kita Tidak Mampu Menyinggung Mereka
Bab 88 Permintaan Maaf
Bab 89 Aku Tidak Tahu
Bab 90 Devin Mencintaimu
Bab 91 Cinta Murahan yang Tidak Berharga
Bab 92 Sesuatu yang Berarti
Bab 93 Prinsip
Bab 94 Sampah
Bab 95 Kamu Berutang Sesuatu Padaku
Bab 96 Menjadi Posesif
Bab 97 Apa Kamu Kecewa
Bab 98 Devin Serius
Bab 99 Waktunya Merespon dengan Baik
Bab 100 Aku akan Menanganinya
img
  /  5
img
img
img
img