Buku dan Cerita Symon Diller
Suami CEO-ku yang Suka Memerintah
Pernikahan Rosalynn dengan Brian tidak seperti yang dia bayangkan. Suaminya, Brian, jarang pulang ke rumah. Pria itu menghindarinya seperti menghindari masalah besar. Yang lebih buruk lagi, pria itu selalu muncul di berita karena berkencan dengan banyak selebriti. Rosalynn bertahan sampai dia tidak bisa menahannya lagi. Dia pergi setelah mengajukan cerai. Segalanya berubah beberapa hari kemudian. Brian tertarik pada seorang desainer yang bekerja secara anonim di perusahaannya. Dari profilnya, dia bisa melihat bahwa desainer itu cerdas dan memesona. Dia melakukan segala cara untuk mengetahui identitas aslinya. Sedikit yang dia tahu bahwa dia akan menerima kejutan terbesar dalam hidupnya. Brian menyesal sambil menggigit jari ketika dia mengingat tindakannya di masa lalu dan wanita yang dengan bodohnya dia lepaskan.
Pembalasan Sang Feniks
Sebagai mahasiswi seni naif dari Salatiga, aku jatuh cinta setengah mati pada Baskara Aditama, seorang konglomerat Jakarta yang berkuasa. Hubungan rahasia kami begitu membara, dan dia dengan cermat mengabadikan setiap momen intim kami, sambil berbisik, "Hanya untuk kita." Tapi kemudian kebenaran menghancurkan duniaku: Aku tak sengaja mendengar Baskara mengakui bahwa seluruh hubungan kami adalah kebohongan yang diperhitungkan, dirancang untuk memanfaatkanku—dan foto-foto itu—sebagai "konten" untuk menghancurkan kerajaan teknologi rintisan kakak angkatku. Dia bahkan merekayasa sebuah penjambretan untuk memenangkan kepercayaanku. Setiap sentuhan lembut, setiap tindakan protektif, adalah pertunjukan yang kejam. Penthouse mewahnya menjadi sangkar emasku, dan rencana jahatnya semakin menjadi-jadi, bahkan melibatkan kekerasan fisik, hanya untuk mengendalikanku. Aku adalah pion dalam permainan yang bahkan tidak kusadari sedang kumainkan. Bagaimana aku bisa begitu buta? Rasa malu ini membakar, tetapi juga menyulut kemarahan dingin yang melahapku saat monster ini memangsa kepercayaanku, mengubah cintaku menjadi senjata melawan satu-satunya keluarga yang kumiliki. Tapi Baskara meremehkanku; aku bukan lagi korban; aku adalah api yang tak terkendali. Dengan cermat, aku menghapus setiap rahasia yang memberatkan, lalu merencanakan pelarianku. Dia mengejarku ke seluruh negeri, seorang pria hancur yang memohon belas kasihan, hanya untuk menemukanku berjalan menuju altar, menghampiri pria yang benar-benar mencintaiku. Menyaksikan dunianya hancur, mengetahui bahwa akulah yang merekayasa kejatuhannya, adalah balas dendam termanis.
