© 2018-now Bakisah

Dalam buku Menjadi Istri Dadakan Presdir Tampan karya Creative Words, Embun harus menikah dengan Kaisar Rahardja demi memenuhi syarat keluar dari rumah kakak iparnya, meski tidak memiliki kekasih sebelumnya.
Embun harus keluar dari rumah kakak iparnya, tetapi dengan syarat ia harus menikah lebih dulu agar kakaknya tidak mengkhawatirkan Embun. Namun, yang jadi masalah adalah Embun tidak memiliki kekasih! Di saat kebingungan melanda, si Kakek, pelanggan setia kafenya meminta Embun untuk menikah dengan putra terakhirnya, Kaisar Rahardja. Embun dan Kaisar akhirnya menikah, tetapi mengapa Kaisar mau menikahi Embun begitu saja?
Bagian 1: Sinopsis novel lengkap Menjadi Istri Dadakan Presdir Tampan
Bagian 2: Karakter utama dari Menjadi Istri Dadakan Presdir Tampan
Bagian 3: Bab-bab paling populer dari Menjadi Istri Dadakan Presdir Tampan

Dalam novel Menjadi Istri Dadakan Presdir Tampan karya Creative Words, kehidupan Embun tiba-tiba berubah drastis ketika ia harus meninggalkan rumah kakak iparnya dengan syarat harus menikah terlebih dahulu. Namun, masalah besar muncul karena Embun tidak memiliki kekasih. Di tengah kebingungan, seorang pelanggan setia di kafenya, yang ternyata adalah kakek dari Kaisar Rahardja, menawarkan solusi tak terduga-Embun harus menikahi putra terakhirnya, Kaisar. Pernikahan mereka pun terjadi, tetapi mengapa Kaisar setuju untuk menikahi Embun begitu saja? Novel ini mengeksplorasi perjalanan Embun dalam menghadapi perubahan hidup yang tiba-tiba dan misteri di balik keputusan Kaisar.

Embun (Perempuan): Seorang wanita muda yang harus meninggalkan rumah kakak iparnya dengan syarat harus menikah terlebih dahulu agar tidak membuat kakaknya khawatir. Embun mengalami kebingungan karena tidak memiliki kekasih yang bisa dinikahi.
Kaisar Rahardja (Laki-laki): Putra terakhir dari seorang pelanggan setia di kafe tempat Embun bekerja. Kaisar setuju untuk menikahi Embun meskipun tidak ada hubungan asmara sebelumnya, menimbulkan pertanyaan mengenai alasan di balik kesediaannya.
Si Kakek (Laki-laki): Pelanggan setia kafe tempat Embun bekerja yang menawarkan solusi untuk menikahkan Embun dengan putra terakhirnya, Kaisar Rahardja.

Menjadi Istri Dadakan Presdir Tampan Bab 1 - Terpaksa Berjodoh
'Adikmu itu sudah seperti benalu di sini. Harusnya dia tahu diri!'
Embun baru saja hendak mengucap pamit berangkat kerja saat dia mendengar suara omelan ibu mertua kakak semata wayangnya dari dalam rumah.
Gadis cantik bermata coklat tersebut pun terdiam di tempat dan menguping percakapan di dalam dapur itu.
'Numpang di rumah orang kok keterusan. Dia kan sudah bekerja, seharusnya secara finansial sudah bisa mandiri. Suruh dia cari tempat kos atau kontrakan kek. Bukan tinggal terus-menerus di rumah anakku ini!'
Lagi-lagi suara ibu mertua sang kakak kembali mengudara.
'Bu, Embun adik Rindang satu-satunya. Hanya dia keluarga Rindang yang tersisa.' Kali ini Embun mendengar suara kakak perempuannya, Rindang, berujar dengan sabar. 'Anak perempuan tinggal di luar sendirian bahaya, Bu.'
'Tapi bukan berarti dia bisa seenaknya tinggal di sini, dong! Ibu nggak mau tahu, suruh dia secepatnya keluar dari rumah ini.'
'Tapi, Bu '
'Tidak ada tapi-tapian ya, Rindang. Kamu yang ngomong ke adikmu atau Ibu yang akan bicara langsung sama dia malam ini!' ancam ibu mertua Rindang.
Embun mendengar suara langkah kaki yang menjauhi ruang tamu. Sepertinya, ibu mertua sang kakak telah pergi. Dengan mengucap doa agar sabar, Embun memejamkan mata.
Memang sudah lama Embun merasa tidak enak menumpang di rumah sang kakak ipar. Akan tetapi, setiap kali Embun melontarkan niatan untuk tinggal di luar, kakak dan kakak iparnya tidak pernah mengizinkan. Alhasil, Embun terpaksa menetap bersama keduanya. Itu pun dia juga berikan uang bulanan sebesar lima juta kepada sang kakak ipar guna balas budi karena sudah diizinkan tinggal.
Jika Anda ingin membaca seluruh novel, Anda dapat menginstal aplikasi Bakisah, yang tersedia untuk diunduh secara gratis di Google Play Store atau App Store.
Menjadi Istri Dadakan Presdir Tampan Bab 2 - Pernikahan Telah Sah
'Pernikahan kita memang tidak diawali dengan cinta, tapi saya harap kamu tidak menganggapnya permainan.'
Ucapan Kaisar membuat Embun menatap pria tersebut dengan saksama.
Jujur saja, Embun kaget Kaisar menyatakan hal seperti itu. Gadis itu sempat berpikir bahwa Kaisar menganggap enteng pernikahan ini karena memang terpojok situasi. Akan tetapi, ternyata Kaisar cukup serius.
Diselimuti keyakinan, Embun pun berakhir menjawab, 'Saya sudah setuju di awal, Kaisar. Jadi tidak mungkin saya mengubah kata-kata saya.'
Dengan pandangan yang mendarat di wajah pria itu, Embun mempelajari ekspresi Kaisar. Akan tetapi, sama sekali tidak bisa Embun baca reaksi pria tersebut terhadap jawabannya.
Kaisar pun mengangguk dan mengisyaratkan Embun untuk mengikutinya masuk ke dalam kantor catatan sipil. Di dalam mereka menyerahkan sejumlah dokumen dan menandatangani berkas-berkas pernikahan. Dalam waktu singkat, keduanya pun keluar dari ruangan dan menjadi pasangan suami istri yang telah dianggap sah oleh negara.
Di lobi gedung, Kaisar menghadap Embun. 'Meski pernikahan kita ini hanya status, tapi saya akan tetap memenuhi kewajiban saya sebagai seorang suami yang sesungguhnya.'
Kaisar memandang Embun lekat. Kedua tangannya dimasukkan ke dalam saku celana panjangnya.
Jika Anda ingin membaca seluruh novel, Anda dapat menginstal aplikasi Bakisah, yang tersedia untuk diunduh secara gratis di Google Play Store atau App Store.
Menjadi Istri Dadakan Presdir Tampan Bab 3 - Kartu Hitam
Toko Perhiasan Elegance Jewelry.
'Saya mau lihat beberapa cincin pernikahan koleksi terbaru di toko ini,' kata Embun pada pegawai perempuan yang menghampirinya dengan ramah.
'Baik, Bu,' jawab pegawai itu masih dengan senyum ramah di wajahnya.
Embun baru saja tiba di sebuah toko perhiasan sesuai dengan permintaan Kaisar untuk membelikan masing-masing dari mereka cincin pernikahan.
Memerhatikan kartu kredit yang diberikan padanya, Embun tahu bahwa kartu kredit tersebut spesial dan hanya dimiliki oleh beberapa orang saja. Hal itu membuat Embun memutuskan untuk pergi ke toko perhiasan terbaik di kota itu.
Bukan karena tahu Kaisar memiliki uang untuk dibuang, tapi lebih karena wanita itu berpikir membeli di tempat terjamin lebih baik agar kalau-kalau nanti pernikahan mereka disudahi, Kaisar tidak akan kehilangan uangnya dan bisa menjual kembali cincin tersebut.
'Ini salah satu koleksi terbaik di toko kami. Berlian berwarna biru ini merupakan berlian langka yang didatangkan langsung dari Afrika Selatan.'
Tampak pramuniaga toko perhiasan itu menyerahkan sebuah cincin dengan berlian biru besar di dengan deretan berlian kecil menghiasi pinggirannya.
Embun menerima cincin yang terasa berat di genggamannya itu. Memang terlihat sangat mewah.
Jika Anda ingin membaca seluruh novel, Anda dapat menginstal aplikasi Bakisah, yang tersedia untuk diunduh secara gratis di Google Play Store atau App Store.
Jika Anda masih menyukai novel romantis yang mirip dengan Menjadi Istri Dadakan Presdir Tampan, jangan lupa kunjungi bagian 'Penjualan-terbanyak' di situs web Bakisah untuk menemukan cerita-cerita serupa lainnya. Jika novel romantis yang Anda sukai tidak terdaftar di sini, Anda bisa mencarinya di aplikasi Bakisah. Selamat membaca!