img Pernikahan Di Atas Dendam  /  Bab 1 Tersangka Pembunuh! | 2.13%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
Pernikahan Di Atas Dendam

Pernikahan Di Atas Dendam

Penulis: Desti Angraeni
img img img

Bab 1 Tersangka Pembunuh!

Jumlah Kata:1021    |    Dirilis Pada: 23/04/2023

tangkap justru gadis bernama lengkap Alesya Amanda seolah menjadi bulan-bulanan di atas kapal hingga dirinya tidak mendapatkan fasilitas apapun, dirinya hanya gelandangan di atas benda in

nnya sudah dibuang ke laut oleh beberapa pegawai kapal karena menganggapnya sebagai penyusup padahal

a bernama Barra sedang bersulang menggunakan gelas berkaki berisi red wine. Dirinya seorang

a beberapa tamu sang ayah. Pria berperawakan propesional ini mencoba mencari-cari keberadaan Alesya, gadis yang beberap

ah lebarnya menapaki kapal sangat santai, tetapi cukup cepat menggapai tempat Alesya. Jas berwarna hitam yang digunakan sebagai lambang keagung

ngurungkan niat mencari tahu seorang pria yang mengajaknya bicara. Perlahan, kedua kakinya menopang tubuh semampai

lur ke arah Alesya. "Edward." Sen

ngat indah, apalagi wajahnya, tetapi bukan saatnya bagi gadis ini mengagumi s

lis Edward terangkat s

ku akan diawasi dan tidak akan dibiarkan lepas, termasuk

terkekeh kegelian karena nasib sial yang diciptakan sang ayah pada gadis

au tidak!" Jas milik si pria segera dikembalika

r matahari, berteduh dulu sebelum kepala kamu

a sejak tadi tidak ada seorang pun yang menganggap ada, kecuali pria asing ini. Tidak sampai lima menit,

sinya segera memesan dua buah minuman dingin. "Aku tah

an ataupun berterimakasih, kemudian dirinya kembali menatap Edw

Edward ingin memainkan gadis

embuat Edward tertawa kegelian. Pelayan datang membawak

uman favorite kamu, jadi pesana

aikan hati pria asing di hadapannya. Setelah melumuri kerongkongannya, kini Alesya mulai bernegosiasi. "Kalau ka

imbalannya?" Pria ini tidak bersungguh-sungguh, dirinya han

ya tersenyum penuh keyakinan karena berpikir tawarannya ini cukup men

" Sebelah alis Edwar

dibekalnya lenyap ditelan lautan. Bahkan untuk tidur malam ini saja si gadis harus memutar otak. Kakek dan neneknya mengirimnya ke pulau ini untuk se

nolong, tetapi hanya imbalan itu yang akan aku dapatkan. Sama sek

elesai!" tegas Alesya walau tidak yakin k

a akhirnya pria ini ingin mengetahui alasan di balik st

ni, tapi semuanya tidak berjalan lancar

memicing. "Siapa yang

patkan coretan dari kawan-kawannya, tetapi hendak mengabarkan berita gembira ini, ayahnya telah tiada, mendapatkan satu tembakan tepat di bagian kepala. Seorang pria muncul dari sebrang gedung, bersiap membidik Alesya, tetapi gadis ini segera berse

ria itu?" Penyelidikan

Sinar mata Alesya dip

mbung

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY