img Terpaksa Kawin Kontrak  /  Bab 3 Kecelakaan yang Berujung Memalukan | 4.48%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Kecelakaan yang Berujung Memalukan

Jumlah Kata:1020    |    Dirilis Pada: 28/05/2023

t sih, aku hari ini. Mana yang keserempet mobil

emperhatikan mobil mewah yang ia serempet tadi. Mo

an ia akan dipanggil ke ruangan atasannya yang galak dan cerewet itu. Sejurus kemudian seorang supir yang berseragam hitam-

ya sang pemilik mobil mewah itu. Sudah dipastikan sang pemilik mobil past

Tau gak berapa uang yang harus dikeluarkan untuk memoles kem

pasti terlambat. Pasti nanti aku ditegur sama atasan saya." Alletha

rhat? Dasar gadis an

adis yang menyerempet mobilnya. Ia sampai melepaskannya kacamata hitamnya demi melihat dengan jelas wajah

ngkin gaji kamu cukup untuk mengganti kerusakan mobil

baik, ganteng, gak suka marah-marah kayak Bapak. Satu lagi, beliau pasti orangnya pemaaf," tutur Alletha dengan panjang lebar da

alam mobil mendengar pujian yang di ucapkan gadis yang menyerempet mobilnya. Tak ada rasa kesal ataupun marah pada gadis yang memakai rok span itu, bagi

Saya janji, saya tidak akan mengulanginya lagi," celetuk Al

harus tanggung jawab dulu!" gertak Pa

rik tangan saya, sih!" sahut Alletha den

n Alletha dari dalam mobil kini beranjak

m .

ilan sempurna layaknya seorang bos muda. Ia merasa kikuk sekaligus malu. Tapi ada sedikit rasa tenang dihati Alletha saat teringat perkataanya yang tadi, saat ia m

rnama Athala. "Mobilnya tergores karena gadis itu, Tuan," tuturnya t

sopirnya yang sedari tadi menunduk. Athala justru berjalan menghampiri Alletha yang sedari tadi bengong melihat ketampanannya. Alletha berpikir jika ia tidak akan mene

at cepat. Kini jarak antara A

iumku? Atau justru ia akan menamparku karena mo

sa mengancingkan k

-maksud

ganya membuat Alletha panas dingin, apalagi sa

natap ke arah ba

nya yang tidak benar. Bahkan ada satu bagian kancing yang tidak tert

laki-laki tampan yang disebut tuan muda itu memperhatikannya sedetail itu. D

m!" umpat Alleth

pesona melihat Athala tertawa. Ketampanannya semakin bertambah saat Athala tertawa. Jarang-jarang Athala tertawa lepas seperti itu. Apalagi ditempat umum seperti ini. Bahkan supir pribadinya pun merasa her

ada di pinggir jalan raya. Ia langsung menghe

bisikan satu kalimat tepat di telinga Alletha. Kemudian ia beranjak pergi meninggalk

hnya lecet akibat gadis itu. Tapi Athala tak menghiraukan perkataan supirnya, ia

muda, tapi ...." Ucapannya terpotong saat Athala memerintahkan untuk segera menjalankan mobilnya. Mau tak ma

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY