img Dosen Duda Anak 1  /  Bab 4 Supermarket | 10.26%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Supermarket

Jumlah Kata:1514    |    Dirilis Pada: 06/08/2023

uar rumah jika begini, lebih enak rebahan di kasur di temani cemilan. Tapi cemilan y

siap dengan baju rajut panjang berwarna merah, celana panjang kotak-kotak. Hanya membawa ponsel dengan uang beberapa lembar berwarna biru itu

g berlalu lalang entah akan pergi kemana. Dengan ke

gera memasuki ke dalam dengan di sambut petugas sembari mengucapkan 'selamat

il yang dirinya inginkan dan butuhkan. Alva memang sangat mengatur keuangan karena dirinya tahu betapa

akan membayar belanjaanya tiba-tiba dari arah berlawanan seorang anak kecil berlari mendekatinya

nya senang, keranjang miliknya ia jatuhkan begitu saja ti

reka salah satu keluarga yang lama tidak berjumpa. Sedangkan pria yang mendorong keranjang roda itu menghentikan lang

ia itu pada dirinya sendiri, heran. Netranya tidak sengaja melihat belanjaan milik Alva

ih Alva ke dalam keranjangnya. Netralnya melirik putra bertubu

ggil 'bunda' tadi, ia mengkerutkan dahinya dalam, berpikir keras bagaim

ang sebenarnya. Ia berdiri setelah selesai dengan aktivitasnya. "Gar, bukannya k

tolak si kecil kemudian memeluk A

Ayah beli satu, katanya kamu mau b

rim yang banyak nanti kita makan berdua," ujar Gar kecil. Al

da kan?" pertanyaan beruntun dari pria di hadapannya membuat Alva

sennya ini lupa ingatan?

Anda apa

h mundur hingga ia tersudutkan oleh tubuh kekar dosennya. Di sisi kiri tangan Gabriel tidak menghalangi,

a dengan semestinya," pinta Alva dengan suara gugupnya. Kedua jemari tangannya p

r sudah membuat wanita di depannya keta

i kepada Gar lebih dulu, dasar bod

sembari berlari menghampiri k

natap bergantian. "Gar, Bunda harus pulang. Kamu hati-hatinya pulangnya nanti,

rumah," larang Gar cepat. Tidak me

gil namanya dingin dengan me

ama Bunda. Ke rumah Bunda." Si kecil merajuk dengan kedu

ertanya dengan raut wajah yang 'tak bisa d

capkan kata itu dengan suara dalam da

, lalu ia alihkan pada si kecil yang sudah menangis. Diri

lagi. Rasa kebingungan disaat waktu yang 'tak seharusnya. Bagaimana ini? Lanjutnya dalam hati, k

utranya. Membayar semua belanjaan termasuk milik mahasiswinya, lalu mengajak ke arah parkiran mobil. Alva saking ter

h menuju kediaman dua pria berbeda usia itu. Alva tidak menyadari dengan melamun sedari tadi hingga suara itu membuatnya tersadar ke dunia. "Ayo turun

e dapur melewati ruang tamu dan ruang

rut." Tanpa menunggu jawaban dari sang empu, ia berjalan meningga

erapa bumbu dan apa yang akan dimasaknya. Dinding sepinggang

la matanya sedari tadi melihat semua gerakan sang Dosen memasak. Ia sampe beberapa kali mendapatkan pertanyaan dari dirinya sendiri. Masih tidak p

bersamaan. Seakan mimpi, ia bergumam. "Mimpi apa aku semalam? Bisa satu a

tidak memedulikan si kecil sampai tertidur nyenyak. Paha mikiknya dijadikan bantal dan jemari ia teru

tiba-tiba merinding dengan suasana baru. Sudah sangat lama tidak pernah makan bersama. Semenjak SMA

chabby sesekali mencium daerah wajahnya agar terusik. Terbukti si kecil mengeliat dan

idur lagi." Si kecil menurut tanpa bantahan, terlihat da

apa dia mau?" Kini Gabriel melamun memikirkan pertanyaan dirinya sendir

ink itu tersenyum tipis melihat intraksi mereka yang seperti anak

akan dengan perlahan," ucap Gabriel yang dipatuhi Alva dengan senang hati. Alva

ya biar sehat." tawarnya. Terlihat Gar sedang berpikir lalu mengganggu

briel dan piring yang masih kosong. "Saya bisa sendiri kok," u

ar sekalian

dangan di atas meja." akhinya h

n piring yang memenuhi ruangan itu. Setelah menghabiskan waktu yang menurut mereka singkat, Alva membereskan bekas makan dan mencu

img

Konten

Dosen Duda Anak 1
Bab 1 Penggaggu Kecil
02/08/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 2 Bertemu Bocil yang Sama
02/08/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 3 Ayah yang Sebenarnya
06/08/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 4 Supermarket
06/08/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 5 Garth Marah
08/08/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 6 Menjadi PJ Gabriel
08/08/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 7 Kesalahahaman Alva
12/08/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 8 Mie Instan
12/08/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 9 Main ke Taman
13/08/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 10 Ulangan Menyebalkan
13/08/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 11 Digendong
14/08/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 12 Minta Maaf
14/08/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 13 Tidak Sengaja
14/08/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 14 Telanjang
14/08/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 15 Dosen nyebelin
14/08/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 16 Gara-gara Garth
19/08/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 17 Jalan-jalan saja mumpung gak sibuk
22/08/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 18 Dimarahi Gart
22/08/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 19 Kejutan tidak Terduga
22/08/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 20 Saya dan Bekerja
22/08/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 21 Ngidam
22/08/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 22 Nasi Goreng
22/08/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 23 Zayin Sakit Alva Panik
22/08/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 24 Bertemu dengan Gabriel
03/09/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 25 Satu Atap
15/09/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 26 Mencari Pekerjaan
15/09/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 27 Tidak Kunjung Mendapatkan
22/09/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 28 Rasa Nikmat
01/10/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 29 Saya Bersedia
02/10/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 30 Bertambah Jabatan Alva
08/10/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 31 Apa, dijodohin
14/10/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 32 Bertemu Calon Mertua
24/10/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 33 Menolak Dia Tegas
05/12/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 34 Terlihat Akrab
05/12/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 35 Ternyata Benar Dia Gay
17/12/2023
Dosen Duda Anak 1
Bab 36 Menggodaku Eh
08/01/2024
Dosen Duda Anak 1
Bab 37 Kekhawatiran Gar
20/01/2024
Dosen Duda Anak 1
Bab 38 Namanya Gabriel Franz kan
02/02/2024
Dosen Duda Anak 1
Bab 39 Dia Emil Beallkan
02/02/2024
img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY