img Gadis buta Milik CEO  /  Bab 2 Damar tidak akan pergi | 7.41%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Damar tidak akan pergi

Jumlah Kata:1948    |    Dirilis Pada: 08/12/2024

engingatkan pada kenyataan yang tak bisa ia hindari. Hujan, yang dulunya menjadi teman di sore-sore sepi, kini hanya menyisak

nnya, mencoba menyusun kembali potongan-potongan masa lalu yang terpecah. Suara Damar di telinganya masih te

itu masih hidup dalam dirinya. Setiap kali ia mencoba membayangkan hidupnya kembali bersama Damar, bayangan tentang kegelapan yang datang bersama kesediha

gakkan kepala, berusaha mengarahkan telinganya. "Laras, ini aku, ayah," suara ayahnya terdengar lembut, p

a yang ia rasakan. Ayahnya masuk, membawa secangkir teh hang

lingkan wajahnya, mencoba menyembunyikan perasaan yang membuncah. Namun, tak ada yang bisa i

penuh keputusasaan. "Damar... dia kembali. Dia bilang dia menci

s. Dia adalah bagian dari dirimu. Kau punya hak untuk merasa marah, untuk merasa takut. Tapi ingat, memaafkan bukan hanya

kepada orang lain. Itu tentang melepaskan beban, tentang memberi diri sendiri kebebasan

merasakan butiran-butiran hujan yang membasahi wajahnya, seolah ingin membersihkan rasa bersalah yang telah lama tertanam di dalam dirinya. Sudah bertahun-tahun sejak terakhir

lu. Waktu itu, Laras selalu menyambutnya dengan senyum, senyum yang mampu menghilangkan segala

s, yang mendengar suara ketukan itu, jantungnya berdetak lebih cepat. Tanpa pikir panjang, ia berdiri dan mendek

rkejut dan penuh kebingungan. Dia tidak tahu harus merasak

menatap Laras dengan penuh harap. "Aku tidak bisa

n tentang cintanya kepada Damar terlalu dalam. Ia teringat saat-saat mereka tertawa bersama, saat Dama

idak tahu bagaimana rasanya bangun setiap pagi dalam

. Aku tahu aku tidak bisa membayangkan rasa sakit itu, tapi aku ingin mencoba. Aku ingin kamu tah

ung kelopak mata. "Aku tidak tahu apakah aku bisa mempercayaimu lagi, Da

g tak terbayangkan. Ia tahu ia tidak bisa menghapus masa lalu, tetapi ia ingin Laras

maaf, tetapi aku memintamu untuk memberiku kesempatan untuk membuktikannya. Aku m

aat-saat yang membuatnya ragu. Ada sesuatu dalam suara Damar yang membuatnya ingin p

an keputusan yang mudah. Aku tidak tahu berapa lama waktu yang aku butuhkan un

kepercayaan Laras adalah dengan membiarkannya berjalan pada jalannya sendiri. Tetapi kali ini, Damar ti

rikan mereka secercah harapan di tengah b

lam konflik batin karakter dan perasaan mereka. Apakah ini sudah sesu

engingatkan pada kenyataan yang tak bisa ia hindari. Hujan, yang dulunya menjadi teman di sore-sore sepi, kini hanya menyisak

nnya, mencoba menyusun kembali potongan-potongan masa lalu yang terpecah. Suara Damar di telinganya masih te

itu masih hidup dalam dirinya. Setiap kali ia mencoba membayangkan hidupnya kembali bersama Damar, bayangan tentang kegelapan yang datang bersama kesediha

gakkan kepala, berusaha mengarahkan telinganya. "Laras, ini aku, ayah," suara ayahnya terdengar lembut, p

a yang ia rasakan. Ayahnya masuk, membawa secangkir teh hang

lingkan wajahnya, mencoba menyembunyikan perasaan yang membuncah. Namun, tak ada yang bisa i

penuh keputusasaan. "Damar... dia kembali. Dia bilang dia menci

s. Dia adalah bagian dari dirimu. Kau punya hak untuk merasa marah, untuk merasa takut. Tapi ingat, memaafkan bukan hanya

kepada orang lain. Itu tentang melepaskan beban, tentang memberi diri sendiri kebebasan

*

merasakan butiran-butiran hujan yang membasahi wajahnya, seolah ingin membersihkan rasa bersalah yang telah lama tertanam di dalam dirinya. Sudah bertahun-tahun sejak terakhir

lu. Waktu itu, Laras selalu menyambutnya dengan senyum, senyum yang mampu menghilangkan segala

s, yang mendengar suara ketukan itu, jantungnya berdetak lebih cepat. Tanpa pikir panjang, ia berdiri dan mendek

rkejut dan penuh kebingungan. Dia tidak tahu harus merasak

menatap Laras dengan penuh harap. "Aku tidak bisa

n tentang cintanya kepada Damar terlalu dalam. Ia teringat saat-saat mereka tertawa bersama, saat Dama

idak tahu bagaimana rasanya bangun setiap pagi dalam

. Aku tahu aku tidak bisa membayangkan rasa sakit itu, tapi aku ingin mencoba. Aku ingin kamu tah

ung kelopak mata. "Aku tidak tahu apakah aku bisa mempercayaimu lagi, Da

g tak terbayangkan. Ia tahu ia tidak bisa menghapus masa lalu, tetapi ia ingin Laras

maaf, tetapi aku memintamu untuk memberiku kesempatan untuk membuktikannya. Aku m

aat-saat yang membuatnya ragu. Ada sesuatu dalam suara Damar yang membuatnya ingin p

an keputusan yang mudah. Aku tidak tahu berapa lama waktu yang aku butuhkan un

kepercayaan Laras adalah dengan membiarkannya berjalan pada jalannya sendiri. Tetapi kali ini, Damar ti

rikan mereka secercah harapan di tengah b

img

Konten

Gadis buta Milik CEO
Bab 1 mendapatkan kembali kepercayaan yang telah hilang
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 2 Damar tidak akan pergi
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 3 menjadi saksi awal perjalanan mereka
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 4 perjalanan mereka masih panjang
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 5 pertama kalinya dalam waktu yang lama
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 6 kebangkitan dan cinta yang sejati
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 7 menampakkan sosok yang tak asing
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 8 awal dari pertarungan yang lebih besar
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 9 ada dua hati yang bertekad untuk bertahan
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 10 memperjuangkan cinta dan kebebasan
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 11 Dalam keremangan malam
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 12 semua orang yang telah memilih cinta
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 13 Jejak cinta yang tertinggal di antara darah
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 14 dunia di luar sana masih penuh dengan ancaman
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 15 menghadapi ketakutan terdalam mereka
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 16 Laras menatap Damar yang terbaring lemah
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 17 Vino menunggu dengan senyuman
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 18 menunjukkan tanda-tanda akan terang
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 19 pertanda bahwa kegelapan yang mereka hadapi mulai mereda
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 20 Ada kekuatan yang mengalir di udara,
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 21 membawa serta bisikan harapan yang baru
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 22 apapun yang akan terjadi
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 23 Suara hujan di luar bertambah kencang
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 24 di tengah kekacauan
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 25 Tidak peduli apa yang akan datang
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 26 menghadapi masa depan
08/12/2024
Gadis buta Milik CEO
Bab 27 membawa harum bunga dan janji akan sebuah hari baru
08/12/2024
img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY