img BONEKA PEMUAS CEO  /  Bab 4 Membawanya ke dalam Kamar | 80.00%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Membawanya ke dalam Kamar

Jumlah Kata:1156    |    Dirilis Pada: 01/09/2026

rti mimpi, sesuatu yang tak pernah dia bayangkan akan terjadi. Dia bahkan t

ang ringan, seolah dia tidak lebih berat dari seekor kucing. Mingmei yang mas

lam kamar, melewati koridor panjang vila yang sunyi. Hanya suara langkah kaki Gibs

andangi ombak yang bergulung tenang di kejauhan. Di sampingnya, Pak Aceng, seorang pria paruh baya

kan bahwa ada sesuatu yang mengganjal di hatinya. "Ada apa, Zay? Kau t

sa tak berguna, Pak. Wanita yang kusukai selama ini harus mengorbankan dirinya

ta-kata Zay. "Kau berbicara tentang ga

Itulah kenapa aku selalu baik padanya, selalu berusaha untuknya. Tapi pada akhirnya, aku tak bisa berbuat apa-apa. Aku t

saikan masalah. Tapi bukan berarti kau tidak berarti. Setiap orang punya cara sendiri untuk menunjuk

nyelamatkan Mingmei dari semua ini. Aku seharusnya b

an yang berharga. Kau mungkin merasa tak mampu melindungi gadismu itu sekarang, tapi itu bukan berarti kau harus menyerah. Ji

edikit lebih lega. "Aku harap kau benar, P

lalu datang jika kau sabar. Teruslah berusaha, dan jangan biarkan rasa putus asa meng

a Pak Aceng. Meskipun hatinya masih terasa berat, dia

*

r yang empuk. Dia menatap gadis itu sejenak sebelum akhirnya beranjak mundur, s

dela kamar, memandang ke luar de

g, ketampanan Gibson membuat Mingmei sa

lalu menghinaku dan memberiku dua pilihan. Aku memilih untuk mencari pria lain, tapi kau malah membawaku kemari. Apa yang k

ung menjawab per

an-

u akan menerkammu," kata Gibson

luar dari kamar tersebut. Lagipula, dia tidak mengerti dengan apa yang sebenarnya diinginkan pria itu darinya. Gibson membawany

tu kamar, tiba-tiba saja Gibson menutu

r

rah pintu. Mingmei merasakan hawa panas tubuh Gibson yang begitu dekat di belakangnya. Hembusan nafasnya begitu terasa di atas ke

ah Mingmei yang terlihat panik. "Kau ingin melarikan di

ng akan melarikan diri? Aku bukan sandera, dan aku bukan pajangan yang dibiarkan begitu saja set

idak suka aku membiarkanmu begitu saja?" tanyanya, mendekatkan wajahnya ke arah Mingmei. "Kau ingi

"Tuan Gibson, kau tidak boleh menyentuhku sembarangan! Kau bahkan belum membayar D

muncul di bibirnya. "Kau berbicara ten

elum sepakat soal apa pun, jadi aku

k, semakin mendekat hingga waj

ei, suaranya sedikit tegas meski tubuhnya g

ta yang rela merendahkan dirinya sendiri demi uang terkadang memang pantas untu

i menatap Gibson dengan mata yang berapi-api. Rasa marah yang sudah di pendam kini memuncak, tak lagi bisa di tahan. "Tuan Gibson, sebenarnya kau ingin aku bekerja untukmu at

posisinya yang menekan pintu. Tubuhnya yang tinggi dan te

ah, seolah mengejek. "Aku tidak p

ku?" Mingmei mendongak menatapnya, matany

aku ini tak lebih dari sekadar boneka mainanmu. K

lah menerimamu bekerja. Aku akan membayar semua

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY