Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2

Jumlah Kata:940    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

alah aliran kemarahan pura-pura dan jaminan perlindungan yang tak henti-hentinya. "Kita akan selesaikan ma

sakkan. Setiap kata adalah kebohongan yang dib

perti surga, kini menjadi sangkar berlapis emas. Dia meributkan keada

n suara lembut. "Aku akan menelepon

ra, pikirannya kacau. Ia per

u pada tabletnya, yang tergeletak sembarangan di meja kopi. Sebuah dorongan, lahir dari kebutuhan putus asa

t membuka pesannya. Jant

n yang panjang dan memuakk

? Apa si anak pungu

indah. Dia hancur. Tepat seper

kan yang lebih buruk karena apa yang dia

i baru permulaan. Kejat

n lalu. Rencana yang terperinci. Penghinaan B

g menghibur. Sangat na

ta menyedihkannya tentang ibunya yang sudah me

sfer uang dalam jumlah besar ke Safira untuk "liburan pemulihan"-nya di luar negeri, nama-nama panggilan mesr

. Ini bukan hanya tentang posisi solois yang dicuri. Ini adalah perm

a membuatnya menjatuhkan tablet itu kembali

dibuat-buat di wajahnya. Dia berjalan ke

mua yang telah terjadi... dan, yah, kita bersa

tak itu. Kontr

setelah keintiman yang mereka bagi, seperti tamparan di wajah. Itu menggar

a. Ia menggenggam kotak itu

il berkata, suaranya ternyata s

hnya, dan bibirnya menyentuh pipinya. Sebuah penolakan kecil yang hampir tak terlihat, tetapi ia merasakan

ada dirimu sendiri. Aku akan pastikan siapa pun yang melakukan ini akan membayarnya. Dan ket

ih banyak janji palsu. Apa d

. Panggilan singkat dari ayah tirinya,

e kantorku.

non masih dalam masa pemulihan dari "cobaan berat" setelah kembali dari luar negeri dan keterkejutan atas v

membuang-

mempermalukan keluarga ini, Anind

ndya memulai, teta

kerut karena marah. Kemudian, tangannya melaya

pipinya berdenyut, air m

eputasi kami," desis Ar

nyaksikan dengan

parkan tiket tipis ke atas meja mahoni. "Kembali ke kota tua ibumu. Di luar kota. Kau akan mening

an. Dia m

ah tirinya. Semangat juangnya terkuras. Apa g

elimutinya. Ia ingin pergi. Ia perlu melari

dengan penyerahanny

il penyambutan malam ini. Bima yang mengadakannya untuknya. Kau akan hadir. Kau akan tersenyum. Kau a

lah properti untuk citra ke

gangguk kak

erlahan mulai mengemasi beberapa barang miliknya yang ia simpan di sana.

angan yang mantap dan sengaja, ia mengurainya, jahitan demi

kecil yang Bima berikan, setiap tanda kasih sa

buang, adalah tindakan kecil pemutusan hubungan,

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY