img Sesal yang Terlambat  /  Bab 5 Kosong | 8.47%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Kosong

Jumlah Kata:975    |    Dirilis Pada: 09/12/2021

, yang terkadang bertanya tentang beberapa hal. Perempuan paruh baya yang bekerja sejak aku menikah dengan Ainun itu tampak sedikit kesulitan mengerjakan pekerjaannya sejak Ainun tidak ada. Banya

kerasku. Awalnya aku mempersiapkan rumah ini untuk kutinggali bersama Reina selepas kami menikah

menjungkir-balikkan hidupku. Setiap kali aku memandang Ainun, hanya ada rasa sakit dan kebencian di hatiku untuknya. Aku bahkan harus menahan diri sekuat tenaga agar ta

lah aku turun lantai atas tempat kamarku berada. Seperti biasa,

iga hari ini tidak sesuai dengan lidahku. Tapi pekerjaan Bik Minah

ruang keluarga. Tanpa bisa kucegah, kepalaku menoleh pada pintu kamar yang terletak di

ang ataupun makan malam. Tapi biasanya kami akan berpapasan saat dia berjalan dari arah da

ara Bik Minah memb

idang sepiring nasi goreng lengkap dengan acar, telur mata sapi da

rut saat satu suapan nasi goreng masuk ke dalam mulut. Seperti hari-har

ik Minah yang sedang mencuci pera

nah menoleh denga

istirahat saja dulu sampai benar-benar seh

awab Bik Minah masih

da dari yang biasanya. Saya kira Bik Minah sedang

u berbalik sepenuhnya menghadap k

sesuai dengan selera Bapak,"

akan Bik Minah. Hanya saja, beberapa hari terakhir rasanya jadi b

atakan sesuatu, tetapi terl

a, tapi Bu Ainun. Bu Ainun minta sama saya supaya jangan bilang ke B

mengangkat wajahku. Kulihat Bik Mina

masak seperti masakan Bu Ainun. Tolong jangan pec

an. Nasi itu terasa seperti kerikil hingga membuat tenggorokanku terasa sangat sakit. Kuraih cangkir

a tidak akan memecat Bik Minah. Silakan diber

ang kupinta tadi. Sedangkan aku berlalu dari me

ku pikir aku akan merasa senang saat dia sudah tak ada di rumah ini. Tapi sekarang apa yang kurasakan? Aku tidak bisa merasakan

ku. Tapi yang kurasakan justru perasaan rumit yang tak bisa kuja

lam dadaku saat kuhirup aroma khas bayi dari dalam sana. Aku masuk dan perlahan duduk di pinggiran tempat tidur Ainun

dan mengambi

bayi yang dilahirkan Ainun. Nama yang diberikan Mama

i yang katanya sangat mirip denganku tapi tetap ku sangkal jika dia ana

rsedih hingga seorang lelaki seperti ku harus menangis? Tidak, semenjak menjadi seorang lelaki dewasa, aku tidak pernah sedi

apa yang sudah k

img

Konten

Bab 1 Tes DNA Bab 2 Dia Memilih Pergi Bab 3 Pergi dan Jangan Kembali Bab 4 Sama-Sama Terluka Bab 5 Kosong Bab 6 Tanpa Ainun
Bab 7 Ancaman Mama
Bab 8 Cerita Tentang Ainun
Bab 9 Pukulan dari Papa
Bab 10 Kenyataan yang Kuabaikan
Bab 11 Lelaki Sempurna (Ainun POV)
Bab 12 Yang Cantik Belum Tentu Baik (Ainun POV)
Bab 13 Takdir yang Berbelok (Ainun POV)
Bab 14 Malam Terkutuk (Ainun POV)
Bab 15 Gadis Malang (Ainun POV)
Bab 16 Bukan Pernikahan Impian (Ainun POV)
Bab 17 Satu Atap Dua Luka
Bab 18 Menyerah (Ainun POV)
Bab 19 Maaf, dan Selama Tinggal .... (Ainun POV)
Bab 20 Kebenaran yang Terungkap
Bab 21 Peringatan untuk Reina
Bab 22 Pencarian
Bab 23 Penyesalan Berkalang Rindu
Bab 24 Sebuah Janji
Bab 25 Dia Kembali
Bab 26 Permohonan Ainun
Bab 27 Bertemu Farhan
Bab 28 Momen Tak Terlupakan
Bab 29 Pulanglah, Ainun ....
Bab 30 Berusaha
Bab 31 Sesuatu yang Janggal
Bab 32 Alasan Ainun Kembali
Bab 33 Teman Berbagi
Bab 34 Pulang
Bab 35 Menikah Kembali
Bab 36 Meyakinkan Ainun
Bab 37 Kejutan untuk Mama dan Papa
Bab 38 Ingin Mas Kawin Apa
Bab 39 Akad Kedua
Bab 40 Mengukir Kenangan
Bab 41 Tujuh Hari yang Dia Minta
Bab 42 Menunaikan yang Mesti Ditunaikan
Bab 43 Catatan Kecil Milik Ainun
Bab 44 Sebuah Harapan
Bab 45 Akhirnya Mama Tahu
Bab 46 Kasih Sayang Mama
Bab 47 Perjuangan Ainun
Bab 48 Sebuah Pertaruhan
Bab 49 Terombang-Ambing
Bab 50 Sesal yang Terlambat
Bab 51 Kesempatan Itu Masih Ada
Bab 52 Dia Seorang Bidadari
Bab 53 Kunjungan Para Sahabat
Bab 54 Kedatangan Rahma
Bab 55 Seberkas Kisah Lalu
Bab 56 Kejutan Manis untuk Ainun
Bab 57 Akhirnya, Bahagia Itu Menyapa ....
Bab 58 Kebahagiaan Hari Tua (Extra Part 1)
Bab 59 Cinta Abadi (Extra Part 2)
img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY